
Selain berterima kasih kepada kalian, author juga ingin menulis semua kekurangan dari Karya Analysis Eye yang sudah author buat.
Mungkin kalian juga sudah tahu dimana saja letak kekurangan nya dan mungkin ada yang berhenti membaca karena kekurangan ini.
Ada banyak sekali kekurangan di Karya Analysis Eye dan mohon maaf jika author tidak bisa menulis semua kekurangan nya.
...----------------...
A. Cerita
Cerita Analysis Eye memiliki inti si tokoh utama yaitu Lein Sanzio yang akan bertambah kuat dengan kemampuan F rank nya.
Namun, author tidak menetapkan tujuan Lein di awal cerita yang membuat sebagian pembaca merasa sia-sia untuk membaca karena Lein ingin bertambah kuat namun tidak jelas untuk apa.
...----------------...
B. Cerita Masa Lalu
Lein adalah remaja yang memiliki masa lalu sedikit suram dimana dirinya dibuang oleh orang tua nya pada usia empat tahun.
Lalu dia diadopsi oleh pasangan kakek dan nenek namun mereka juga meninggal karena kecelakaan pada saat Lein berumur sepuluh tahun.
Author tidak menceritakan bagaimana kisah masa lalu Lein secara detail agar para pembaca menjadi paham dan malah menceritakan nya dengan singkat.
...----------------...
C. Karakter
Disini author akan menulis kekurangan dari karakter-karakter yang ada di Karya Analysis Eye ini.
Lein : Author sebenarnya ingin membuat Lein menjadi anak yang ceria walau situasi hidup nya rumit namun author tidak bisa memaksimalkan hal itu.
Octiorb : Author ingin dia membantu Lein karena dia adalah roh yang ada bersama dengan Analysis Eye namun Octiorb hanya memberi beberapa saran saja.
Anna : Author ingin membuat Anna sebagai salah satu Heroine namun karena dia dari keluarga berpengaruh, maka author urungkan dan malah berpacaran dengan John tapa dijelaskan secara detail.
Liza : Masa lalu Liza sudah dijelaskan secara singkat namun author tidak menjelaskan bagaimana cara para bandit menculik Liza dengan bantuan artefak.
__ADS_1
Thogal : Seorang Dwarf penempa yang ingin author tulis sebagai Dwarf yang hebat namun hanya muncul di beberapa chapter saja.
Hido : Author menjadikan nya guru Lein namun dirinya malah tidak mengajari banyak hal dan tidak terlihat seperti guru Lein.
Linda : Akan author jadikan salah satu Heroine namun hanya muncul di beberapa chapter saja dan menjadi Heroine di chapter terakhir.
Enya : Bukan sebagai Heroine namun sebagai sahabat Lein, tapi ujung-ujungnya Enya tidak terlalu berpengaruh terhadap Lein.
Jonas : Ingin author jadikan sebagai perisai Lein, namun Lein terlalu kuat jadi ia tidak membutuhkan perlindungan apapun dan karakter ini menjadi kurang berguna.
John : Sahabat Lein namun tidak terlalu berguna dalam cerita ini karena tugas nya hanya menyediakan racun untuk Lein saja.
Brynn : Presiden Universitas yang kemampuan nya diperlihatkan sedikit saja dan salah satu Heroine Lein diakhir yang sebelumnya hubungan mereka tidak terlalu jelas.
Althea : Ibu Lein yang licik namun tidak terlihat licik karena author tidak bisa memaksimalkan sifat karakter nya dan berakhir biasa saja.
Frederic : Ayah Lein yang jahat namun author tidak memperlihatkan seberapa jahat Frederic dan dia hanya muncul beberapa chapter saja untuk bertarung dengan Lein.
__ADS_1
Kadin : Kakek Lein yang tidak author jelaskan secara detail dan muncul di sela-sela chapter dan diakhir chapter saat bertarung dengan Brynn dan Lein.
Isolda : Seekor naga namun tidak terlalu ditakuti padahal naga adalah makhluk yang berada di puncak rantai makanan.
Abelia : Author membuat karakter ini untuk membantu Isolda namun pada akhirnya hanya diperlihatkan sedikit saja.
Britta : Author membuat karakter ini agar bisa berlatih tanding dengan Lein karena dirinya adalah setengah naga yang memiliki fisik dan sihir yang kuat.
...----------------...
D. Item
Ada beberapa item yang menjadi tidak berguna seperti Book of Memoir, Staff of Sapience, dan item lain nya yang author sedikit lupa.
...----------------...
E. Dewa dan Dewi
Dewa dan Dewi itu ada namun author tidak menjelaskan nya secara detail dan pada akhirnya hanya Dewi Ariel saja yang muncul.
Bahkan author membuat kesalahan besar disini karena tidak memperkenalkan Dewa yang memberikan Analysis Eye kepada Lein, yaitu Szem.
...----------------...
F. Pembangunan Dunia
Ada 5 ras utama namun author hanya menceritakan manusia saja. Selain manusia, ada juga Dwarf yang author sedikit ceritakan.
Author juga tidak menjelaskan bagaimana Benua Elf, Benua Iblis, Wilayah Putri Duyung secara detail bahkan Benua Iblis belum author sebutkan.
...----------------...
Ada banyak sekali kekurangan dari Karya Analysis Eye ini bukan? Author sangat minta maaf karena ini juga pertama kalinya author menulis cerita dengan sungguh-sungguh.
Cerita sebelumnya yang berhenti di chapter 18 adalah cerita yang author buat dengan setengah hati dan tidak terlalu serius.
Intinya, di Karya Analysis Eye ini, author membuat terlalu banyak karakter yang pada akhirnya menjadi tidak berguna dan tidak diberitakan.
Kalian bisa tulis di kolom komentar tentang kekurangan Analysis Eye apa yang kalian ketahui selain yang ada di atas.
Jika di bab pengumuman sebelumnya author mengucapkan terimakasih, maka di bab pengumuman ini author ingin mengucapkan permintaan maaf.
__ADS_1
Author sangat minta maaf dengan banyak nya kekurangan yang ada di dalam Karya Analysis Eye ini!!!!
......(╥﹏╥)......