
****
Xiao Feng berjalan santai melewati Padang rumput yang terbilang luas dan dia mulai melihat banyak bangunan berjarak 5 kilometer didepannya. Xiao Feng mengira itu pasti sebuah kota, lalu dia segera melesat cepat dan benar saja bangunan banyak itu memang merupakan kota yang terbilang besar. Xiao Feng segera memasuki kota itu untuk mencari penginapan kebetulan juga hari sudah mau menjelang malam.
Setelah membayar pajak masuk Xiao Feng pun kemudian berjalan mencari penginapan, dia melihat keadaan kota cukup ramai dan juga banyak orang berlalu lalang.
"Alam dewa memang lebih menarik tetap saja ada orang biasa yang tidak berkultivasi" gumamnya lalu dia sampai disebuah bangunan besar dan mewah berlantai tiga. Tanpa lama-lama Xiao Feng mulai memasuki bangunan itu, ternyata bangunan itu lantai pertamanya adalah rumah makan dan lantai kedua ketiga merupakan penginapan.
"Selamat datang Tuan muda" ucap pelayan wanita bertubuh sintal dan cantik.
"Aku memerlukan kamar berapa harga satu malamnya?" Ucap Xiao Feng didepan meja resepsionis. Pelayan wanita itu tidak langsung menjawab dia terpana melihat ketampanan Xiao Feng yang menurutnya sangat luar biasa. Xiao Feng mengerutkan kening lalu melambaikan tangan didepan pelayan itu.
"Halo nona,, apa ada kamar? aku memerlukannya!" Ucap Xiao Feng, pelayan wanita itu tersadar dan buru-buru menundukkan kepalanya dengan wajah memerah malu.
"A..ada tuan muda dilantai dua kamar biasa dan dilantai tiga kamar VIP harga untuk kamari biasa satu batu roh rendah dan kamar VIP satu batu roh menengah untuk satu malamnya!" Ucap pelayan, Xiao Feng menganggukkan kepalanya lalu mengeluarkan batu roh menengah dan pelayan memberikan kunci kamar.
"Kamarnya nomor 8 silahkan tuan muda beristirahat!"
Xiao Feng menerima kunci dan berjalan naik ke lantai tiga lalu memasuki kamarnya. Xiao Feng kemudian membuka dunia jiwa dan segera menuju istananya. Di teras depan istana Qing Long dan Bai Hu sedang duduk bercakap-cakap, mereka kemudian menghentikan kegiatannya ketika melihat Xiao Feng datang.
"Tuan!" Ucap Qing Long dan Bai Hu bersamaan sambil menangkupkan kedua tangan.
"Hmm kalian sepertinya sedang membicarakan hal serius!" Ucap Xiao Feng lalu duduk disalahsatu kursi. Ketika Qing Long dan Bai Hu hendak berdiri, Xiao Feng mengangkat tangannya.
"Tidak usah berdiri, disini tidak ada siapapun lupakan peradatan antara bawahan dan atasan!" Ucap Xiao Feng.
"Tapi kami tidak enak duduk sejajar dengan tuan!" Ucap Bai Hu.
"Peraturan pertama atasan selalu benar dan jika atasan salah kembali ke peraturan pertama dan yang ketiga perintahku adalah mutlak!" Ucap Xiao Feng.
"Emm bukankah itu peraturan nona Feng tuan yang dimana wanita selalu benar?" Ucap Bai Hu pelan, Xiao Feng alisnya berkedut mendengar itu. Qing Long langsung memukul kepala Bai Hu.
__ADS_1
"Bukk!"
"Awww, sialan kau Qing Long kenapa memukulku?" Ucap Bai Hu. Qing Long dengan muka datar tidak menjawab dia kemudian kembali duduk di depan Xiao Feng setelah sebelumnya menuangkan teh untuk tuannya, Bai Hu hanya menghela nafasnya lalu ikut duduk.
"Peraturan itu berlaku juga untukku Bai Hu!"
"Ya tuan, aku mengerti!"
"Oh iya apa kalian tahu sesuatu tentang alam dewa ini, aku sudah sampai dan masih belum tahu apa-apa mengenai wilayah ini" ucap Xiao Feng sambil melihat kedua bawahannya.
"Kalau yang aku tahu alam dewa sama seperti alam manusia dimana ada empat kerajaan dan satu kekaisaran. Kerajaan Zhu di timur, kerajaan Xue di barat, kerajaan Xia di Utara dan kerajaan Weng di selatan dan untuk kekaisaran sendiri di kuasai oleh dinasti Shen!" Ucap Bai Hu.
