Analysis Eye

Analysis Eye
Hadiah dari Szem


__ADS_3

"Huh?" Lein membuka mata nya.


Ia melihat ruangan yang familiar, ia bangun dari tidur nya lalu duduk. Ia melihat sekeliling dan menyadari bahwa ia sedang berada di kamar rumah presiden Brynn.


"Bagaimana dengan luka ku." Lein segera bermeditasi.


Lein memeriksa bagaimana kondisi luka-luka nya. Semua organ dalam nya hampir sembuh karena efek dari dragon dance.


Namun Lein menyadari ada sesuatu yang berbeda di tubuhnya namun ia tidak tahu apa itu. Tiba-tiba saja kepala Lein sakit.


"Ugh!" Lein memegangi kepala nya.


"Arghh!" Lein berteriak kesakitan.


*tap tap tap (suara langkah kaki)


"Lein! Ada apa!" Liza masuk dan bertanya


Presiden Brynn juga mengikuti Liza dari belakang.


"hah...hah..." Napas Lein terengah-engah.


"Hahahaha" Lein tertawa keras seperti orang gila.


Liza dan Presiden Brynn bingung mengapa Lein tertawa padahal ia baru saja siuman. Mereka mengira bahwa Lein gila karena efek pertempuran.


"Aku tidak apa-apa." Lein menghentikan tawanya.


"Bagaimana, apakah luka-luka mu sudah sembuh?" Presiden Brynn bertanya kepada Lein.


"Hampir, pres." Lein menjawab.


"Bagaimana dengan..." Lein tidak perlu menyelesaikan ucapan nya.


Presiden Brynn mengambil remote di meja sebelah tempat tidur dan menyalakan televisi yang ada di dalam kamar.


...****************...


Acara berita televisi.


"Pemirsa yang terhormat, tadi pagi beredar sebuah laporan bahwa kediaman keluarga Barqi telah hancur tak tersisa."


"Saat pihak berwenang datang ke lokasi untuk memeriksa, mereka menemukan banyak sekali mayat yang identitas nya sudah dikonfirmasi. Mereka adalah pasukan dari keluarga Barqi."


"Laporan juga mengatakan bahwa tetua kembar mereka yaitu Jayme dan Jayma, lalu tangan kanan Patriark Nolan, Mathis telah mati di lokasi"


"Keluarga Barqi tidak memberikan jawaban yang pasti terkait kejadian kali ini. Mereka hanya menjawab ada pertarungan dengan musuh saat dini hari."


"Namun masyarakat kurang percaya dengan hal itu, karena untuk menghancurkan keluarga Barqi dibutuhkan kekuatan yang besar."


"Dan tidak ada laporan bahwa musuh-musuh kuat keluarga Barqi bergerak melawan mereka. Jadi masyarakat percaya pasti ada variabel lain yang terlibat."


...****************...

__ADS_1


"Meskipun kurang, namun ini sudah cukup bukan?" Presiden Brynn tersenyum.


"Terimakasih pres, itu sudah cukup." Lein mengangguk.


"Baiklah, istirahat lah. Aku masih punya banyak urusan." Presiden Brynn lalu meninggalkan kamar.


"Kemana saja kamu Liza?" Lein kemudian bertanya kepada Liza yang lama tidak terlihat.


"Leviarves menghubungi ku." Liza menjawab dengan jujur.


"Leviarves!? Apakah ada sesuatu?" Lein terkejut mengenai Leviarves yang menghubungi Liza.


"Tidak, justru aku juga bingung. Leviarves mengatakan bahwa aku harus selalu bersama mu." Liza memiringkan kepala nya.


"Bersama ku? Apakah naga itu mengatakan alasan nya?" Lein juga bingung.


"Yah.. Leviarves mengatakan ia juga tidak tahu. Ia sendiri diberitahu oleh God of Dragon, Bionmurth. Saat Leviarves mengatakan alasan nya, Bionmurth mengatakan bahwa ia berhutang budi kepada dewa lain, Szem." Liza menjawab.


"Szem!?" Lein mendengar nama yang selalu ia ingat.


"Ya, meskipun aku tidak mengerti, namun bahkan jika tidak disuruh aku akan selalu bersama mu Lein!" Liza tersenyum.


"Terimakasih Liza. Ngomong-ngomong, aku merasakan kamu bertambah kuat ya.." Ucap Lein yang merasakan aura Liza.


"Ya, ini imbalan dari Bionmurth. Aku sekarang bisa menggunakan kekuatan Leviarves dengan bebas. Dan apakah kamu mau tahu level ku sekarang?" Mata Liza berbinar-binar.


"...Tentu." Lein juga penasaran.


"Aku level 154!" Liza menunjukkan pose dua jari 'peace'.


