Analysis Eye

Analysis Eye
Melawan Bandit


__ADS_3

"Aku? Aku level 142 sekarang." Setelah mengatakan itu Liza bergegas maju ke arah bandit


"level 142!? sial, mungkin bukan aku yang menyelamatkan nya tapi dia yang menyelamatkan ku." Ucap Lein terkejut dengan level Liza yang sangat tinggi


Level 142 di dunia ini termasuk level yang sangat tinggi. manusia yang memiliki level setinggi itu akan dipuja-puja oleh manusia lain


Karena memang dengan umur manusia yang terbatas, Level adalah seperti keberadaan yang sangat sulit untuk di gapai.


Namun, Lein berpikir karena Liza adalah elf, dan ras elf adalah salah satu ras yang berumur sangat panjang bahkan menurut legenda, elf tertua bisa hidup hingga lebih dari 1000 tahun meskipun sekarang sudah sangat langka


Mungkin itu sebab nya Liza bisa memiliki level yang begitu tinggi, dan karena elf adalah mahluk yang paling di sukai oleh roh atau spirit.


Mereka bisa menimbulkan kerusakan yang lebih besar dan lebih parah jika mereka menggunakan kekuatan roh, apalagi jika itu adalah roh tingkat tinggi


/////


Liza yang sudah berhadapan dengan para bandit tanpa basa basi, ia mengulurkan kedua tangan nya dan muncul lah api hitam di tangan nya


"Gawat! Elf itu bisa menggunakan sihir! Cepat hentikan dia!!!" ucap seorang bandit yang mengetahui kengerian sihir Liza


"Hiyaa!!!!"


"Orraaa!!!"


Para bandit berteriak lalu mereka menuju Liza untuk menghentikan nya menggunakan sihir


Liza tentu saja tau niat mereka, tapi jangan lupa siapa Liza. Liza adalah elf dengan level tinggi bahkan jika dibandingkan dengan para bandit ini


"Berusaha lah 100 tahun lagi agar bisa melukai ku dasar manusia rendahan! Tembak!" Liza menyeringai kepada para bandit dan menembak kan api di tangan nya ke arah bandit


Api hitam pun terbang dan mengenai para bandit dan mereka berteriak kesakitan.


"Tidak!! Tolong selamatkan aku!"


"Tolong hentikan api ini!"


"Arghh!! Sakit sekali!!"


"Panas!! Panas!!"


/////


Lein penasaran dengan api hitam milik Liza karena ia merasa api itu istimewa

__ADS_1


"Analisa api hitam itu." gumam Lein menganalisa api hitam milik Liza


[ analisa berlangsung ]


[ Api hitam Leviarves


Sebuah api milik Naga Jahat Leviarves, Api milik nya tidak akan pernah bisa padam dengan apa pun kecuali pengguna nya mengentikan api nya atau di lawan menggunakan sesuatu yang setara dengan tingkat Leviarves ]


"Gila, Leviarves katamu!? Itu adalah naga jahat kuno yang telah punah ribuan tahun yang lalu.Bagaimana bisa ia memiliki kemampuan nya!?"


Meskipun Lein sudah biasa terkejut, namun kali ini fakta di depan nya sangat mengerikan. Segala informasi mengenai Leviarves sama, ia adalah naga jahat yang suka merusak di zaman kuno


"Aku tidak tau mengenai Leviarves itu, namun menurut ku Liza bisa mendapatkan kemampuan nya karena beberapa hal." Octiorb muncul dan berbicara kepada Lein


"Beberapa hal? Apa saja?" Tanya Lein penasaran


"Jiwa Leviarves masih berada di suatu tempat, Leviarves meninggalkan peninggalan yang berisi kemampuan nya, Atau memang Liza sangatlah berbakat sampai sampai bisa mendapatkan Api Leviarves dengan sendiri nya."


Octiorb menjelaskan tiga kemungkinan bagaimana Liza mendapatkan Api Hitam milik Naga Jahat Leviarves.


"Setelah mendengar perkataan mu itu, aku sadar bahwa aku ini hanyalah katak di dalam sumur. Masih banyak informasi dan pengetahuan yang sangat mengerikan di luar sana."


Lein sadar akan kurang nya kemampuan dan keterampilan nya setelah ia mendengar kan dan mencerna informasi dari Octiorb.


