Analysis Eye

Analysis Eye
Kompetisi antar Negara : Anna vs Olson


__ADS_3

"Void Skill : Void Slash!" Anna menyerang secara horizontal ke arah Olson.


Sebuah tebasan ringan yang mampu membelah ruang dan serangan nya tidak terlihat membuat Olson menjadi panik.


"Archer Skill : Multiple Shoot." Ucap Olson.


Olson menggunakan skill nya dan menembakan satu anak panah sihir yang kemudian anak panah itu berlipat ganda menjadi dua kemudian empat dan seterusnya.


Namun anak panah sihir yang Olson tembakkan ke arah Anna hancur saat berada di tengah jalan oleh kekuatan tidak terlihat.


Kekuatan tidak terlihat itu adalah Void Slash milik Anna yang menghancurkan anak panah sihir Olson dan mendekati Olson.


"Sial!" Teriak Olson.


"Tidak ada cara lain!" Pikir Olson.


Olson mengeluarkan sebuah pecahan permata dari inventory nya dan melemparkannya ke arah depan secara langsung.


Void Slash milik Anna bertabrakan dengan pecahan permata yang Olson lempar dan kemudian terjadi lah ledakan.


"Pecahan permata itu... Apakah itu senjata nya? Atau sebuah artefak?" Ucap Anna dengan suara lirih.


"Hahaha! Kamu terkejut bukan!? Itu adalah artefak berharga milikku! Berbanggalah!" Teriak Olson dengan nada arogan.


"Jadi artefak ya..." Pikir Anna.


"Artefak katamu? Pecahan permata mu itu hanya mampu menangkis satu serangan ku saja dan kamu dengan bangga nya mengatakan itu artefak?" Anna mengejek Olson.


"Diam!" Olson marah karena malu.


Memang benar jika itu adalah artefak maka tidak mungkin akan langsung hancur karena hanya menangkis satu serangan saja.


Olson juga tidak tahu bahwa pecahan permata nya akan hancur dalam satu serangan. Pecahan permata itu diberikan oleh gurunya.


"Void Skill : Void Slash." Anna langsung menyerang Olson lagu.


"Void Skill : Teleportation." Kemudian Anna langsung berpindah tempat ke belakang Olson.


Olson yang akan berlari menghindari Void Slash Anna mengurungkan niatnya karena ia melihat bahwa Anna juga akan menyerang dari belakang.


"Kena." Ucap Anna akan menusuk perut Olson dari belakang.


Namun saat ujung pedang Anna akan menyentuh Olson, tiba-tiba saja muncul listrik dari tubuh Olson yang kemudian menyelimuti seluruh tubuh nya.

__ADS_1


"Gawat." Anna segera mundur menjauhi Olson untuk menjaga jarak.


Setelah beberapa saat, listrik menghilang dari tubuh Olson dan sekarang penampilan Olson berubah.


Olson sekarang mengenakan full armor besi yang menyelimuti tubuhnya, dan sekarang ia tidak tampak seperti seorang pemanah.


"Tunggu, mengapa dia memakai full armor besi?" Anna tidak bisa memahami nya.


"Dan dia bahkan masih memegang busur, itu artinya dia tetap seorang pemanah namun dengan full armor!?" Anna tidak tahu harus bagaimana.


Pemanah adalah orang yang memiliki kecepatan dan kelincahan dan mereka biasanya melindungi tubuh mereka dengan armor kulit yang ringan.


Jika Olson memakai full armor besi maka itu akan memberatkan tubuhnya dan ia tidak bisa lagi disebut sebagai pemanah.


"Kali ini aku yakin akan membunuhmu." Ucap Olson dari balik armor kepala nya.


Sesuatu yang tidak disangka oleh Anna terjadi. Olson tiba-tiba saja menghilang dari pandangan nya dalam sekejap.


"!!" Anna menjadi waspada.


"Bagaimana bisa!? Bukankah dia memakai armor besi yang berat!? Bagaimana bisa dia bergerak dengan cepat!?" Anna berpikir cepat.


