
****
"Ehm tuan muda kalau boleh tahu pil apa ini?" tanya Zhou Li dengan penasaran apalagi setelah merasakan aroma yang sedikit merembes keluar dari botol giok.
"Pil di ujung kanan adalah pil penguat jiwa yang ditengah pil inti lotus dan yang diujung kiri pil pemulihan,, biar aku jelaskan pil penguat jiwa berfungsi untuk memperkuat jiwa sebanyak 70% seorang kultivator sangat baik bagi kultivator yang bertipe serangan jiwa atau seorang alkemis dan Penempa" jawab Xiao Feng. Zhou Li sendiri terkejut dengan khasiat pil penguat jiwa karena dia tahu berlatih memperkuat jiwa sangat sulit dan melelahkan maka ketika dia mendengar ada pil yang bisa memperkuat jiwa sebanyak 70% tentu saja dia sangat kaget.
"Lalu kedua pil ini?"
"Pil inti lotus berguna bagi kultivator yang hendak naik tingkat ke ranah Kaisar Dewa meningkatkan peluang untuk menerobos 60% dan untuk pil pemulihan hampir sama seperti pil pemulihan biasa namun yang ini memulihkan luka lebih cepat sekaligus menghilangkan rasa sakitnya dan asal tetua Li tahu pil ini berada di level 8" Xiao Feng menjelaskan sambil melihat reaksi dari pria paruh baya didepannya.
Biarpun sudah menyiapkan mental tetap saja Zhou Li kaget dengan khasiat pil yang dikeluarkan Xiao Feng apalagi tingkat kualitas pil, Untuk sesaat dia tidak bisa berkata-kata lalu menarik nafas panjang untuk meredakan keterkejutannya.
"Jadi bagaimana tetua Li apakah pilku bisa diterima?"
"Ehmm,, tentu tuan muda tentu saja pil anda kami terima dan bersedia membelinya untuk harga bagaimana kalau aku menawarkan 100 batu roh berkualitas tinggi untuk satu butir pilnya" ucap Zhou Li, Xiao Feng mengelus dagunya sebentar.
"Aku rasa harga yang ditawarkan sudah cukup namun bagiku sedikit agak murah" ucap Xiao Feng.
"Ehm tuan muda aku memang tidak terlalu tahu harga kualitas pil tetapi bagiku ini sudah cukup mahal" Zhou Li berkata lirih baginya seratus batu roh berkualitas tinggi memang sangat mahal untuk satu buah pil level 8 namun mengingat khasiat pil tentu itu sangat sepadan dan jika dijual lagi maupun di lelang harganya akan berkali lipat. Zhou Li sengaja berkata seperti itu agar Xiao Feng menerima karena Zhou Li berfikir kalau Xiao Feng hanya tuan muda klan bangsawan yang tahunya berfoya-foya dan menghabiskan keuangan keluarga. Namun Zhou Li tidak akan pernah menyangka kalau pria muda didepannya juga penggila bisnis yang tidak pernah mau merugi dan tahu harga pil itu jika dijual kembali.
"Begini saja tetua Li, aku minta masing-masing pil 150 batu roh tingkat tinggi dan ke depannya setiap bulan aku akan rutin memasok pil-pil ke Kedai Tianwei" ucap Xiao Feng menawar, Zhou Li tampak berfikir mendengar itu. Harga yang diajukan Xiao Feng memang agak mahal namun mengingat Xiao Feng akan memasok pil tentu akan balik modal.
__ADS_1
"Baiklah jika begitu tuan muda, aku yang tua ini menerima" ucap Zhou Li akhirnya sepakat setelah berfikir lama, dia mengeluarkan secarik kertas kontrak kerjasama dan sebuah token berwarna emas bergambar rumah dengan dua pedang bersilang.
"Silahkan tuan muda tanda tangan disini dan token emas ini menandakan kalau tuan muda sebagai tamu kehormatan di Kedai Tianwei" ucap Zhou Li, Xiao Feng menganggukkan kepala dan mencoretkan namanya dikertas dengan kuas lalu menyimpan token. Zhou Li mengeluarkan sebuah cincin penyimpanan berisi batu roh tingkat tinggi dan menyerahkannya kepada Xiao Feng.
"Apa tuan muda tidak memeriksa terlebih dahulu?" tanya Zhou Li begitu melihat Xiao Feng langsung memasukkan cincin.