"Jangan patah semangat bocah. Untuk itu lah kamu harus memanfaatkan Analysis Eye dengan sebaik mungkin." Octiorb menyemangati Lein


/////


"Haha, kalian bisa menangkap ku berkat bantuan artefak tingkat tinggi yang kalian gunakan. Kalian tidak akan bisa menyentuh ku dengan kemampuan kalian!" Ucap Liza


Liza menyeringai melihat para bandit kesakitan karena dampak dari api hitam milik nya dan mereka panik karena tidak bisa memadamkan nya dengan segala cara.


"Hei Lein! Ayo kita pergi dari sini!" Teriak Liza kelada Lein


"Baiklah." jawab Lein


mereka berdua lalu berlari untuk keluar dari ruang penjara dan saat di aula, mereka menemukan bahwa semua bandit telah berkumpul


"Sepertinya mereka mendengar suara pertempuran di dalam." Ucap Lein


"Kamu benar, dan mereka tidak masuk karena mereka ingin mengepung kita saat kita keluar dari ruang penjara." Ucap Liza mengetahui niat para bandit


"Apakah kita lari tanpa perlawanan atau dengan perlawanan? Ah tidak jadi, aku sudah tau dari ekspresi wajah mu."

__ADS_1


Lein ingin bertanya kepada Liza namun setelah ia melihat ekspresi wajah Liza, ia berpikir bahwa itu pertanyaan yang sia-sia


Sudah jelas tampak di wajah Liza, ia memasang ekspresi marah dan tampak ada niat membunuh di mata nya yang membuat Lein berhenti berbicara


"Liza, Serahkan beberapa bandit kecil kepada ku. Setidaknya aku ingin melawan manusia dan mengasah skill milik ku."


Lein juga memilih bertarung bersama Liza menghadapi para bandit tanpa rasa takut dan meminta Liza untuk menyerahkan beberapa bandit kecil


"Aku suka keputusan dan semangat mu, manusia muda. Baiklah aku akan menyerahkan beberapa kecoak rendahan kepada mu." Ucap Liza tertawa


"Kecoak rendahan katamu!"


"Sialan kamu elf!"


"Kami akan menghabisi kalian berdua!"


"Semuanya bersiap! Hadapi mereka berdua dengan segenap kemampuan kalian! Bunuh bocah itu tapi jangan bunuh elf nya, dia adalah barang berharga!" Perintah bos bandit


Para bandit mendengar kan perintah bos mereka. Mereka mengeluarkan senjata mereka dan berteriak sambil menyerang Lein dan Liza yang terpojok


"Haha, maju semua! semakin banyak semakin bagus!" Liza berteriak


Liza menyatukan kedua tangan nya dan mengarahkan nya ke depan, setelah itu muncul api hitam di tanga nya yang suhu nya sangat panas


"Saksikan kehebatan ku! Evil Dragon Breath!" Liza meneriakkan nama skill nya dan ia menembak ke arah para bandit


Api hitam di tangan Liza terbang ke arah bandit. Ukuran api hitam itu semakin membesar dan suhu nya menjadi semakin panas


Para bandit yang terkena api hitam Liza bahkan tidak sempat berteriak, mereka semua mati dalam sekali serang dan terbakar dalam lautan api hitam


Api hitam Liza terus berlanjut sampai mengenai dinding aula dan menghancurkan dinding aula saat api hitam menyentuh nya.


Hancur nya dinding aula menyebabkan getaran yang sangat hebat sampai mengguncang ruang bawah tanah itu dan pijakan para pandit, bahkan Lein menjadi goyah


"Skill AoE yang sangat hebat, skill itu bahkan bisa membunuh ratusan bandit dalam sekali serang. Seperti yang diharapkan dari skill naga jahat Leviarves." ucap lein


Lein membuka mata nya lebar lebar saat melihat dampak kehancuran yang ditimbulkan oleh skill nya Liza.


"Aku juga harus berusaha, meskipun tidak terlalu membantu." ucap Lein dengan semangat


Lein menyerang para bandit kecil dengan dual sword milik nya dan ia juga menggunakan gaya pertama teknik dual sword agar ia menjadi semakin mahir


Lein tidak merasa jijik saat membunuh para bandit, mungkin karena ia menganggap bahwa bandit adalah orang jahat dan mereka pantas mati

__ADS_1


Lein mengeluarkan segala kemampuan nya. Dengan bantuan analysis eye dan skill dual sword, ia berhasil membunuh sekitar 9 bandit level rendah


Lein merasa lelah karena menggunakan kemampuan nya dan ia lalu segera meminum potion penambah mana dan ia meminum beberapa potion sekaligus


__ADS_2