
****
Xiao Feng dan Qing Long keluar dari dunia jiwa dan berada dihutan tidak jauh dari kota kemarin, setelah mengirim pesan kepada Bai Hu tak lama berselang Bai Hu muncul.
"Tuan!"
Ucap Bai Hu memberi hormat dengan menangkupkan kedua tangan, Xiao Feng menganggukkan kepalanya "Kita cari tempat untuk berbincang" ucapnya lalu mereka bertiga bergerak menuju sebuah rumah makan cukup mewah dan terkenal di kota itu.
****
"Selamat datang tuan muda di rumah makan kami!" Sapa pelayan wanita ramah melihat kedatangan Xiao Feng dan kedua bawahannya, Bai Hu maju dan melemparkan kantung kain berisi batu roh tingkat tinggi ke meja resepsionis.
"Berikan kami ruang terbaik dan hidangan terbaik!" Ucap Bai Hu, pelayan menganggukkan kepala dan melihat isi kantung kain, terkejut karena isinya merupakan batu roh tingkat tinggi pelayan dengan buru-buru membawa Xiao Feng ke ruang VIP di lantai dua.
"Silahkan tuan muda ikuti saya!" Ucapnya lalu Xiao Feng dan kedua bawahannya mengikuti
****
"Jadi apa yang kau dapat dari hasil pengintaianmu?" Ucap Xiao Feng ketika mereka sudah duduk disebuah kursi dengan meja berbentuk bundar hidangan enak dan hangat menggugah selera sudah tersaji dengan asap masih mengepul.
Bai Hu menganggukkan kepalanya terlebih dahulu "Begini tuan, setelah berhari-hari aku mengintai lokasi mereka dan menyuap salahsatu penjaga disana untuk menggali informasi tampaknya acara pertemuan akan dimajukan lebih cepat"
Xiao Feng mengetuk jarinya diatas meja "Kenapa bisa demikian bukankah sesuai informasi mereka dua Minggu lagi mengadakan pertemuan" ucapnya.
"Ya dikarenakan semua anggota yang berada diluar sudah ditarik dan bergabung sisa satu orang lagi yang belum bergabung"
"Siapa saja yang sudah berkumpul?" Tanya Xiao Feng kemudian.
"Agen Nomor Satu yang merupakan ketua, agen nomor tiga dan nomor empat sedangkan agen nomor tujuh masih belum bergabung" jawab Bai Hu
"Kekuatan ketua mereka berada di level Dewa Merah tahap akhir sedangkan nomor empat alam dewa kuning tahap menengah dan nomor tiga di dewa kuning tahap akhir, nomor tujuh sendiri di kaisar dewa *9 besar kemungkinan dia belum kembali karena dia mungkin sedang berlatih menaikkan kekuatannya" ucap Xiao Feng.
"Apakah seperti itu tuan?" Tanya Bai Hu
"Itu hanya kemungkinan saja, lagipula jika benar dia naik ke ranah Dewa Putih akankah menjadi masalah bagi kita?"
"Hehe benar juga tuan, aku sendiri saja sebenarnya cukup membantai mereka" ucap Bai Hu, dia kekuatannya juga naik dan sama dengan Xiao Feng di ranah Dewa Hijau tahap awal tentu melawan ranah di alam Prajurit Dewa adalah hal yang mudah.
"Jadi untuk saat ini kita tunggu saja atau langsung serang sekarang tuan?" Bai Hu kembali bertanya, Xiao Feng mengelus dagunya memikirkan itu sejenak "Sebenarnya bisa juga kita serang langsung sekarang tapi yang menjadi masalah jika nomor tujuh mengetahui pasti dia akan menghindar dan kita akan sudah juga mencarinya lagi. Jadi lebih baik tunggu saja semuanya berkumpul kita bereskan sekaligus" ucap Xiao Feng, Bai Hu dan Qing Long hanya menganggukkan kepalanya tanda faham, mereka tahu mungkin Xiao Feng memiliki pemikiran lain.
Setelah berbincang mengenai masalah tersebut, Xiao Feng kembali ke dunia jiwa sementara Bai Hu dan Qing Long dia tugaskan untuk tetap memantau Organisasi Kapak Ganda takut-takut kalau rencana mereka berubah lagi sekalian dia masih ingin melihat latihan Feng Xi dan Lin Mei Ling dengan teknik barunya.
****
Xiao Feng yang sudah memasuki dunia jiwa langsung menuju gazebo dibelakang istananya.
