Analysis Eye

Analysis Eye
Pemberitahuan dari Universitas


__ADS_3

Satu Bulan telah berlalu.


Lein memberitahu Liza mengenai Octiorb yang memiliki tubuh baru. Reaksi Liza sangat terkejut, karena belum ada catatan bahwa roh bisa mengendalikan sebuah benda mati.


Roh memang bisa mengendalikan makhluk hidup dengan cara mencuci otak mereka. Namun untuk benda mati tidak ada, karena benda mati tidak memiliki kesadaran.


Lein juga memberitahu semuanya kepada presiden Brynn. Karena Lein membutuhkan izin dari presiden Brynn aga Octiorb bisa tinggal.


Meskipun Presiden Brynn terkejut, ia masih bisa bersikap tenang dan rasional. Kemudian Presiden Brynn mengizinkan Octiorb tinggal.


Lein dan Octiorb juga mengambil misi agar Octiorb terbiasa bertarung dengan tubuh barunya. Ngomong-ngomong Lein memberikan artefak pisau lempar kepada Octiorb.


"Sistem. Status."



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 55


STR : 42


AGL : 42


VIT : 42


INT : 44


poin kosong: 15



Kemampuan : Analysis Eye


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



"Hanya naik 5 level dalam sebulan. Yah karena aku memang hanya membunuh monster lemah..." Lein mengangkat bahu.


"Seperti biasa, aku akan menyeimbangkan stat ku." Lein mengisi stat nya dengan poin kosong.



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 55


STR : 45


AGL : 45


VIT : 45


INT : 50


poin kosong: -



Kemampuan : Analysis Eye

__ADS_1


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



"Bagus." Lein menganggukkan kepalanya.


*ding


"Hm?" Lein memeriksa pesan sistem.


Ternyata ada pemberitahuan dari Universitas Dragon Heart yang disampaikan kepada seluruh mahasiswa.


"Kompetisi antar negara kah..." Gumam Lein.


"Ada apa?" Octiorb menghampiri Lein dan bertanya.


"Seminggu lagi akan diadakan kompetisi universitas nomor satu antar negara yang dilaksanakan setiap 2 tahun sekali oleh pemerintah." Jawab Lein.


"Hm.. Bisakah kamu memberitahu ku mengenai kompetisi itu?" Octiorb duduk disebelah Lein.


"Aku belum membacanya. Mari kita baca bersama..." Lein menampilkan pemberitahuan yang dikirimkan oleh universitas.


"Tentu..."


...----------------...


Kompetisi universitas antar negara adalah kompetisi yang diadakan oleh para pemerintah kepada seluruh universitas nomor satu antar negara manusia setiap 2 tahun sekali.


Kompetisi universitas antar negara ini hampir sama dengan ujian praktek masuk Universitas Dragon Heart yang Lein lakukan dulu.


Yaitu dengan mengumpulkan poin dengan membunuh monster dan mengumpulkan tumbuhan berharga yang ada di area itu.


Yang pertama adalah kesulitan nya. Ujian masuk hanya untuk menguji kemampuan siswa yang baru saja membangkitkan kemampuan mereka.


Sedangkan di kompetisi kesulitan nya bertambah karena untuk menguji kekuatan dan menambah pengalaman mahasiswa.


Yang kedua adalah token penyelamat nya. Jika di ujian masuk token penyelamat bisa digunakan kapan saja dan dimana saja.


Namun di kompetisi token penyelamat hanya bisa digunakan saat kamu sedang berada dalam kondisi sekarat dan hampir mati.


Yang ketiga, kompetisi ini akan disiarkan secara langsung di seluruh benua manusia karena yang mengikuti kompetisi adalah universitas nomor satu di masing-masing negara.


Untuk aturan nya juga sama dengan ujian masuk Universitas Dragon Heart. Namun hadiahnya dirahasiakan oleh para pemerintah.


Para pemerintah yang dimaksud adalah seluruh petinggi pemerintah negara-negara yang ada di benua manusia ini.


Dan yang keempat, para peserta akan diteleportasi secara acak ke dalam tempat kompetisi. Jadi para peserta akan berpisah dari rekan mereka.


...----------------...


"Namun pemberitahuan nya mendadak sekali ya..." Ucap Lein menyentuh dagunya.


"Benar. Ah, tapi mungkin anak-anak dari keluarga berpengaruh sudah dapat berita ini." Octiorb mengatakan pikiran nya.


"Masuk akal..." Angguk Lein.


"Tapi yah, itu tidak masalah bagiku." Lein mengangkat bahu.


