Analysis Eye

Analysis Eye
Memahami Gravitasi


__ADS_3

Lein merasa bahwa ia sudah cukup untuk bermeditasi hari ini, sekarang ia akan mencoba memahami apa itu elemen gravitasi.


Karena Lein selalu menggunakan skill serangan atau pertahanan dengan elemen gravitasi, Lein mencoba untuk memahami nya.


Karena jika sudah memahami konsep dan arti dari suatu hal, maka hal tersebut akan menjadi lebih kuat atau lebih hebat.


"Gravitasi adalah gaya tarik-menarik yang terjadi antara semua partikel yang memiliki massa atau bobot di semesta ini, bahkan hanya di bumi saja."


"Gravitasi muncul karena materi memiliki massa. Semakin besar massa suatu materi, maka semakin besar pula gravitasi materi tersebut."


"Gaya gravitasi mirip dengan gaya magnet, bukan, tapi gaya magnet yang mirip dengan gaya gravitasi."


"Perbedaan nya adalah gaya gravitasi hanya gaya yang tarik-menarik, sedangkan gaya magnet adalah gaya yang menarik dan menolak."


"Dan gaya magnet bisa saling menarik karena massa atau benda itu bersifat magnet, seperti besi, baja, atau logam lainnya."


"Hah..." Lein menghembuskan napas.


Lein sedikit demi sedikit mulai memahami arti dan konsep dari gaya gravitasi, memang sulit namun ada gaya yang lebih mudah yaitu gaya magnet.


Gaya magnet mudah untuk dipahami, dan selama memahami gaya magnet maka untuk memahami gaya gravitasi akan lebih mudah.


Gaya gravitasi juga tidak hanya terjadi di bumi saja, namun di seluruh alam semesta termasuk planet, bintang, galaksi, bahkan cahaya.


Gaya gravitasi adalah gaya tarik menarik yang menarik benda atau massa ke pusat. Contoh saja bumi, inti bumi adalah pusat dari gravitasi.


Bahkan Gravitasi bisa menciptakan lubang hitam jika gaya gravitasi nya sangat kuat sampai-sampai benda yang ditarik oleh lubang hitam tidak bisa mengubah arahnya.


Yang artinya benda yang ditarik oleh lubang hitam akan menuju lubang hitam itu tanpa bisa bisa kembali karena tarikan gaya gravitasi nya sangat kuat.


"Jadi, dengan gaya gravitasi aku bisa menarik semua hal yang memiliki massa dengan tubuhku sebagai pusat gravitasi nya."


"Namun bagaimana jika aku membuat pusat gravitasi baru selain tubuhku?" Lein kepikiran sesuatu yang menarik.


"Jika aku membuat tubuh musuh ku sebagai pusat gravitasi, maka semua benda akan menuju musuh ku."


"Dan aku juga bisa mengendalikan benda-benda yang menuju musuh ku." Lein menyeringai.


Kemudian Lein mengeluarkan benda-benda tidak berguna dari inventory nya seperti kayu, batu, pakaian dan lain-lain. Lein menyebarkan semua benda-benda itu ke sekitar nya.


"Tarik." Lein mulai menggunakan gaya gravitasi dimana tubuh nya digunakan sebagai pusat gravitasi.


Lalu semua benda-benda yang Lein sebarkan tadi bergerak dan menuju ke arah Lein dengan kecepatan tinggi.


"Sial!" Lein tidak siap, ia merasa seperti terkena serangan musuh.


"Aduh, jadi aku juga harus mengendalikan kecepatan nya ya.." Lein menyentuh kepala nya yang sakit.


"Tapi itu tidak apa-apa, dan percobaan pertama dengan tubuh ku sebagai pusat gravitasi berhasil." Lein menyeringai.

__ADS_1


"Lalu percobaan kedua." Lein berdiri dan mengambil satu batang kayu lalu menaruh kayu itu jauh dari lokasi Lein.


Kemudian Lein berkonsentrasi untuk membuat kayu itu sebagai pusat gravitasi.


"Ah, gagal." Lein menggaruk-garuk kepalanya.


"Tapi karena tubuhku sebagai pusat gravitasi berhasil seharusnya jika memakai benda lain juga berhasil." Lein mengelus dagu nya.


"Lagi!" Lein mencoba lagi.


"Ah, gagal!"


