Sistem Penguasa Dunia

Sistem Penguasa Dunia
CH 230 Melanjutkan Perjalanan


__ADS_3

*****


Setelah mengantar kedua gadis itu mereka berdua melanjutkan perjalanan, menurut ingatan Huo Bin jarak 20 kilometer ke sebelah Utara ada perkampungan kecil yang serupa desa tinggi terletak disebuah lembah. Xiao Feng dan Feng Xi langsung melesat cepat ke arah lembah itu.


"Xixi sepertinya dilembah sana tempatnya" ucap Xiao Feng sambil menunjuk sebuah perkampungan kecil.


"Lalu kita harus berpura-pura lagi?"


"Tidak usah, kita sudah tahu langsung saja musnahkan,, tapi di desa Tinggi aku melupakan sesuatu" ucap Xiao Feng dengan nada sedih pas diakhir kalimat.


"Kenapa? apa kau menyesal membunuh mereka? tanya Feng Xi sambil mengerutkan kening. Xiao Feng menggelengkan kepalanya pelan.


"Bukan,, aku lupa tidak menguras harta penyimpanan mereka!" ucap Xiao Feng, Feng Xi yang mendengar itu kesal sontak saja mencubit pinggang Xiao Feng.


"Aawww berhenti kenapa kau mencubitku?"


"Fikirkan saja sendiri" Feng Xi berkata dengan mengerucutkan bibirnya, Xiao Feng sendiri hanya menyengir sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal. Lalu mereka berdua segera turun ke arah perkampungan itu


*****


Secara kebetulan diperkampungan itu sedang mengadakan persembahan, orang yang menghuni perkampungan itu diperkirakan sekitar 30 orang dengan kultivasi paling rendah di Alam Langit *5 dan paling tinggi di Alam Ilahi *4. Semua orang itu berkumpul di lapang agak luas ditengah perkampungan. Di bagian tengah ada sebuah panggung kecil dan altar seorang gadis muda yang tidak sadarkan diri tampak dibaringkan diatas altar.


"Yang Mulia terima persembahan kami" ucap seorang pria berumur 40an yang duduk paling depan sambil membuat segel tangan. Sepertinya piranti adalah pemimpinnya, Lalu pria itu mengangkat kedua tangannya dan muncul aliran qi elemen kegelapan membentuk untaian asap membungkus tubuh gadis itu. Gadis yang terbaring terangkat ke udara, pria itu menggerakkan tangan dan tak lama kemudian dari mulut, hidung, telinga dan mata gadis itu keluar darah yang langsung berkumpul diatas tubuhnya.


Pria itu kemudian mengepalkan tangan kanannya dan secara aneh darah yang berkumpul berubah menjadi bola seukuran kepalan tangan dan langsung terpecah menjadi puluhan bola kecil seukuran kuku berwarna merah kehitaman. Bola kecil itu adalah pil yang terbuat dari darah dan elemen kegelapan yang digunakan untuk kultivator iblis menaikkan kultivasinya.


Pil darah itu langsung terbang mendekati pria yang duduk paling depan dan masuk ke dalam wadah yang seperti botol kecil. Sedangkan tubuh gadis yang dikorbankan langsung ambruk jatuh. Terlihat dari kulitnya sangat pucat dan tubuhnya hanya tinggal tulang dibungkus kulit, kemungkinan energi kehidupannya juga ikut terserap. Pria itu kemudian membuka matanya dan mengambil botol berisi puluhan pil yang barusan dibuatnya.


"Hahaha, jika kita lancar seperti ini aku yakin Tuan akan senang dan kita akan menguasai dunia"


"Benar Tuan,, menguasai dunia" ucap orang-orang dibelakangnya serempak. Ketika hendak memasukkan botol ke dalam baju tiba-tiba dari atas muncul tiga bola petir hitam besar dan siluet kepala naga langsung menerjang ke arah kumpulan orang itu, semua orang kaget lalu melompat menyelamatkan diri dan sebagian ada yang membuat perisai pertahanan diri.


"Wushh!"


"Dddrrtttzz"


"Buumm!"

__ADS_1


"Aaakkkhh!"


Dari tigapuluh orang yang berkumpul sebanyak 12 orang terkena serangan bola petir dan siluet kepala naga sedangkan sisanya bisa selamat walau harus menguras qi nya.


"Siapa yang berani menyerang,, keluar!" teriak pria pemimpin kelompok. Suaranya terdengar lantang, namun tidak ada jawaban melainkan hanya ada puluhan tombak yang terbuat dari es langsung menghujani mereka.


"Bangsaattt, lekas menghindar!"


******


Xiao Feng dan Feng Xi yang berada diatas sedikit terlambat sebab mereka berhasil mengekstrak darah dari gadis yang dibuat persembahan. Xiao Feng yang melihat dengan mata emasnya langsung mendorongkan tangan kanannya.


