
"Universitas Dragon Heart, 62.340 Poin!" Seru petugas dengan nada terkejut.
Petugas yang menghitung poin bahkan sampai terkejut dengan poin yang diperoleh Universitas Dragon Heart.
"!!" Orang-orang yang hadir juga sangat terkejut.
Mereka sudah mengira bahwa poin yang didapatkan akan lebih banyak daripada Universitas Ocean Blue, tetapi mereka tidak menyangka akan sebanyak itu.
Poin milik Universitas Dragon Heart lebih dari dua kali lipat dari poin milik Universitas Ocean Blue. Sekarang, poin mereka yang menempati posisi nomor satu.
Orang-orang yang hadir bertepuk tangan dengan meriah. Tepuk tangan ini juga berdurasi lama karena mereka sangat menghargai Universitas Dragon Heart.
Karena mereka tahu bahwa peserta dari Universitas Dragon Heart mendapatkan semua poin ini dengan kekuatan mereka sendiri.
Tanpa bantuan aliansi atau bekerja sama dengan universitas lain. Lein dengan Enzo dan Eira tidak bisa dianggap kerja sama karena mereka berdua yang mengikuti Lein.
Dalam pertarungan melawan monster, mereka bertarung melawan monster sendiri-sendiri tanpa membantu satu sama lain.
Jonas dan yang lain nya merasakan perasaan bangga sekaligus gembira dengan pencapaian yang mereka peroleh.
Ini adalah pertama kalinya mereka mengikuti kompetisi ini namun sudah menempati posisi nomor satu dengan kekuatan mereka, tanpa bantuan pihak lain.
Lein juga bangga karena bisa membawa Universitas Dragon Heart menempati posisi nomor satu dengan kekuatan dan usaha nya.
"Perasaan seperti ini, tidak buruk juga..." Pikir Lein.
Lein dan yang lainnya kembali ke tempat mereka. Presiden Brynn dan Liza mengucapkan selamat, terutama Presiden Brynn adalah orang yang paling bahagia.
Presiden Brynn akhirnya bisa melihat Universitas Dragon Heart menempati posisi nomor satu di Kompetisi antar Negara kali ini.
Karena Universitas Dragon Heart belum pernah mencapai posisi nomor satu dan selalu berada dalam posisi lima besar dalam Kompetisi antar Negara.
Meskipun posisi lima besar sudah merupakan hasil yang bagus, tetapi posisi nya stagnan yang membuat Presiden Brynn khawatir.
Posisi yang stagnan artinya mereka, yaitu Universitas Dragon Heart tidak berkembang dibandingkan dengan universitas lain.
Oleh karena itu mereka selalu menempati posisi yang sama. Dan itulah yang membuat Presiden Brynn khawatir.
Meskipun begitu, masih banyak orang yang tidak menyukai bahwa Universitas Dragon Heart menempati posisi nomor satu.
Mereka ingin protes kepada pihak petugas namun tidak bisa karena Universitas Dragon Heart melakukan nya dengan kekuatan mereka tanpa kecurangan.
Mereka hanya bisa berharap bahwa ada universitas lain yang akan mengungguli Universitas Dragon Heart dan menempati posisi nomor satu.
Namun, takdir berkata lain. Setelah semua universitas sudah dipanggil dan dihitung poin nya, Universitas Dragon Heart tetap menempati posisi nomor satu.
"Kebanyakan universitas mendapatkan poin sedikit bukan karena mereka lemah, tetapi karena tas penyimpanan mereka diambil."
__ADS_1
"Mereka mungkin sudah banyak membunuh monster dan menyimpan nya, tetapi bisa saja ada peserta lain yang menyerang diam-diam dan mengambil tas penyimpanan mereka."
"Itulah mengapa kekuatan dan pengalaman sangat dibutuhkan dalam kompetisi seperti ini" Pikir Lein.
Kemudian banyak orang yang menghampiri Lein dan yang lain nya untuk mengucapkan selamat dan mereka ingin membentuk hubungan baik dengan Universitas Dragon Heart.
"Wah, selamat..!!"
"Kalian yang memenangkan juara nya!"
"Universitas Dragon Heart memang hebat!"
Presiden Brynn menerima semua ucapan selamat mereka namun ia menolak ajakan membentuk hubungan baik dengan sopan karena Universitas Dragon Heart bersifat netral.
"Ekhem, semuanya! Mari kita ucapkan selama kepada Universitas yang telah memasuki peringkat sepuluh besar!" Seru Collin.
