
Lein menyapa Octiorb yang sedang membuat minuman dan turun ke bawah tanah, ke ruang latihan kemudian menyuruh Isolda untuk berubah.
Isolda mengubah wujud nya menjadi naga dan berdiam diri menunggu Lein melarutkan bubuk tulang dengan air suci yang sudah ada.
Lein sudah meminta Liza untuk memanaskan tulang ular itu dan menghancurkan nya sampai berubah bentuk menjadi bubuk.
Lein mengambil tas kain yang berisi bubuk tulang, tutup tabung air dibuka dan Lein memasukan bubuk tulang ke dalam air suci.
Lein menggunakan mana nya untuk mengaduk-aduk air agar bubuk tulang ular nya tercampur dengan rata di dalam air suci.
Lalu setelah beberapa saat mengaduk, semua bubuk tulang ular kuno telah tercampur dengan rata.
"Selesai. Analisa terlebih dahulu." Lein menganalisa larutan tulang ular.
[ analisa berlangsung ]
[ Larutan tulang ular ??
rank : ??
sebuah larutan tulang ular ?? yang memiliki efek misterius ]
"Eh... Analysis Eye tidak bisa menganalisa nya, apakah karena rank nya terlalu tinggi? Atau karena ini adalah sebuah bahan baru? Ya sudahlah." Lein mengangkat bahu nya.
"Isolda, buka mulut mu." Lein meminta Isolda untuk membuka mulutnya.
"Baik, Aaaa..." Isolda mengangguk dan membuka mulutnya lebar-lebar.
Lein menggunakan mana untuk mengendalikan tabung air suci ke arah mulut Isolda kemudian Lein menuangkan semua larutan tulang ular nya ke dalam mulut Isolda.
"Telan sampai habis!" Ucap Lein.
Isolda menelan semua air larutan tulang ular nya dengan terpaksa karena rasanya sangat tidak enak seperti sesuatu yang basi.
Isolda kemudian menahan mulutnya tidak terbuka agar ia tidak memuntahkan larutan tulang ular kuno itu yang sudah dibuat oleh Lein.
"Analisa apakah ada perubahan di tubuh Isolda." Batin Lein.
[ analisa berlangsung ]
[ host, tolong rasakan jantung Isolda dengan mana anda ]
"Jantung nya? Baiklah." Lein mengikuti arahan Analysis Eye.
Lein menggunakan mana untuk merasakan sekitar nya, kemudian ia merasakan tubuh Isolda dan memfokuskan ke jantung nya.
Kemudian Lein merasakan jantung Isolda mengalami pergerakan yang sedikit abnormal.
"Jantung nya bergejolak?" Lein mengerutkan kening.
Jantung Isolda bergejolak dan berdetak lebih cepat, bukan, sangat cepat. Isolda juga menahan rasa sakit nya dilihat dari ekspresi nya.
__ADS_1
Isolda meringkuk berusaha menahan rasa sakit di jantung nya yang sedang bergejolak dan berusaha untuk tidak berteriak.
"Isolda, bertahanlah..!!" Teriak Lein berusaha untuk menenangkan Isolda.
Setengah jam kemudian, napas Isolda kembali normal dan Lein bisa merasakan jantung Isolda sudah tidak bergejolak lagi.
"Aliran darah nya sepertinya berbeda. Apakah ini karena jantung nya yang berubah?" Pikir Lein.
Lein merasakan bahwa aliran darah Isolda menjadi sangat lancar seperti sebuah air yang mengalir dari hulu ke hilir tanpa halangan.
"Karena aliran darah nya yang berubah, itu juga membuat daging nya berubah juga, tidak, sekarang tulang nya juga berubah!" Lein melebarkan matanya.
"Lein, rasa nya dingin..." Ucap Isolda.
"Dingin? Apakah perlu aku gunakan sihir untuk menghangatkan mu?" Lein mendekati Isolda.
"Tidak perlu, Lein, rasa dingin ini menenangkan." Jawa Isolda.
"Baiklah..." Angguk Lein.
Lalu setelah setengah jam lagi, perubahan tubuh Isolda sudah selesai dan ia membuka matanya.
"Bagaimana perasaan mu, Isolda?... Analisa perubahan nya." Lein menganalisa.
[ analisa berlangsung ]
[ tubuh dan kekuatan Isolda saat ini setara dengan naga dewasa ]
"Sepertinya tubuh dan kekuatan ku bertambah kuat, Lein." Jawab Isolda.
"Haha, tentu saja. Sepertinya larutan tulang ular kuno nya berhasil ya.." Lein tertawa.
"Kamu pasti lelah karena sudah menyelesaikan perubahan, beristirahat dulu." Lein mengelus-elus kepala Isolda.
