
Tidak lama setelah itu, Presiden Brynn sudah kembali dari ruang Collin. Ia membawa sebuah tas kecil yang seperti nya adalah tas penyimpanan.
"Apa yang kamu bawa Pres?" Tanya Lein penasaran.
"Hadiah nya." Jawab Presiden Brynn sambil mengangkat tas itu.
"Hadiah? Apakah itu adalah tas penyimpanan yang menyimpan hadiah kita?" Lein melihat tas yang dipegang oleh Presiden Brynn.
"Benar. Ayo kita kembali ke hotel, pestanya masih berlanjut namun itu tidak terlalu penting." Ucap Presiden Brynn.
"Baik!" Semuanya menjawab.
Mereka kemudian berjalan keluar dan masuk kedalam mobil yang mereka gunakan sebelum nya saat ke mansion ini.
Lein, Octiorb, dan Liza masuk ke mobil yang berbeda karena mobil yang mereka naiki adalah mobil yang dikerahkan oleh Britta.
Sedangkan Presiden Brynn dan yang lain nya menaiki mobil yang sama seperti universitas lain, yaitu mobil fasilitas kompetisi.
Namun mereka tidak berpisah seperti sebelumnya, mereka semua pergi menuju hotel karena Presiden Brynn akan mengatakan hadiah nya.
Hadiah nya pasti bukan hadiah biasa seperti sepuluh besar karena Collin menyuruh perwakilan ketiga universitas untuk datang ke ruangan nya.
Jika tidak ingin diketahui, Collin bisa memberikan tas penyimpanan nya langsung, tetapi ia malah memanggil ke ruangan nya.
Yang artinya Collin memberikan hadiah sekaligus memberitahukan sesuatu kepada ketiga perwakilan dari universitas.
Beberapa menit kemudian, mereka telah sampai di hotel. Mereka segera naik ke kamar mereka dengan menggunakan lift.
"Semuanya duduk, aku akan mengatakan apa saja hadiah yang kita dapatkan." Ucap Presiden Brynn.
Setelah mereka semua duduk, Presiden Brynn menaruh tas penyimpanan itu ke atas meja dan ia mulai mengatakan hadiah nya.
"Hadiah pertama tentu saja uang. Aku akan mentransfer uang yang ada di kartu ini kepada kalian berlima." Presiden Brynn mengeluarkan satu kartu bank dari tas penyimpanan.
"Hadiah kedua, buku skill tingkat atas. Kalian pikirkan apa yang kalian butuhkan dan katakan kepada ku. Aku akan mencatat nya dan meminta kepada Walikota."
"Buku skill tingkat atas!?" Mereka semua terkejut.
Artefak adalah tingkatan yang paling langka, artefak yang langka tidak bisa dibandingkan dengan artefak sekali pakai yang diberikan oleh Collin.
Kebanyakan artefak sekali pakai adalah buatan manusia, oleh karena itu artefak nya hanya bisa digunakan untuk sekali pemakaian.
Buku skill tingkat atas dibawah artefak, itu juga merupakan barang yang langka. Buku skill tingkat atas bisa diciptakan oleh seorang ahli.
Namun seorang ahli tentu saja tidak akan memberikan buku skill yang sudah ia ciptakan kepada sembarangan orang.
Oleh karena itu kebanyakan buku skill tingkat atas hanya akan ditemukan di reruntuhan, dungeon, atau juga ditempat acak.
"Ya, karena ini adalah buku skill tingkat atas, kalian harus memikirkan nya baik-baik apa yang akan kalian pilih." Angguk Presiden Brynn.
__ADS_1
"Hadiah ketiga, sebuah potion yang akan menaikkan level kalian sebanyak 5 level secara instan jika kalian meminum nya." Presiden Brynn mengeluarkan 5 botol potion.
"Ambil lah." Ucap Presiden Brynn.
"Baik." Mereka berlima mengambil satu botol dan menyimpan nya kedalam inventory mereka.
"Hadiah keempat, sebuah potion yang akan membuat tubuh kalian seperti dibuat ulang. Tubuh kalian akan setingkat level 40 jika kalian meminum nya." Presiden Brynn mengeluarkan 5 botol potion yang berbeda.
"Oh, apakah ini seperti yang digunakan oleh bos?" Tanya Jonas.
"Benar, seperti itu lah." Jawab Lein.
"Analisa apa yang akan terjadi jika aku meminum potion itu." Lein menganalisa.
