Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 407 Rencana Menghancurkan Klan Jian


__ADS_3

****


"Tuan Muda apakah kita bertindak sekarang?" Yuan Li berkata pelan, saat ini Xiao Feng sedang duduk di sebuah gazebo belakang kediaman klan Xiao sambil melihat laporan perkembangan penjualan serta beberapa berkas kerjasama yang diajukan oleh pelelangan dan Kedai Tianwei.


"Jangan dulu biarkan dia datang sendiri, kita hanya perlu menunggu ikan besar saja" ucap Xiao Feng dengan tenang menghisap rokoknya dan menghembuskan ke udara. Maksud dari pembicaraan mereka mengarah kepada seseorang yang secara sembunyi-sembunyi memata-matai klan Xiao. Xiao Feng cukup kagum dengan kemampuan orang ini karena begitu mahir menyembunyikan auranya tetapi itu tidak berlaku bagi mata Xiao Feng dia bisa dengan mudah melihatnya.


Xiao Feng memperkirakan kalau seseorang yang memata-matai itu urusan dari klan Jian, karena perselisihan klan Xiao dengan klan Jian tentu saja Xiao Feng memperkirakan klan Jian akan melakukan tindakan dan itu terbukti. Xiao Feng memang sengaja melakukan itu selain untuk menambah kas klan dia juga bermaksud mengungkap siapa saja yang berpotensi membahayakan bagi klan Xiao.


Seseorang yang memang suruhan Jian Duanhu itu tidak menyadari kalau dia sudah diketahui oleh Xiao Feng dan selama melakukan pemantauan, seseorang itu mulai mengetahui kalau dibalik meningkatnya bisnis klan Xiao itu tidak lepas dari campur tangan Xiao Feng.


****


Menjelang sore hari dipagoda lantai sepuluh tempat generasi muda klan Xiao berlatih terlihat sudah ada beberapa orang yang bisa menggerakkan tubuhnya biarpun sebatas untuk duduk atau ada yang sudah merangkak itu merupakan kemajuan pesat, Xiao Feng dan Yuan Li yang melihat cukup puas diperkirakan sampai malam mereka sudah bisa untuk sekedar merangkak atau berjalan pelan.


"Yuan Li kau awasi mereka aku ada sedikit urusan" ucap Xiao Feng, Yuan Li menganggukkan kepalanya faham lalu Xiao Feng segera menghilang dari tempat itu.


Xiao Feng saat ini terlihat berjalan dihutan kecil belakang kediaman klan Xiao, dia menyusuri jalan setapak terbuat dari batu yang tersusun rapi sinar rembulan teduh menambah keindahan hutan yang tidak terlalu lebat.


"Wusshh!"


Sesosok orang berpakaian hitam tiba-tiba muncul didepan Xiao Feng, sosok itu langsung berbicara.


"Apakah kau yang berada dibalik bisnis klan Xiao?" ucap seseorang itu agak dingin disertai mengeluarkan auranya di ranah Dewa Kuning tahap akhir, Xiao Feng menghembuskan asap rokoknya lalu membuang puntung rokok ke tanah dan menginjaknya.


"Tiba-tiba muncul dan langsung bertanya tanpa permisi dan etika, bukankah itu tidak sopan!" ucap Xiao Feng, sosok berpakaian hitam mendengus.


"Cepat jawab saja, jika memang iya sebaiknya kau ikut denganku dan jika menolak maka jangan salahkan aku karena bersikap sopan!" ucapnya dengan arogan.


"Memangnya siapa kau yang bisa memutuskan aku ikut denganmu atau tidak, aku tahu kau dari klan Jian"

__ADS_1


"Karena kau sudah tahu sebaiknya harap bekerja sama, kelak kau berada di klan Jian segala apapun yang kau inginkan dapat dengan mudah,, harta, wanita, sumberdaya!"


"Hahaha semut di ranah Dewa Kuning saja berani berlagak didepanku, sampaikan kepada patriakmu aku menolak"


"Hmm kau membuat pilihan yang salah!"


"Wusshh!"


Sosok berpakaian hitam langsung melesat ke arah Xiao Feng, dua jari di luruskan mengincar leher bermaksud melumpuhkan titik akupuntur nya, sosok itu tahu kalau Xiao Feng mungkin seorang master array tetapi dia memiliki keyakinan kalau master array tidak sehebat kultivasinya.


Xiao Feng tersenyum tipis lalu mengangkat tangan kanan dan mencengkram pergelangan tangan sosok berpakaian hitam. Sosok itu kaget dan berusaha menarik tangannya namun Xiao Feng lebih cepat dia melakukan gerakan berputar dan menendang tengkuk sosok berpakaian hitam itu.