"Aku percaya kredibilitas Kedai Tianwei" ucap Xiao Feng sambil tersenyum.
"Oh iya jika kedai ini memiliki informasi apapun bisa beritahu aku, sebenarnya aku baru disini jadi masih buta informasi. Aku yakin Kedai Tianwei memiliki cabang banyak"
"Hahaha tentu saja tuan muda Kedai Tianwei kami memang memiliki cabang diseluruh kota pinggiran pusat alam dewa bahkan di bagian dalam pusat alam dewa tentu saja berbagai informasi kami memiliki" ucap Zhou Li.
"Kalau begitu apa tetua Li tahu keluarga Lin?"
"Siapa yang hendak dilamarnya?"
"Kudengar putri patriak yang baru saja kembali namanya Lin Mei Ling biarpun belum diketahui parasnya tetapi putri keluarga Lin dipastikan sangat cantik mengingat keluarga Lin dari dulu memang terkenal dengan anggotanya yang memiliki paras rupawan"
Xiao Feng dan Feng Xi sedikit terkejut mendengarnya, Zhou Li melanjutkan kalau keluarga Meng didukung oleh sekte kuat di bagian dalam pusat alam dewa maka dari itu keluarga Lin tidak bisa menolak karena kekuatan sekte itu bukan sesuatu yang bisa disinggung oleh keluarga bangsawan.
Xiao Feng sedikit mengepalkan tangan kanan dibawah meja, biarpun dia dan Lin Mei Ling sebatas sahabat namun jauh dari dalam hati kecilnya dia tidak rela jika Lin Mei Ling menikah dengan orang lain entah karena dia ingin memiliki Lin Mei Ling seutuhnya seperti Feng Xi atau memang dia tidak percaya pria lain cocok dengan Lin Mei Ling atau juga apakah Lin Mei Ling bersedia atau tidak.
__ADS_1
"Terima kasih tetua Li atas informasinya, Kedai Tianwei sepertinya sungguh hebat bahkan informasi seperti ini pun bisa mengetahui" ucap Xiao Feng.
"Tuan muda sebaiknya kau berhati-hati berurusan dengan keluarga Meng sebab ada sekte kuat dibelakangnya, Kedai Tianwei juga sebenernya tidak takut namun misalkan jika bertempur tetap akan ada kerugian" ucap Zhou Li.
"Aku tidak mengerti maksud tetua?" ucap Xiao Feng yang membuat Zhou Li tertawa mengekeh.
"Aku juga pernah muda" ucap Zhou Li, dia ketika menjelaskan melihat raut wajah Xiao Feng berubah sedikit ketika mendengar keluarga Meng mengajukan lamaran pernikahan atas putri patriak Lin. Zhou Li yang sudah makan asam garam kehidupan tentu sangat tahu arti ekspresi Xiao Feng walaupun samar.
"Sekali lagi terimakasih atas informasinya, kami kembali dulu dan ini aku memberikan dulu sepuluh botol untuk memasok bulan pertama masing-masing berisi tiga butir" ucap Xiao Feng dan segera sepuluh botol giok tersusun rapi diatas meja. Zhou Li menganggukkan kepalanya senang.
Xiao Feng dan Feng Xi bangkit berdiri dan menangkupkan kedua tangannya untuk pamit. Diantar Zhou Li akhirnya kedua muda mudi itu meninggalkan Kedai Tianwei.
Zhou Li menghembuskan nafasnya melihat kepergian Xiao Feng "Bocah ini tidak biasa, selain auranya kuat dia dengan mudahnya mengeluarkan pil level 8 untuk dijual besar kemungkinan dia murid alkemis tingkat surgawi sekaligus klan bangsawan. Aku cukup beruntung bisa bekerja sama dengannya" gumam Zhou Li lalu memanggil pengawalnya bayangannya.
"Tuan" ucap pengawal memberi hormat.
"Awasi keluarga Meng dan keluarga Lin, laporkan jika ada informasi penting, sepertinya akan ada badai di bagian luar pusat alam dewa"
"Baik tuan"
Pengawal itu langsung menghilang, ternyata Zhou Li sendiri adalah pemilik Kedai Tianwei tetapi hanya beberapa orang saja yang tahu karena selama ini dia berpura-pura sebagai manager di cabang kota Bukit Patah.
__ADS_1
*** bersambung ***