"Baik. Tapi, bisakah aku istirahat disini?" Tanya Isolda.
"Tentu saja bisa." Lein mengangguk.
"..." Isolda kemudian menutup matanya dan beristirahat.
Lein tersenyum kemudian ia berbalik dan berjalan menuju lantai atas.
Lein melihat Octiorb yang sedang tertidur di lantai dan banyak sekali kemasan makanan ringan berserakan di sekitar nya.
"..." Lein hanya bisa menahan kekesalan nya.
Lein menggeleng-gelengkan kepalanya kemudian berjalan menuju ruang keluarga dan menyalakan televisi.
"Hm, jika kita melawan Globsys dengan Isolda yang sekarang, mungkin kita hampir bisa mengalahkan Globsys."
"Isolda tidak mungkin bisa mengalahkan Globsys, meskipun tubuh dan kekuatan Isolda setara dengan naga dewasa, Isolda masih belum bisa mengandalkan kemampuan waktu nya."
__ADS_1
"Selama ini Isolda hanya mengandalkan skill, bukan elemen waktu nya langsung. Jika Isolda bisa mengendalikan elemen waktu tanpa skill, bisa dipastikan Globsys akan kalah."
"Dan kurasa aku harus membantu Liza menaikkan kekuatan nya. Selama ini, Liza hanya bertarung dengan rune dan Api Leviarves nya saja."
"Mungkin, aku akan membantu nya dalam bahasa rune. Aku bisa membeli buku rune, atau mencari buku rune di dungeon dan alam liar."
"Lalu untuk Octiorb, dia masih bisa bertarung dengan pisau lempar yang aku berikan kepadanya."
"Ah, mungkin bisa juga aku memberikan nya sebuah buku pengetahuan dari zaman kuno karena ia sangat tertarik dengan zaman kuno."
Lein memikirkan semuanya sambil menonton berita di televisi yang sedang menyiarkan sebuah adegan pertarungan di sebuah lembah.
"Oh itu... salah satu spesies turunan naga, Drake." Lein mengenali monster yang terbang di berita.
Drake adalah salah satu monster spesies turunan dari naga. Bentuk Drake seperti naga, namun tubuh nya jauh lebih kecil dari naga.
Ukuran Drake sama seperti pesawat sipil yang berukuran sedang. Drake juga memiliki dua kaki, dua tangan yang menyatu dengan sayap, dan dua ekor.
Kekuatan Drake tidak bisa dianggap kuat sebagai monster spesies turunan naga. Tetapi, Drake dianggap bahaya karena selalu terbang berkelompok.
Satu kelompok Drake bisa terdiri dari 15 sampai 30 Drake. Seringnya, satu kelompok Drake adalah sebuah satu keluarga.
Oleh karena itu, mereka bisa bekerja sama untuk menyerang musuh dengan sangat baik dan teratur karena mereka adalah keluarga.
...----------------...
"SID mendeteksi ada sekitar 5 kelompok Drake di Lembah Hillside, dimohon untuk orang-orang agar tidak mendekati lembah Hillside."
"Untuk warga yang saat ini sedang berada di Lembah Hillside, dimohon untuk pergi dari sana agar tidak menimbulkan kemarahan para Drake."
"SID telah mengirimkan petugas mereka untuk menuntas semua Drake disana, karena takutnya Drake akan menyerang warga."
"Jadi, semua orang bisa tenang karena SID akan menuntas semua Drake."
...----------------...
"SID? Jadi mereka akan menuntas Drake? Ini kesempatan yang bagus untuk menguji tubuh dan kekuatan Isolda yang baru."
"Aku tidak terlalu peduli dengan SID, dan sekarang aku tidak perlu khawatir jika keberadaan Isolda diketahui oleh orang-orang "
"Aku dan Isolda juga sudah cukup kuat untuk menghadapi semua orang yang akan membuat masalah dengan kami."
"Dan, aku juga tidak perlu menyelesaikan nya dengan kekerasan. Aku adalah ahli dalam memanipulasi fakta, kekeke." Lein menyeringai.
Maksud Lein adalah ia bisa menyelesaikan masalah seperti yang dilakukannya terhadap Joraz di Universitas Ocean Blue.
Lein bisa memanipulasi media agar seolah-olah ia adalah korban nya dan menarik simpati dari publik.
Kekerasan memang bisa menyelesaikan satu atau dua masalah, namun jika banyak orang yang datang, maka akan sulit.
Oleh karena itu memanipulasi media adalah tindakan yang sangat tepat jika banyak orang yang membuat masalah dengan Lein.
__ADS_1
"SID... Maaf mengganggu kalian lagi, kekeke." Lein me menyeringai.