Orang-orang yang penasaran mengenai universitas lain segera melihat layar peringkat.
Universitas Dragon Heart.
Universitas Ocean Blue.
Universitas Skyline.
"Aku tidak melihat Universitas Black Turtle, berapa peringkat mereka?" Ucap Lein.
"Salah satu yang menempati peringkat bawah, peringkat 40 dari 45 universitas." Jawab Octiorb menunjuk peringkat Universitas Black Turtle.
"Aku merasa sedikit kasihan." Ucap Anna yang bersimpati dengan mereka.
"Sama..." Enya juga berpikir seperti itu.
Namun Lein, Jonas, dan John tidak berpikir demikian. Mereka tidak merasakan apapun mengenai peringkat Universitas Black Turtle.
Ini adalah kompetisi yang harus menggunakan kekuatan dan kecerdasan untuk menang. Universitas Black Turtle kuat karena mereka bergantung pada artefak.
Untuk orang seperti mereka, bahkan jika mereka menempati peringkat paling bawah, tidak ada alasan untuk mengasihani nya.
"Haha, mari kita bertepuk tangan untuk para mahasiswa yang sudah berusaha keras!"
"Kalian pasti penasaran dengan hadiah untuk posisi sepuluh bukan? Untuk posisi nomor sepuluh sampai empat akan aku beritahu."
"Untuk mereka yang telah menempati posisi nomor sepuluh sampai enam akan mendapatkan hadiah berupa sejumlah uang dan artefak sekali pakai untuk masing-masing mahasiswa!"
__ADS_1
"Lalu posisi nomor lima dan empat akan mendapatkan sejumlah uang, artefak sekali pakai, dan buku skill tingkat tinggi untuk masing-masing mahasiswa nya."
"Woah..!!" Orang-orang yang hadir bertepuk tangan.
Itu hadiah yang kaya melihat satu universitas memiliki lima mahasiswa yang ikut, yang berarti uang yang dikeluarkan sangat banyak.
Kemudian artefak sekali pakai, satu artefak sekali pakai lumayan mahal harganya, apalagi ini sebagai hadiah untuk puluhan peserta.
Buku skill tingkat tinggi, meskipun bukan tingkat atas tetapi harganya tetap saja mahal, dan mereka memberikan hadiah untuk sepuluh orang.
Dan tentu saja apa yang mereka berikan bukan buku skill biasa. Mereka memberikan buku skill tingkat tinggi yang lumayan langka.
"Memang banyak, tetapi ini adalah kompetisi yang diadakan oleh para pemerintah, jadi hadiah nya termasuk sedikit..." Ucap Jonas lirih.
"Kamu pintar. Tetapi mungkin dana mereka akan dikhususkan untuk hadiah yang akan diberikan untuk posisi tiga besar."
"Tidak mungkin para pemerintah mengeluarkan banyak dana namun petugas mereka mengorupsi dana tersebut bukan?" Balas Lein.
"Hm, masuk akal bos. Petugas tidak akan berani mengorupsi dana untuk kompetisi yang melibatkan satu benua manusia." Angguk Jonas.
"Benar, seperti itulah." Ucap Lein.
"Aku jadi tidak sabar dengan hadiah yang akan kita dapatkan..." Ucap Enya berharap.
"Yang pasti itu adalah hadiah yang spektakuler." Balas Anna.
"Anna benar, hadiah yang akan kita dapatkan pasti bisa meningkatkan kekuatan kita." Angguk John.
"Untuk posisi tadi bisa mengambil hadiah nya sekarang. Lalu posisi tiga besar, perwakilan masing-masing universitas ikuti aku ke ruangan ku." Ucap Collin.
"Kalian tunggulah disini, aku akan mengikuti walikota. Liza, jaga mereka." Ucap Presiden Brynn kepada Liza.
"Aku tahu..." Jawab Liza dengan nada malas.
"...Lein, tolong." Presiden Brynn tidak mengharapkan banyak dari Liza.
"Serahkan padaku Pres." Angguk Lein.
"Apa!? Mengapa kamu tidak percaya padaku!?" Liza memprotes.
"Diam." Presiden Brynn menatap Liza dengan tajam.
"Uh.." Liza segera menutup mulut nya dan memalingkan muka.
"Hahaha..." Lein tertawa.
Presiden Brynn dan perwakilan dua universitas lain nya kemudian segera berjalan mengikuti Collin menuju ruangan nya.
__ADS_1