"Tapi karena peserta nya adalah mahasiswa, jadi yang bisa mengikuti kompetisi ini adalah kamu dan Enya saja." Ucap Octiorb.


"Ya, Jonas bukanlah mahasiswa dan kamu..." Lein tidak perlu menyelesaikan ucapan nya.


"Benar." Angguk Octiorb.


*ding

__ADS_1


"Kali ini apa?" Lein memeriksa notifikasi.


"Ah, presiden." Lein segera menuju ke ruanga presiden karena ia dipanggil.


...----------------...


*tok tok tok


Lein mengetuk pintu kantor presiden.


"Masuklah." Suara Presiden Brynn terdengar dari dalam ruangan.


Lein membuka pintu dan masuk.


"Anda memanggil ku pres?" Tanya Lein.


"Duduklah, dan jangan bersikap formal." Presiden Brynn membuka tutup jubah nya.


"Baik!" Lein tersenyum dan duduk di sofa kantor.


"Jadi? Mengapa kamu memanggil ku pres?" Tanya Lein sekali lagi.


"Kamu pasti sudah membaca pemberitahuan nya kan?" Presiden duduk di sofa seberang Lein.


"Benar. Kamu mengirim pesan tepat setelah aku selesai membaca pemberitahuan nya." Angguk Lein.


"Universitas Dragon Heart akan mengirim mahasiswa tahun pertama dan tahun ketiga untuk mengikuti kompetisi itu." Presiden Brynn menuangkan teh untuk Lein dan dirinya.


"Eh? Mengapa tahun keempat tidak ikut?" Lein bingung.


"Yah seperti yang kamu tahu. Tahun keempat disibukkan dengan tugas mereka. Banyak mahasiswa tahun keempat yang sudah diterima kerja di masyarakat." Presiden Brynn mengambil gelas teh dan meminum nya.


"Sedangkan tahun kedua, mereka ingin universitas memenangkan kompetisi namun mereka tahu bahwa mahasiswa tahun pertama lebih kuat." Presiden Brynn menaruh gelas teh.


"Jadi yang akan ikut kompetisi adalah mahasiswa tahun pertama dan tahun ketiga." Ucap Presiden Brynn.


"Jadi begitu." Lein mengangguk-anggukan kepalanya paham.


"Berapa banyak kuota mahasiswa yang bisa ikut kompetisi untuk setiap universitas?" Tanya Lein.


"5 orang." Jawab Presiden Brynn.


"Dan siapa saja yang akan ikut mewakili Universitas Dragon Heart kita?"


"Enya Lauren, Anna Courbet, John Kooning, Jonas Virion, dan Lein Sanzio." Presiden Brynn menyebutkan 5 mahasiswa yang akan ikut.


"Baiklah, mereka adalah orang yang aku kenal." Lein mengangguk-anggukan kepalanya lalu berhenti.


"Tunggu, mengapa ada nama Jonas!?" Lein sadar bahwa Presiden Brynn menyebutkan nama Jonas.


"Hm? Tentu saja karena dia akan ikut." Jawab Presiden Brynn.


"Bukan itu. Maksudku, Jonas bukanlah mahasiswa dari Universitas Dragon Heart! Mana bisa dia ikut." Ucap Lein.


"Benar, aku juga berpikir seperti itu, namun...."


"Aku tahu kalian berlima bisa bekerja sama dengan baik karena kalian saling kenal dan akrab."


"Jadi aku akan membuatkan identitas untuk Jonas sebagai mahasiswa tahun ketiga, kebetulan umurnya pas." Ucap Presiden Brynn tersenyum.


"...Menjadi mahasiswa Universitas Dragon Heart dengan mudah..." Lein tidak tahu harus mengatakan apa.


"Santai, hanya sebuah identitas formal." Ucap Presiden Brynn.


Yang dimaksud identitas formal adalah identitas yang akan dilihat oleh masyarakat. Jad Jonas masih bukan seorang mahasiswa Universitas Dragon Heart.


"Yah baguslah kalau orang yang mengikuti kompetisi adalah orang yang ku kenal." Ucap Lein.


"Benar, persiapan dirimu agar dalam kondisi prima saat kompetisi dimulai. Kompetisi akan diadakan di Kota Laville." Ucap Presiden Brynn.


"Di kota kuno?" Tanya Lein.


"Benar." Jawab Presiden Brynn.

__ADS_1


Kota kuno Laville adalah kota yang tidak termasuk kedalam negara manapun di benua manusia. Kota Laville adalah sebuah kota yang independen.


"Baiklah." Angguk Lein.


__ADS_2