
Beberapa waktu sebelumnya.
Disisi Negara Tundra, para pasukan mereka sedang bertarung melawan anggota Anarchy Order dan monster yang sedang menyerang mereka.
Anggota Anarchy Order yang menyerang Negara Tundra berjumlah ribuan yang dilengkapi dengan alat untuk menyerang yang canggih.
Anarchy Order juga menggunakan monster yang sepertinya sudah dijinakkan dan digunakan untuk membantu mereka menyerang Negara Tundra..
Jika itu dulu, Negara Tundra akan berusaha untuk bertahan dari serangan Anarchy Order karena mereka tidak tahu bagaimana kekuatan markas mereka.
Jadi dulu mereka memutuskan untuk bertahan karena untuk mencari informasi mengenai Anarchy Order yang banyak.
Karena jika mereka salah satu langkah saja saat menjalankan rencana mereka, rakyat Negara Tundra bisa dalam bahaya.
Namun sekarang, karena Lein dan Liza yang akan melawan markas Anarchy Order di sisi lain Tundra Desert, Negara Tundra bisa sedikit rileks.
Mereka memutuskan untuk melawan balik para anggota Anarchy Order yang selama ini telah menyerang mereka dan membuat banyak sekali kerusakan.
Para pasukan dari Ras Gias menggunakan senjata tangan seperti pedang, kapak, tombak, palu, gada dan senjata yang lain nya
Namun bukan senjata tangan tradisional, senjata mereka sangatlah canggih. Mereka bisa menyalurkan mana ke senjata mereka dan senjata nya akan meningkat drastis.
Bahkan ada beberapa senjata yang bisa menembakkan peluru kecil karena di dalam nya terdapat ruang untuk menyimpan peluru.
Lalu pasukan jarak jauh menggunakan senjata api berupa senapan mesin yang memiliki kecepatan tembak yang sangat cepat.
Lalu ada sniper panjang yang memiliki daya tembak yang sangat kuat yang bisa menembus armor apalagi tubuh manusia.
Ada juga tank-tank besar yang menembakkan peluru besar dan membuat ledakan dahsyat saat bersentuhan dengan objek.
Namun Negara Tundra memutuskan untuk tidak menggunakan pesawat atau helikopter untuk melawan Anarchy Order.
Karena Anarchy Order memiliki penghalang di atas mereka yang bisa menghasilkan listrik yang memiliki kekuatan yang bisa membuat mesin mati.
Negara Tundra juga tidak menggunakan rudal atau misil untuk menyerang Anarchy Order karena takut dampak serangan nya akan mengenai pasukan sendiri.
Meskipun mereka memiliki senjata yang canggih, tetap saja ini adalah perang. Jadi masih ada korban dalam pihak mereka maupun pihak Anarchy Order.
...----------------...
__ADS_1
"Ha!" Teriak Rye yang menebas tubuh monster serigala gurun yang memiliki tinggi orang dewasa.
Rye ikut berperang melawan monster-monster berukuran besar. Karena monster-monster besar sedikit sulit untuk diserang, jadi Rye memutuskan untuk turun tangan.
Rye merupakan salah satu petarung teratas di Negara Tundra yang bisa mengeluarkan kekuatan yang sangat besar meskipun usia nya tergolong muda.
Jadi saat Rye ikut bertarung, moral para pasukan meningkat dan mereka mendapatkan kembali semangat mereka untuk melawan Anarchy Order dan monster-monster nya.
"Monster nya sangat banyak, namun aku percaya kalau Negara Tundra bisa memenangkan perang ini." Batin Rye sambil melihat ke sekeliling.
...----------------...
Di atas tembok Negara.
Ger sedang berdiri dan mengamati situasi perang. Ger memiliki otak yang cerdas dan selain menjadi presiden, dulu dia adalah sang ahli strategi.
Sekarang meskipun dia sudah pensiun, penglihatan dan kepintaran nya tidak menurun. Jutsru dia menjadi semakin bijak setelah bertambahnya usia.
Biasanya dulu saat merancang suatu strategi, Ger sangat bersemangat dan selalu merencanakan strategi untuk menyerang.
