
"Permisi tuan..." Darom memanggil Octiorb.
"Ah, ya. Namaku Octiorb, aku teman dari orang yang terbang barusan." Octiorb memperkenalkan diri nya.
"Baik Tuan Octiorb. Itu.. Apakah Tuan Lein akan baik-baik saja?" Darom sepertinya khawatir dengan keselamatan Lein.
"Haha jangan khawatir, kepala desa. Lein bukanlah orang yang lemah, bahkan jika dia terluka parah, dia akan tetap bisa berdiri dan menghabisi semua musuh."
"Selain itu, dia juga bisa mengontrol emosi nya. Jadi tidak akan ada kasus dimana dia akan kehilangan kontrol dirinya karena emosi."
"Jangan khawatir, kepala desa." Octiorb meminta Darom untuk tidak mengkhawatirkan Lein.
"Huft..Baiklah.." Darom menghela napas lega mendengar kalau Lein akan baik-baik saja.
Octiorb segera menjadi serius, ia berjongkok di depan warga yang teracuni dan menyentuh luka-luka nya dengan tangan nya langsung.
"Tolong menjauh! Jangan sampai anda juga teracuni tuan!" Warga desa yang terluka menyuruh Octiorb untuk menjauh.
"Jangan khawatir, aku ini ahli." Ucap Octiorb dengan serius.
Octiorb menyentuh lubang-lubang kecil yang ada di kulit warga, Octiorb merasakan nya dengan mana agar ia bisa mengetahui apa yang menyebabkan kulit nya berlubang.
"Hm, ini disebabkan karena percampuran antara dua herbal yang memiliki sifat berlawanan yaitu sifat dingin dan panas."
"Kedua herbal itu adalah intinya dan Anarchy Order menggunakan beberapa herbal lain untuk memperparah efek nya."
"Sepertinya akan ada ahli racun diantara orang yang akan dilawan oleh Lein." Batin Lein.
Karena Octiorb sudah mengetahui apa yang menyebabkan kulit warga desa menjadi berlubang, ia segera mengeluarkan artefak kuali.
Lalu Octiorb juga mengeluarkan banyak herbal dan material lain nya. Mana dimasukkan ke dalam kuali untuk membuat kuali nya panas.
Octiorb memilih dan memasukkan beberapa herbal yang
bisa melawan gabungan herbal yang memiliki sifat dingin dan panas.
Artefak kuali nya menjadi sangat panas karena Octiorb memasukkan banyak mana lalu tiba-tiba saja kuali nya menjadi sangat dingin.
__ADS_1
Itu karena Octiorb juga membutuhkan obat atau ramuan yang memiliki sifat yang sama yaitu gabungan sifat dingin dan panas.
Namun obat penawar yang akan Octiorb buat efeknya harus lebih kuat dibandingkan dengan racun yang ada di kulit warga Desa Nadir.
"Aku membutuhkan air dalam jumlah yang banyak." Ucap Octiorb.
"!! - Warga yang bisa bergerak segera ambil air di sumur desa! Kita harus membantu Tuan Octiorb yang sedang membuat obat!" Darom memberi instruksi kepada warga yang lain.
"Baik!" Warga desa yang dari tadi ingin membantu segera bergerak.
Mereka semua mengambil wadah apapun yang bisa menampung air, lalu mereka semua pergi ke sumur desa yang letaknya sedikit jauh dari lapangan.
Lalu ada warga yang mencari wadah yang besar untuk di taruh di sebelah Octiorb. Mereka menemukan beberapa ember penampung air hujan dan menaruh nya di sebelah Octiorb.
Ada juga yang memiliki kemampuan air segera menggunakan kemampuan nya untuk mengisi air di ember di sebelah Octiorb.
Hampir seluruh warga menggunakan kemampuan mereka untuk membantu Octiorb, ada yang meningkatkan tubuhnya, kemampuan air, kemampuan angin, dan yang lain nya.
Octiorb hampir selesai menyelesaikan obat nya, ia hanya membutuhkan air. Octiorb menggunakan mana untuk mengambil air dari ember di sebelahnya lalu ia masukkan ke dalam artefak kuali.