"Wuutt!"


"Buukk!"


Sosok itu terbanting dengan kepala menyentuh tanah terlebih dahulu dan kepalanya terbenam. Xiao Feng mengangkat kepalanya lalu membenturkan kepalanya berulangkali ke pohon di dekatnya.


"Buukk!"


"Buukk!"


"Sialan lepaskan tanganmu!"


"Kau sepertinya harus diberi pencerahan agar otakmu tidak miring!" ucap Xiao Feng sambil kembali membenturkan kepalanya, dia tidak menggunakan tenaga besar karena berniat menyiksanya saja sampai akhirnya sosok berpakaian itu wajahnya bengkak dan membiru seperti kepala babi.


"Ampun tuan jangan pukul lagi, pusing dan sakit" ucap sosok berpakaian hitam dengan lemas, dia tidak bisa mengedarkan Qi nya karena sebelumnya sudah disegel Xiao Feng. Kini sosok berpakaian hitam itu hanya terbaring di tanah, Xiao Feng berjongkok dan menampar pipinya.


"Plakk!"

__ADS_1


"Awww"


"Lain kali jangan sok jagoan, katakan apa patriak klan Jian yang menyuruhmu atau bukan jika berbohong aku benturkan lagi kepalamu biar ingatanmu terbuka" ucap Xiao Feng dengan senyum menyeringai.


"Aku katakan aku katakan tapi jangan membunuhmu!" ucap sosok itu ketakutan.


"Lekas katakan kesabaranku setipis kertas!" ucap Xiao Feng dan sosok itu mengatakan hal yang diketahuinya termasuk rencana klan Jian yang berniat merekrut master array dan merebut tambang batu roh dengan menyerang secara diam-diam. Xiao Feng yang mendengar itu sedikit menautkan alisnya, tidak disangka kalau klan Jian begitu berambisi apalagi kekuatan patriak klan Jian setingkat diatas Xiao Tianjun di ranah Dewa Ungu tahap akhir.


"Be,, begitu tuan aku hanya tahu segitu saja"


"Huh baiklah kau boleh kembali" ucap Xiao Feng mengibas-ngibaskan tangannya. Sosok berpakaian hitam sontak saja merasa senang lalu dengan susah payah bangkit berdiri dan berjalan meninggalkan Xiao Feng namun baru berjalan lima langkah sosoknya berhenti dan darah mengucur dari sudut mulutnya. Sosok itu melirik ke bawah dan pandangannya berputar melihat sosok tubuh tanpa kepala yang masih berdiri dan merupakan tubuhnya.


"Ke,,kenapa!"


"Hehe kau boleh kembali tapi kembali ke kehidupan alam baka" ucap Xiao Feng sambil menyimpan kipasnya.


[Ding,, selamat tuan telah membunuh di level Dewa Kuning tahap menengah mendapatkan 4 juta PS dan 40 juta PP]


Xiao Feng kemudian mengambil cincin penyimpannya dan membakar mayat sosok itu hingga menjadi abu, pandangannya menerawang ke arah depan.


"Klan Jian bersiaplah untuk bertemu Raja Yama!"


"Wusshhh!"


Xiao Feng langsung menghilang dikegelapan malam, sosoknya bergerak sangat cepat seperti hantu menyusuri hutan kecil ke arah timur. Xiao Feng memang menuju kediaman klan Jian, setelah mendengar perkataan sosok berpakaian hitam Xiao Feng memutuskan untuk menghancurkan klan Jian malam ini karena jika menunggu kekuatan klan Xiao pulih akan menyebabkan berbagai kejadian yang merugikan bagi klan Xiao terlebih dia mengetahui bagaimana ambisi patriak klan Jian Duanhu jadi dia memutuskan bergerak cepat.


****


Kediaman klan Jian berada disebelah timur klan Xiao dengan jarak tidak terlalu jauh selain lebih besar tentu saja anggota keluarganya lebih banyak dan kekuatannya lebih kuat dari klan Xiao. Kenapa selama ini klan Jian belum melakukan serangan langsung karena biarpun klan Xiao lebih lemah tetapi jika memaksakan memulai perang kerugian cukup besar juga akan diterima klan Jian, maka dari itu Jian Duanhu berencana mengikis sedikit demi sedikit kekuatan klan Jian dan langkah pertamanya dengan memonopoli bisnis dan merebut tambang batu roh.

__ADS_1


**** bersambung ****


__ADS_2