"Sekali lagi!"


"Ah! mengapa gagal!"


"Lagi!!"


Lein terus-menerus mencoba nya tidak tahu berapa banyak percobaan yang telah ia lakukan.


Lalu sekitar 1 jam kemudian, Lein berhasil membuat objek lain sebagai pusat gravitasi.


"Akhirnya berhasil juga.." Lein mengusap keringat di kepala nya.


"Aku sudah bisa membuat objek lain sebagai pusat gravitasi, sekarang aku perlu berlatih mengendalikan objek yang ditarik oleh gravitasi." Pikir Lein.


Lein membuat tubuhnya menjadi pusat gravitasi dan saat benda-benda di sekitar nya tertarik, Lein mencoba mengendalikan nya.


Awalnya Lein hanya bisa mengubah lintasan benda-benda itu bergerak menjadi keluar jalur.


Namun lama-kelamaan, Lein bisa membelokan lintasan benda-benda itu, yang tadinya lurus menjadi berbelok-belok sesuai kehendak Lein.


Lalu Lein mencoba mengendalikan kecepatan benda-benda itu terbang ke arah nya,.


Lein sangat mudah untuk mempercepat pergerakan benda-benda itu. Namun untuk memperlambat nya membutuhkan sedikit usaha.


Dan setelah beberapa waktu berlalu, Lein menjadi semakin mahir dalam mengendalikan kecepatan benda-benda yang ditarik oleh gravitasi.


"Untuk saat ini sepertinya sudah cukup, aku hanya perlu menggunakan nya saat pertarungan agar aku menjadi semakin mudah mengendalikan nya." Gumam Lein.


"Kalau dipikir-pikir, gaya gravitasi adalah gaya yang paling lemah diantara empat gaya fundamental yang menopang alam semesta."


"Namun bagi makhluk hidup, gaya gravitasi adalah gaya yang sangat kuat. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana gaya yang paling kuat, yaitu gaya nuklir kuat."


"Hm, apakah aku di masa depan bisa menggunakan kekuatan empat gaya fundamental yang menopang alam semesta ini?"


"Haha, meskipun terlihat mustahil, namun siapa yang tau. Aku juga memiliki jantung naga dan yang terpenting adalah Analysis Eye."


Lein berpikir jika ia bisa menggunakan gaya yang paling kuat dari empat gaya fundamental, yaitu gaya nuklir kuat.

__ADS_1


Gaya nuklir kuat adalah gaya yang menjaga proton dan neutron tetap saling menyatu membentuk inti atom.


Bisa dibayangkan jika ada makhluk bisa mengendalikan partikel terkecil didunia ini, yaitu atom, maka makhluk itu akan menjadi makhluk yang sangat kuat.


"Yah, gaya gravitasi sudah lebih dari cukup untukku sekarang." Lein berhenti memikirkan hal yang tidak perlu.


"Dan dengan gaya gravitasi, aku bisa mengendalikan benda-benda yang memiliki massa, kekeke." Lein menyeringai.


"Oh iya, aku harus menghubungi John." Ucap Lein.


...----------------...


Lein membuka sistem dan mengirimi John pesan.


Lein : John, aku butuh racun yang kuat.


beberapa saat kemudian...


John : Oh baiklah, apakah jumlah nya seperti biasa?


Lein : Ya, seperti biasa.


John : Tentu.


Lein : Ngomong-ngomong, bagaimana progres mengendalikan heart of Stench mu?


John : Hampir sepenuhnya, aku sudah bisa mengendalikan sekitar 90%


Lein : Itu keren, beri tahu aku jika kamu memerlukan bantuan.


John : Sebenarnya... ada.


Lein : Oh ya? Katakan saja.


John : Jangan disini, bisakah aku ke rumah mu besok?


Lein : Baiklah, aku tunggu.


John : Terimakasih.


Lein : Aku bahkan belum membantu mu.


...----------------...


"Bantuan apa yang John perlukan? Apakah mengenai Anna?" Lein berpikir..


"Tunggu, karena ayah Anna datang saat kompetisi, bisa jadi John sudah bertemu dengan ayah Anna." Lein ingat bahwa Edvart datang untuk melihat pertarungan Anna.


"Jika memang benar, maka ini akan menjadi menarik, kekeke." Lein menyeringai seperti orang gila.

__ADS_1


__ADS_2