Alasan Octiorb membutuhkan air karena untuk menstabilkan suhu obat yang akan selesai, Octiorb bisa menggunakan mana nya namun itu akan membuatnya cepat lelah.
"Selesai." Octiorb mengeluarkan obat yang berupa cairan berwarna hitam namun berbau harum.
Octiorb mengangkat cairan hitam itu dengan mana lalu ia datang membawa carian itu ke warga yang teracuni.
Lalu Octiorb menggunakan mana nya untuk mengolesi kulit warga desa yang berlubang-lubang dengan cairan penawar tersebut.
Octiorb dan warga desa lain nya menunggu hasil akhir nya, setelah beberapa menit, harapan warga desa mulai pupus namun Octiorb justru tersenyum.
"Berhasil." Octiorb tersenyum lebar.
Kulit warga desa yang tidak berubah apapun selama beberapa menit mulai berubah, lubang-lubang kecil nya mulai mengeluarkan cairan hijau dalam jumlah banyak.
Lalu setelah sekitar setengah menit, semua cairan hijau yang ada di dalam tubuh telah dikeluarkan semua dan lubang-lubang kecil nya perlahan-lahan mulai menutup sendiri.
"Oh!!!" Warga desa yang harapan nya hampir pupus melihat harapan lagi.
__ADS_1
Octiorb segera kembali untuk membuat lebih banyak cairan penawar. Yang tadi itu hanyalah uji coba apakah obat nya bekerja dengan baik atau tidak.
Sekarang, setelah melihat obat nya bekerja dengan baik, Octiorb segera memperbanyak carian penawar yang berwarna hitam itu.
Warga desa juga lebih bersemangat untuk membantu Octiorb, mereka berlari bolak-balik dari sumur ke lapangan desa dengan semangat.
Octiorb juga gembira sekaligus bangga bahwa ia bisa membuat penawar untuk racun yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
"Cairan penawar telah diperbanyak, warga yang tidak teracuni tolong bantu olesi cairan ini ke kulit warga yang teracuni!" Octiorb memberikan instruksi.
"Kalian semua mendengar nya bukan!" Teriak Darom.
"Ya!!" Balas semua orang.
Kepala desa Darom juga membantu mengolesi warga desa yang teracuni meskipun ia sudah sangat tua, namun sekarang ia merasa seperti masih muda.
Karena Darom juga sangat bersemangat sama seperti warga desa lain nya melihat kalau warna desa yang teracuni bisa sembuh berkat cairan penawar yang dibuat oleh Octiorb.
Bahkan di dalam hatinya, Darom sudah berterimakasih kepada Octiorb. Pertama adalah Lein yang sudah menyelamatkan mereka, sekarang adalah teman Lein yang menyelamatkan mereka.
"Oh dewa dan dewi, terimakasih karena engkau sudah mengirim dua orang hebat untuk membantu kami." Darom berterimakasih kepada dewa dan dewi di dalam hatinya.
Octiorb duduk bersandar di pagar karena ia sudah sangat kelelahan karena untuk membuat cairan penawar itu mengonsumsi banyak sekali mana.
Sambil melihat ke arah warga desa yang sedang saling membantu, Octiorb mengeluarkan ramuan penyembuh dan meminum nya.
"Ah, perasan saat menyelamatkan orang bagus juga..." Batin Octiorb.
Benar, Octiorb merasakan perasaan bahagia saat ia melihat kalau cairan penawar yang ia buat bisa menyelamatkan warga Desa Nadir yang teracuni.
"Yah, meskipun racun nya terlihat mengerikan, tetapi itu hanya akan berefek parah kepada orang yang tidak mahir dalam menggunakan mana."
"Jika Lein yang terkena racun ini, maka ia bisa dengan mudah menyembuhkan nya dengan mana karena ia memiliki kontrol mana yang sangat mahir."
"Eh, kurasa racun nya akan tidak berguna karena Lein memiliki ketahanan racun yang tinggi setelah menyerap banyak sekali racun dari John."
"Yah, mungkin racun nya tidak bisa menembus kulit Lein karena tubuh nya itu setara dengan level 100, jadi otomatis kulit nya juga sangat keras dan tebal."
__ADS_1
"Haha, aku tidak perlu mengkhawatirkannya, dia sudah sangat kuat." Octiorb tersenyum.