Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 248 Kaisar Huang Bianfeng Meninggal


__ADS_3

**** Selamat Membaca,,.yang favorit 2k yang like ratusan hmm,, ayo digaspol like gratis kok😁****


****


Mereka kemudian berdiri dan bersiap untuk beristirahat.


"Feng'er antarkan Xi'er tidak baik gadis pulang sendiri malam-malam" ucap Xiao Dong, Feng Xi memerah wajahnya mendengar panggilan Xiao Dong untuknya, sebuah panggilan yang menandakan dia diakui oleh Xiao Dong sebagai bagian dari keluarganya.


"Tentu ayah, ayo Xixi" Ucap Xiao Feng.


"Baik,, kami pergi dulu ayah" ucap Feng Xi, Xiao Dong tersenyum mendengar panggilan ayah dari Feng Xi.


"Haha, aku merindukan hal seperti ini dipanggil ayah oleh anak gadis,, baiklah kalian hati-hati sampaikan salam ku pada ayah dan ibumu" ucap Xiao Dong. Lalu Xiao Feng dan Feng Xi memberi hormat dan pergi meninggalkan Xiao Dong dan Xiao Chen. Xiao Dong tersenyum melihat kepergian mereka.


"Chen'er ayah tidak menyangka dulu gagal mendapatkan ibunya malah anakku yang mendapatkan anaknya haha"


"Yah,, menarik sekali ayah lagipula putri Xiyun memang cocok dengan Feng'er. Dia cantik, cerdas, kuat dan memiliki kepribadian baik serta statusnya sebagai putri kerajaan"


"Kau lekaslah cari gadis,, kelak ketika kau menduduki tahta harus ada ratu" ucap Xiao Dong. Xiao Chen hanya tersenyum saja sebagai jawaban, lalu mereka masuk ke kamarnya masing-masing. Baru beberapa saat masuk tiba-tiba dari luar seorang penjaga mengetuk pintu keras, Xiao Dong dan Xiao Chen segera keluar lagi.


"Mohon maaf mengganggu istirahat Raja dan Pangeran,, ini ada keadaan gawat" ucap penjaga setelah memberi hormat


"Apa itu?" tanya Xiao Dong.


"Kaisar ditemukan meninggal dikamarnya!"


"Aapaa!" ucap Xiao Dong dan Xiao Chen bersamaan


"Kau jangan main-main" Xiao Chen berkata dengan nada sedikit tinggi sambil mencengkram baju penjaga.


"Ampun Pangeran hamba tidak berani main-main,, ini juga hamba ditugaskan Pangeran Huang Zhi Yan untuk mengabarkan" ucap penjaga.


"Ayo antarkan kami ke kediaman Kaisar"


"Baik"

__ADS_1


Xiao Dong dan Xiao Chen segera menuju kediaman Kaisar Huang Bianfeng dengan diantar penjaga.


*****


"Xixi,, aku tahu ayahku sangat keras dan tidak sembarangan menemui orang,, tapi melihatmu ayah langsung menyukaimu" ucap Xiao Feng, mereka sedang berjalan sambil bergandengan tangan menyusuri jalan yang ditumbuhi bunga.


"Hmm tentu saja karena aku cantik, bahkan Tuan Muda Elegan dan Tuan Muda Misterius yang terkenal kejam dan dingin bisa aku taklukan haha" ucap Feng Xi sambil tertawa kecil.


"Hmm iya juga sih,, dan sepertinya ayah memang menginginkanmu menjadi menantunya"


Feng Xi memerah wajahnya dan mengeratkan pegangannya ditangan Xiao Feng.


"Feng Ge aku sangat beruntung bisa dicintai olehmu, pria yang aku kagumi sejak dulu, bisa merasakan kasih sayang dan diterima oleh keluargamu" ucap Feng Xi sambil menatap mesra Xiao Feng. Xiao Feng menghentikan langkahnya dan menetap Feng Xi.


"Xixi asal kau tahu harusnya aku yang lebih beruntung mendapatkanmu,, aku dari dulu hanya menginginkan satu wanita yaitu Putri Xiyun tapi sejak bertemu denganmu sebagai Bai Feng Xi dan apa yang telah kita lewati selama ini aku sungguh memang menginginkanmu,, bagiku saat ini asal bisa terus bersamamu aku akan menghadapi apapun termasuk melawan dunia" ucap Xiao Feng sambil tersenyum tulus dan membuat Feng Xi terpana melihat senyuman Xiao Feng yang dimatanya terlihat sangat tampan. Feng Xi melepaskan pegangannya dan kedua tangannya meraih pipi Xiao Feng, gadis itu berjinjit dan mencium bibir Xiao Feng. Tentu saja Xiao Feng membalasnya sambil memeluk pinggang ramping Feng Xi.


Tidak lama kedua insan itu terlarut dalam ciuman mesra, Xiao Feng melepaskan ciumannya karena mendapat pesan batu giok dari kakaknya Xiao Chen. Wajah Xiao Feng berubah setelah mendengar pesan itu.