Karena saat itu dia masih dalam usia prima dan memiliki semangat juang yang tinggi yang membuat nya menyukai pertarungan.
Di sebelah Ger ada Alder, dia juga merupakan salah satu petarung teratas di Negara Tundra yang posisinya lebih tinggi dari Rye.
Jadi dia sekarang ikut mengamati situasi perang di depan sana bersama dengan Ger dan sesekali ia juga memberi saran dalam strategi.
...----------------...
Di dalam tembok negara, di area medis.
Octiorb saat ini sedang memberikan obat kepada prajurit yang sedang terluka. Ia memasukan obat yang sudah ia buat ke dalam mulut prajurit.
"Tuan Octiorb, ada prajurit yang memiliki kondisi aneh!" Perawat datang menghampiri Octiorb.
"Bawa aku kesana." Octiorb berdiri dan mengikuti perawat.
Octiorb lalu melihat prajurit yang kondisi nya sedikit aneh. Karena tidak ada luka apapun di tubuh nya namun dia terlihat lemas.
Octiorb berjongkok di sebelah prajurit itu dan menyentuh nadi di tangan nya dan merasakan kalau nadi nya tidak lemah.
__ADS_1
"Dia baik-baik saja, tidak ada yang bahaya di dalam tubuh nya. Sepertinya masalah nya berada di otak nya." Ucap Octiorb.
"Otak?" Perawat dan dokter di sebelah Octiorb tidak paham.
"Ya, kemungkinan besar dia terkena serangan sihir yang menyerang otak nya yang membuat dia merasakan ilusi yang terasa nyata." Octiorb menjelaskan.
"Ah, karena dia merasakan ilusi yang terasa nyata jadi itu membuat tubuh nya lemas seolah-olah dia merasakan nya langsung ya!" Dokter dan perawat di sebelah Octiorb paham dengan penjelasan Octiorb.
"Ya, seperti itu." Octiorb mengeluarkan botol kecil yang isinya berisi cairan berwarna merah muda.
"Beri dia ramuan ini. Efek nya bisa menenangkan saraf otak dan membuat ilusi nya melemah, kemudian setelah beberapa saat berikan dia ramuan penambah mana." Ucap Octiorb.
"Baik! Terimakasih tuan!" Perawat menerima ramuan itu dan mengangguk.
Octiorb kemudian pergi ke korban selanjutnya dan tugas nya adalah untuk mengobati orang yang terluka parah atau dengan kondisi aneh.
Untuk orang dengan luka ringan, itu akan diatasi oleh perawat dan dokter muda karena penanganan nya sangatlah mudah.
"!! - Itu suara Isolda." Octiorb mendengar raungan Isolda yang sangat keras.
"Karena Isolda ikut bertarung itu berarti Lein dan Liza sedang melawan orang atau monster yang kuat sedangkan Isolda melawan monster-monster lemah namun dalam jumlah banyak ya..." Batin Octiorb.
Octiorb bisa menebak nya dengan akurat, meskipun ada bagian yang salah. Yaitu Isolda yang bukan menghadapi monster lemah.
Isolda menghadapi monster kuat dalam jumlah banyak, namun karena dia adalah seekor naga jadinya monster itu terasa lemah.
"Yah, serahkan saja pada mereka. Aku fokus untuk mengobati korban yang temukan." Octiorb melanjutkan tugas nya.
...----------------...
Kembali ke waktu semula.
Lein dan Liza sudah menyiapkan serangan gabungan yang akan membuat Nolan terluka parah jika terkena serangan ini.
"Apakah kamu siap?" Tanya Lein.
"Aku siap." Angguk Liza.
Lein membuat banyak sekali bola-bola mana yang berukuran kecil lalu Liza memasukan Api Leviarves ke dalam bola-bola mana tersebut.
__ADS_1
Lalu pengendalian bola-bola mana diserahkan kepada Liza dan Lein akan melakukan sesuatu yang lain yang menjadi kunci utama dalam serangan gabungan mereka.
"Sekarang!" Teriak Lein.