"Teknik Petir Mengguncang Langit,,, Bola Petir!"


"Teknik Tapak Dewa Naga!"


Xiao Feng tidak tanggung-tanggung dia langsung menyerang dengan dua teknik sekaligus.


[Ding,,, selamat Tuan telah membunuh 5 di level Alam Langit *5 mendapatkan 32.000 PS dan 320.000 PP]


Feng Xi mengeluarkan Pedang Salju dan mengacungkan ke udara, tak berselang lama puluhan tombak dari elemen es muncul diatasnya. Feng Xi menyerang setelah teriakan pria itu terdengar.


"Wushhh!"


"Shiuutt!"


Puluhan tombak es langsung menghujani 18 orang dibawah, semua orang yang diserang sempat menghindar namun Feng Xi kembali mengirim lagi tombak es dan yang ini tidak mampu dihindari oleh mereka termasuk pria pemimpinnya yang memiliki kultivasi paling tinggi. 18 orang itu langsung tewas dengan beberapa bagian tubuhnya tertancap tombak dan membeku. Xiao Feng dan Feng Xi kemudian turun ke bawah.


"Kita terlambat"


"Benar sekali mereka berhasil membuat pil itu" ucap Feng Xi, lalu Xiao Feng mendekati pria pemimpin kelompok dan melihat di tangan kirinya menggenggam botol. Xiao Feng langsung mengambilnya.


"Xixi, pil darah tadi disimpan disini" ucap Xiao Feng, Feng Xi mendekatinya dan melihat.


"Keji sekali mereka membuat pil dari darah orang,, apa mereka tidak memikirkan bagaimana kalau keluarga mereka diperlakukan seperti itu!" ucap Feng Xi.


"Xixi segala ikatan, kasih sayang, keluarga, hubungan bagi kultivator seperti mereka tidak berlaku yang penting adalah bagaimana cara mereka meningkatkan kekuatan"

__ADS_1


"Lalu apa yang akan kita lakukan dengan pil ini?"


Xiao Feng tidak menjawab dia langsung mengeluarkan api emasnya dan membakar botol itu hingga menjadi abu dan Xiao Feng juga langsung membakar mayat tigapuluh orang tadi. Xiao Feng menepuk kedua tangannya.


"Yah daripada menjadi penyakit kita musnahkan saja"


"Ish kau ini!"


Xiao Feng memindai dengan matanya ke seluruh bangunan yang dikatakan hampir rata, dia melihat ke arah bekas rumah paling besar melihat ada sebuah ruang rahasia yang tidak hancur. Xiao Feng bergerak kesana dan diikuti Feng Xi.


"Hmm array,, pantas saja bangunan ini tidak hancur," gumam Xiao Feng ketika sudah sampai disana.


"Pasti ada sesuatu yang berharga didalamnya, kalau tidak bagaimana mungkin mereka repot-repot memasang array" ucap Feng Xi sambil memperhatikan array. Xiao Feng lantas membuat segel tangan lalu menyentuh titik yang merupakan kelemahan array.


"Prankk!"


Seolah kaca yang pecah, array itu hancur, Xiao Feng dan Feng Xi membuka pintu masuk. Didalam ruangan itu ada 6 peti berisi koin emas, herbal dan senjata mulai dari tingkat 4 sampai tingkat 6.


"Hohoho,, inilah yang aku suka!" ucap Xiao Feng sambil menggesekkan kedua telapak tangan. Feng Xi hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Xiao Feng. Xiao Feng langsung memasukkan semuanya ke dalam cincin penyimpanannya.


"Feng Ge kau benar-benar serakah ya selain licik" ucap Feng Xi setelah Xiao Feng selesai memasukkan peti-peti itu.


"Kau tahu Xixi kenapa aku suka harta dan koin emas bahkan sampai berbisnis membuat paviliun yang menjual informasi" ucap Xiao Feng.


"Tidak tahu"


"Karena itu sebagai bekal untuk menghidupimu dimasa depan, kelak kau dan anak kita nanti tidak akan kekurangan!" ucap Xiao Feng sambil mengedipkan sebelah matanya, Feng Xi sontak memerah wajahnya dan jantungnya berdebar. Dia hanya menunduk dan memukul pelan bahu Xiao Feng.


"Hahaha kau sangat lucu ketika wajahmu memerah!"


"Feng Ge sudah jangan menggodaku!"


"Haha baiklah, baiklah ayo kita tinggalkan tempat ini lagipula hari semakin sore"


Mereka kemudian meninggalkan lembah, tapi sebelumnya Xiao Feng membuat bola api emas sangat besar dan langsung meratakan perkampungan kecil itu.


**** bersambung

__ADS_1


__ADS_2