"Ada apa Feng Ge?" tanya Feng Xi yang melihat perubahan Xiao Feng.


"Berita buruk,, kakak baru saja memberi kabar kalau Kaisar ditemukan meninggal dikediamannya" ucap Xiao Feng.


"Ba.. bagaimana bisa,, bukankah kaisar tampak baik-baik saja"


"Itulah yang aku fikirkan sepertinya ini sangat aneh,, ayo Xixi kita lihat" ucap Xiao Feng sambil menggandeng tangan Feng Xi lalu mereka melesat terbang ke kediaman Kaisar.


*****


Dikediaman kaisar sudah berkumpul banyak orang, Raja Xiao Dong, Xiao Chen, Raka Feng Xiong, Feng Xuening, Feng Xueyue, Raja Bi Han serta Bi Yao ditambah Pangeran Shi Jian dan Shi Zun yang baru datang. Wajah Shi Jian dan Shi Zun tampak sedikit kusut karena sudah tahu kalau ayahnya Shi Hong tewas sedangkan putri Shi Luzi belum diketahui keberadaannya.


"Pangeran Shi Jian dan Pangeran Shi Zun kami dari Youngzhou turut berbela sungkawa atas kematian Raja Shi Hong" ucap Xiao Dong.


"Terimakasih Raja" ucap Shi Jian


"Tunggu maksudnya apa?" tanya Feng Xiong, Xiao Dong tidak langsung menjawab dia melihat dulu ke arah Shi Jian dan Pangeran itu hanya menganggukkan kepala.

__ADS_1


"Begini,, aku mendapat kabar dari Feng'er kalau Raja Shi Hong ditemukan telah meninggal dan kerajaan Shangzhou telah diambil alih" ucap Xiao Dong lalu menceritakan semuanya termasuk pengkhianatan perdana Mentri mereka. Semua orang terkejut setelah mendengar cerita itu.


"Kejadian ini sangat aneh,, berselang satu hari kaisar juga meninggal" ucap Bi Han.


"Benar ini sangat aneh"


Tak lama kemudian Xiao Feng dan Feng Xi muncul.


"Salam Raja, salam Ratu dan salam Pangeran semuanya" ucap Xiao Feng dan Feng Xi.


"Yun'er darimana saja kau?" ucap Feng Xuening


"Tunggu bukankah ini nona Bai Feng Xi dari sekte teratai kenapa yang dikabarkan selalu bersama Hei Feng Xi yang tak lain adalah Pangeran Xiao Feng?" tanya Raja Bi Han.


"Benar,, dia adalah Bai Feng Xi sekaligus putriku, Putri Xiyun dari Qingzhou" ucap Feng Xiong dan lagi mereka terkejut.


"Tidak kusangka anakmu menyembunyikan diri terlalu dalam pantas saja kau menolak lamaran Yao'er ternyata saingannya adalah Pangeran Xiao Feng yang menduduki dua posisi Empat Tuan Muda Hebat Dunia" ucap Raja Bi Han kagum.


"Raja terlalu berlebihan tapi sebaiknya kita kesampingkan dulu masalah ini karena ada masalah yang lebih penting, Pangeran Shi Jian dan Shi Zun aku turut berduka cita" ucap Xiao Feng sambil menangkupkan kedua tangan.


"Terima kasih pangeran Xiao Feng,, aku juga terpukul mendengar kabar ini dan mungkin akan segera kembali ke istana namun aku mendengar kabar kematian kaisar" ucap Shi Jian.


"Lebih baik Pangeran jangan kembali dulu?" ucap Xiao Feng.


"Kenapa?"


"Saat ini Shangzhou telah diambil alih dan pangeran sebagai putra mahkota tentu akan diincar bukan mustahil kalau pangeran kembali yang ada pangeran malah terbunuh" ucap Xiao Feng.


"Benar juga apa yang dikatakan Feng'er sebaiknya Pangeran jangan kembali dulu" ucap Xiao Dong menimpali.


"Lalu aku harus bagaimana? bagaimana rakyatku, bagaimana Zi'er?" ucap Shi Jian dengan nada sedikit tinggi.


"Untuk rakyat masih aman karena mereka tidak memperlakukan buruk, bagaimanapun bisa juga masih membutuhkan rakyat untuk roda perekonomian dan untuk masalah putri Shi Luzi, orangku sudah membantu mengamankan putri" ucap Xiao Feng, Shi Jian dan Shi Zun baru bisa bernafas lega dia menangkupkan kedua tangan.


"Pangeran Xiao Feng kami menghaturkan banyak terimakasih atas bantuanmu"

__ADS_1


"Tidak perlu sungkan pangeran,, sebaiknya kita lihat dulu keadaan kaisar" ucap Xiao Feng dan diangguki semua orang. Semua orang pun berjalan menuju kamar Kaisar Huang Bianfeng.


**** bersambung ****


__ADS_2