"Katanya di pusat kekaisaran itu berupa pulau melayang?" Ucap Xiao Feng sambil menyesap tehnya.
"Benar tuan dipusat kekaisaran itu banyak pulau luas dan melayang. Setiap pulau dihuni hanya satu ras saja termasuk ras harimau putih dan naga berada disitu" Bai Hu kembali menjelaskan, Xiao Feng mengangguk faham mendengar penjelasan Bai Hu.
"Berarti ras kalian ada disana?"
"Benar tuan rasku dan Qing Long berada disana dan kami adalah pemimpinnya dulu entah sekarang siapa yang memimpin sejak terjadinya perang penciptaan"
"Baik tuan!" Ucap Bai Hu dan Qing Long lalu sepeninggal Xiao Feng mereka berdua menuju ruang kultivasi. Bai Hu juga ingin meningkatkan kekuatannya agar tidak terlalu jauh dengan Qing Long.
****
Keesokkan hari didunia luar Xiao Feng sudah keluar dari kamarnya dan berjalan ke lantai satu yang merupakan sebuah rumah makan. Karena hari masih pagi maka suasana cukup senggang hanya beberapa pelayan yang sedang bekerja membersihkan tempat itu.
Xiao Feng segera duduk disalahsatu meja dan memanggil pelayan.
"Ya tuan muda" ucap pelayan sopan.
"Sajikan makanan dan minuman terbaik kalian!" Ucap Xiao Feng sambil memberikan batu roh menengah, pelayan menerimanya kemudian buru-buru menuju bagian belakang untuk menyiapkan makanan. Sambil menunggu Xiao Feng melihat-lihat toko sistem barangkali ada yang menarik minatnya.
__ADS_1
"Teknik, senjata, pil, artefak hmm belum ada yang kubutuhkan saat ini. Ya mungkin kalau nanti siapa tahu!" Gumamnya lalu tak berselang lama pelayan datang dan langsung menyajikan makanannya.
"Silahkan dinikmati Tuan muda" ucap pelayan lalu pergi meninggalkan Xiao Feng. Disaat sedang asyik sarapan muncul beberapa orang yang juga sepertinya hendak makan, mereka berjumlah lima orang dan ada satu orang yang sepertinya wanita bercadar. Kelima orang itu memiliki kultivasi di ranah Raja Emas *5 dan si wanita di *6, mereka kemudian duduk di meja dekat dengan Xiao Feng.
Xiao Feng tidak terlalu ambil peduli dia meneruskan kegiatan menyantap makanannya.
"Hai apa kau tahu kalau besok tuan kota akan ada kompetisi!" Ucap salah seorang pria dari kelompok itu
"Kompetisi apa?"
"Kompetisi bela diri, kompetisi itu kita akan bertarung untuk mendapatkan hadiah!"
"Apa hadiahnya?"
"Kudengar hadiahnya adalah memasuki sebuah situs warisan dan disana banyak sumber daya tetapi hanya peringkat 1-50 besar yang bisa masuk"
"Wah benarkah, sepertinya menarik apa syarat untuk mengikuti kompetisi itu?"
"Yang kudengar syaratnya usia minimal 17 dan maksimal 30 tahun"
"Itu saja? Apa tidak ada syarat kultivasi?"
"Ya hanya usia saja lagipula siapa yang memiliki kultivasi di ranah Raja Kristal ke atas paling usia 30 hanya sampai di ranah Raja Berlian saja itupun bagi seorang jenius"
"Baiklah sepertinya menarik ayo kita ikut saja"
"Benar aku juga ingin ikut sekalian ingin menguji kekuatanku "
"Kalau begitu lekas habiskan makanan dan kita mendaftar"
Kelima orang itu segera menghabiskan makanannya dengan cepat sementara si wanita dari tadi diam saja sesekali memperhatikan Xiao Feng yang duduk tidak jauh didepannya. Setelah selesai kelima orang itu pun segera meninggalkan rumah makan. Xiao Feng yang juga sudah selesai menyunggingkan senyum tipis.
__ADS_1
"Kompetisi ya dan hadiahnya memasuki situs warisan, ini akan sangat menarik" ucap Xiao Feng lalu dia juga berdiri dan berjalan keluar meninggalkan rumah makan.
*** Bersambung ***