[ analisa berlangsung ]
[ karena tubuh host sudah ditingkatkan, maka keefektifan potion itu akan berkurang dan hanya akan menambah 10 level ]
"10 level? Itu artinya tubuh ku akan setara dengan level 100 ya... Lumayan, aku tetap akan meminum nya." Lein mengambil potion itu.
"Hadiah kelima, yaitu hadiah terakhir adalah sebuah pil obat yang akan membuat mental kalian kebal terhadap serangan pikiran tingkat menengah."
"Kalau begitu kembali lah ke kamar kalian masing-masing dan gunakan semua hadiah nya." Ucap Presiden Brynn.
"Baik!" Mereka berlima menjawab.
"...Mereka semua sudah pergi, keluarkan kebahagiaan mu itu." Ucap Liza kepada Presiden Brynn.
"Hahaha!!!" Presiden melepas tudung jubah nya dan tertawa keras.
Presiden Brynn mempertahankan citra seorang Presiden Universitas, oleh karena itu ia menyembunyikan perasaan bahagia nya itu.
"Liza! Ayo minum!" Presiden Brynn mengeluarkan satu botol anggur mahal dan dua gelas.
"Ayo..." Liza juga tersenyum.
Mereka berdua kemudian minum bersama dan diterangi oleh cahaya bulan yang membuat suasana nya semakin indah.
...----------------...
"Lein, aku mendapatkan pesan dari Abelia." Isolda memberitahu Lein.
"Pesan? Bagaimana kamu bisa mendapatkan pesan dari Naga itu?" Tanya Lein bingung.
"Kami sesama naga bisa mengirimkan pesan, semakin kuat kita maka semakin jauh jaraknya." Isolda menjelaskan.
"Ah begitu, jadi? Apa pesan yang dikirimkan oleh Nyonya Abelia?" Lein bertanya pesan nya.
"Ia hanya menyuruh mu untuk pergi menemui diri nya." Jawab Isolda.
__ADS_1
"Hm, baiklah. Tapi bagaimana bisa aku pergi ke sana? Bukankah penjagaan di rumah walikota sanga ketat?" Lein tidak paham.
"Itu, jika kamu siap untuk pergi maka Abelia akan membukakan sebuah portal." Ucap Isolda.
"Portal? Sial. Aku lupa kalau dia adalah naga ruang." Lein menepuk dahi nya.
"Baiklah, ayo kita langsung kesana. Octiorb, kamu juga ikut." Ucap Lein kepada Octiorb.
"Kemana?" Octiorb tidak mendengar pembicaraan Lein dan Isolda.
"Ke kediaman walikota, menemui Nyonya Abelia." Jawab Lein.
"Eh mengapa?" Tanya Octiorb.
"Tidak tahu." Lein mengangkat bahu nya.
"Ah, biar kuberi tahu kamu. Nyonya Abelia adalah seorang naga dan Britta seorang setengah naga dan manusia." Tambah Lein.
"Apa!?" Octiorb berduri dan berteriak karena sangat terkejut.
"Kamu serius!?" Octiorb bertanya untuk memastikan.
"Aku serius." Angguk Lein dengan wajah datar.
"Sial, sebelum nya adalah peninggalan naga, sekarang ada naga asli dan juga ada setengah naga!?" Octiorb tidak tahu harus bereaksi bagaimana terhadap informasi itu.
"Aku tahu kamu akan terkejut, oleh karena itu aku memberitahu mu sekarang agar kamu tidak terkejut nanti." Ucap Lein.
"Hah...Baiklah terimakasih." Octiorb menghembuskan napas menenangkan diri nya.
"Kalau begitu ayo pergi. Isolda, katakan kepada Nyonya Abelia bahwa aku siap." Ucap Lein kepada Isolda.
"Baik!" Balas Isolda.
Beberapa saat kemudian, sebuah pusaran ruang muncul di depan mereka dan pusaran itu melebar menjadi sebuah lingkaran portal.
"Hm, jadi seperti ini portal ruang yang diciptakan oleh naga." Pikir Lein.
"Ayo pergi." Lein melangkah duluan diikuti oleh Octiorb.
...----------------...
"Ini... Taman mansion?" Pikir Lein melihat ke sekeliling.
"Selamat datang lagi, maaf jika memanggil mu tiba-tiba." Ucap Abelia saat Lein dan Octiorb datang.
"Ah tidak apa-apa nyonya." Balas Lein.
"Ikuti aku." Abelia berbalik dan berjalan ke suatu tempat.
__ADS_1