"Sistem status"
[Status]
Nama : Xiao Feng
Umur : 24 tahun
__ADS_1
Ras : Manusia
Gelar : Pangeran Kedua Yongzhou,Tuan Muda Elegan,Tuan Muda Misterius
Level : Alam Raja Dewa (Dewa Hijau Menengah)
Garis Keturunan : Tubuh Surgawi
Skill :
• Teknik Pelahap Bintang
• Teknik Pedang Membelah Langit (100%)
• Teknik Tapak Dewa Naga (100%)
• Teknik Petir Mengguncang Langit (100%)
• Teknik Pelahap Kegelapan (100%)
• Teknik Pedang Yin Yang (100%)
• Teknik Bintang Angin (100%)
• Teknik Cahaya Kehancuran
• Langkah Bayangan (100%)
• Teleportasi (100%)
• Mata Ilusi (100%)
Elemen :
• Es Abadi (100%)
• Api Emas (100%)
• Racun Langit (100%)
• Ruang dan Waktu (100%)
• Petir Hitam (100%)
• Kegelapan (100%)
• Cahaya (100%)
• Angin (100%)
Job :
• Alkemis (Surgawi)
__ADS_1
• Tabib (Surgawi)
• Array (Surgawi)
Point Sistem : 4.739.820.320
Point Pengalaman : 8.320.793.000 (40%)
Point Pemahaman : 10.000
Shop :
Penyimpanan :
• Pedang Dewa Elemen (8)
• Kipas Elemen (8)
• 1 kotak sedang perak
Setelah melihat tampilan sistem, Xiao Feng menekan tombol misi "Fiuuhh sisa dua bulan lagi misi ini selesai tapi nasib baik menyertaiku aku tinggal menunggu seminggu lagi misi ini akan selesai" ucapnya dia melihat ada gambar setiap anggota Organisasi Kapak Ganda beberapa yang telah dibunuh Xiao Feng diberi tanda silang.
"Sistem apa maksud beberapa kotak yang terkunci ini?" Ucap Xiao Feng ketika melihat gambar peti dengan gembok.
[Ding,, itu merupakan misi yang masih terkunci. Sistem secara otomatis akan memberitahu tuan kapan misi itu terbuka]
"Oh seperti itu baru aku tahu ada fitur seperti ini"
[Ding,, sejak tuan memasuki alam dewa dan mengaktifkan misi maka otomatis kotak misi akan muncul]
Xiao Feng mengangguk faham, setelah melihat-lihat di toko sistem tidak ada hal yang dibutuhkan dia bergegas ke ruang kultivasi melihat Feng Xi dan Lin Mei Ling namun ketika dia disana, Xiao Feng tidak mendapati keduanya. Dengan matanya dia memandang sekeliling dan melihat Feng Xi dan Lin Mei Ling sedang berada di arah timur kerajaan disebuah Padang rumput luas, tampaknya mereka berdua berlatih teknik baru yang diberikan Xiao Feng. Xiao Feng pun melesat ke sana dan ingin melihat latihannya.
Feng Xi dan Lin Mei Ling tampak serius berlatih ditempat terpisah, terlihat Feng Xi berulang kali memainkan Pedang Saljunya.
"Teknik Pedang Es Abadi : Tusukan Es!"
Pedang Salju putih ditangan Feng Xi muncul kristal es berwarna kehitaman, Feng Xi menusukan ke arah depan dan sebuah es runcing tajam keluar dari Pedang Salju dan terus memanjang menghancurkan sebuah batu besar, setelah beberapa kali menggunakan itu kini Feng Xi bergerak kembali, dia mulai melakukan teknik keduanya.
"Teknik Pedang Es Abadi : Phoenix Es"
Langsung muncul sebuah burung Phoenix tidak terlalu besar didepan Feng Xi, dengan menggerakkan pedangnya Phoenix Es itu melesat berputar dan menghantam batu besar lainnya. Terlihat efek serangannya batu itu hancur berkeping-keping dan butiran es hitam berjatuhan. Xiao Feng masih menyaksikan dari jauh ketika Feng Xi mulai menggunakan teknik ketiganya dari Pedang Es Abadi.
Kali ini teknik ketiga merupakan teknik paling akhir dari Pedang Es Abadi yang mana teknik paling kuat. Feng Xi mengalirkan qi elemen es ke Pedang Salju dan seketika muncul sebuah naga besar diatas Feng Xi, Naga es hitam itu seolah hidup bergerak-gerak diudara. Mulut naga itu membuka dan menyemburkan es ke arah depan.
"Wusshh!"
Area dalam radius seluas lima ratus meter membeku, beberapa batu besar dan pepohonan membeku dan Feng Xi kembali menggerakkan pedangnya. Naga Es meluncur ke bawah dan menghantam area yang sudah membeku.
"Boom!"
Ledakan besar tercipta dan kondisi area itu kini hancur berantakan dengan kawah besar disertai es bertaburan, Feng Xi duduk selonjoran dengan nafas terengah. Ya teknik ketiga memang menguras Qi sangat banyak maka tak heran daya rusaknya juga parah. Xiao Feng tersenyum melihatnya dan langsung melesat ke arah Feng Xi.
***Bersambung***
__ADS_1