"Hehe, apakah kamu terkejut? Kamu terkejut bukan?" Liza mengatakan itu dengan nada sombong.


"Baiklah-baiklah, aku sangat terkejut." Lein tidak tahan dengan Liza.


"Hehe, istirahat lah aku akan membuatkan makanan untuk mu." Liza lalu keluar kamar.


...----------------...


"Sekarang, haruskah aku memeriksa hadiah dari Szem?" Lein bermeditasi lagi.


Lein tadi tertawa karena ia menerima hadiah dari Szem. Dan ia juga menerima pesan dari Szem.


Szem berkata "Teruslah bertambah kuat. Ini adalah hadiah dari ku karena kamu sudah bekerja keras dan kamu juga disukai oleh naga waktu."


Lein paham bahwa naga waktu yang dimaksud Szem adalah leluhur Isolda. Mungkin ia berterima kasih karena Lein menyelamatkan Isolda dari tangan jahat.


Lein ingin memeriksa nya hadiah secara langsung namun ia tidak sempat memeriksa nya karena kedatangan presiden Brynn dan Liza.


Sekarang Lein akan memeriksa nya, ia berpikir sehebat apa hadiah yang akan diberikan oleh dewa.


"!!" Saat Lein memeriksa nya, ia terkejut dan tidak bisa berkata-kata.


Karena hadiah yang diberikan Szem itu adalah....

__ADS_1


Jantung Naga!!


Napas Lein menjadi terengah-engah karena terlalu bersemangat. Lein berpikir ini ada hubungan nya dengan Bionmurth.


Bionmurth berhutang budi kepada Szem. Szem meminta balasan hutang Budi itu dengan jantung naga. Lalu Szem memberikan jantung naga kepada Lein.


Lalu Bionmurth menyuruh Liza agar selalu bersama mungkin sebagai bayaran tambahan hutang Budi nya.


Liza juga diuntungkan disini. Ia naik 10 level dan diberikan berkah oleh Bionmurth yang membuat Liza bisa dengan bebas menggunakan kekuatan Leviarves.


"Analisa jantung naga ini." Lein menjadi tenang dan menganalisa.


[ analisa berlangsung ]


[ Jantung Naga Waktu


rank : -


Sebuah jantung naga yang fungsinya sangat beragam ]


"Naga waktu... Sial hadiah ini.... sangat berharga!" Lein ingin berteriak melampiaskan kebahagiaan nya.


"Namun mengapa memberikan jantung naga waktu jika Bionmurth yang berhutang budi pada Szem?" Lein bingung.


"Ah, mungkin karena leluhur naga waktu ingin berterima kasih kepada ku dan menawarkan jantung naga waktu lalu Bionmurth mengizinkan nya." Lein berpikir


"Lalu karena dirasa kurang cukup untuk balas budi, Bionmurth memberikan kekuatan kepada Liza dan menyuruh nya untuk tetap bersama ku." Itu adalah kesimpulan Lein.


"Lalu fungsi dari jantung naga ini adalah..." Lein memeriksa fungsi jantung naga waktu ini.


Fungsi dari jantung naga ini beragam. Lein bisa menyerap semua elemen yang ada di dunia. Tubuh Lein juga akan diperkuat yang bahkan bisa setara dengan fisik naga.


Kecepatan penyerapan mana dan kecepatan pemulihan tubuh menjadi lebih cepat dan lebih efektif. Yang terakhir bisa membuat Lein cepat beradaptasi dengan segala kondisi.


"Haha, Aku.... sungguh beruntung." Lein tersenyum lebar.


"Ci~" Isolda berubah menjadi wujud naga.


Isolda merasakan perasaan yang sama seperti dirinya. Isolda menempelkan kepala nya ke tubuh Lein dengan manja.


Lein tertawa dan mengelus-elus kepala Isolda dengan lembut. Mereka bermain sebentar sebelum akhirnya kelelahan dan tertidur karena mereka memang belum pulih.


*tap tap tap (suara langkah kaki)


"Lein, makanan sudah...." Liza membuka pintu dan melihat Lein tertidur.


"!!" Namun Liza terkejut dengan keberadaan naga disampingnya


"Naga!? Sejak kapan Lein memiliki naga..." Liza berpikir keras.


"Ah terserah." Liza tidak terlalu memikirkan nya.


Liza juga berpikir pesan dari God of Dragon, Bionmurth ada kaitan nya dengan Lein atau dengan naga disampingnya.

__ADS_1


Liza menghela napas kecil dan menaruh makanan yang dibawa nya di meja disebelah tempat tidur. Liza lalu memakaikan selimut kepada Lein dan Isolda.


Setelah melihat mereka sebentar, Liza berbalik dan keluar dari kamar agar tidak menganggu istirahat Lein.


__ADS_2