"Tunggu, listrik! Jika listrik yang muncul tadi membuat pergerakan Olson menjadi sangat cepat maka ini menjadi masuk akal." Anna menemukan alasan nya.


"Sedang memikirkan apa?" Suara Olson terdengar antara pepohonan bersamaan dengan datangnya anak panah sihir.


Anna bisa melihat Olson saat sedang membidik, namun Anna tidak bisa mengikuti pergerakan Olson yang sangat cepat.


"Karena dia menggunakan artefak, maka aku juga akan menggunakan artefak yang diberikan oleh ayahku!" Pikir Anna.


Anna mengeluarkan sebuah kristal kecil berwarna putih dan menghancurkan nya. Kemudian kekuatan yang melimpah memasuki tubuh Anna.


"Ayah bilang artefak ini hanya bisa dipakai dalam waktu 5 menit. Namun aku akan menggunakan semua kekuatan yang ada dalam serangan ini!" Mata Anna menunjukkan ketegasan.


Kristal yang baru saja Anna hancurkan adalah sebuah artefak sekali pakai yang memiliki efek memberikan kekuatan yang melimpah untuk sementara waktu.


"Void Skill : Void Slash." Anna berteriak.


Anna menggunakan serangan Void Slash lagi namun bedanya kali ini kekuatan yang terkandung dalam Void Slash sangat berbeda dengan yang sebelumnya.


Void Slash yang Anna keluarkan saat ini memiliki kecepatan yang berlipat ganda dan kekuatan penghancur yang mengerikan.


"!!" Olson melebarkan matanya.

__ADS_1


Olson bisa merasakan bahwa Void Slash kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya, Olson segera bergerak ke lokasi yang jauh untuk menghindari serangan Anna


Namun saat ia berpikir ia sudah berada di lokasi yang jauh, Void Slash Anna masih ada dan menghancurkan segala sesuatu yang dilewati nya.


"Sialan!" Umpat Olson.


"Archer Skill : Devil's Arrow." Olson mengeluarkan semua kekuatan nya di dalam satu serangan ini.


Olson menciptakan satu anak panah sihir di busur nya yang memiliki aura mengerikan dan anak panah nya berwarna ungu kehitam-hitaman.


"Matilah!" Teriak Olson melepaskan anak panah nya.


Devil's Arrow milik Olson melesat kencang menuju Void Slash milik Anna yang juga sedang menuju Olson.


Kedua serangan itu bertemu dan menghasilkan ledakan yang sangat dahsyat sampai gelombang ledakan nya menghempaskan semua hal di sekitar nya.


Setelah beberapa detik, Olson menyipitkan matanya berpikir siapa serangan yang menang.


"Pasti serangan ku!" Pikir Olson.


Namun saat Olson sedang berbangga hati, ia melihat asap di depan nya terbelah oleh sesuatu yang tidak terlihat.


"Tidak mungkin! Ini serangan wanita itu!" Olson membelalakkan matanya tidak percaya.


Void Slash milik Anna datang dan mengenai Olson. Beruntung Olson memiliki armor besi nya, jika tidak maka tubuhnya dipastikan akan terbelah menjadi dua.


Karena Void Slash milik Anna masih mengandung kekuatan yang dahsyat bahkan setelah menghancurkan Devil's Arrow milik Olson.


Olson yang terkena Void Slash milik Anna terhempas jauh sampai menabrak dan menghancurkan beberapa pohon di belakang nya.


Kemudian mata Olson menjadi putih dan mulutnya terbuka lebar tanda bahwa ia telah kehilangan kesadaran nya karena dampak Void Slash milik Anna.


"Hah...Hah..." Napas Anna terengah-engah.


"Untung saja aku mengerahkan semua kekuatan ku di dalam Void Slash barusan...." Pikir Anna.


Jika Anna hanya memasukan setidaknya hanya setengah kekuatan, maka bisa dipastikan bahwa Anna yang akan kalah dari Olson.


"Sebelum beristirahat, mari ambil jarahan..." Ucap Anna mendekati tubuh Olson.


Anna kemudian mengambil tas penyimpanan milik Olson dan kemudian Anna berjalan menjauh mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat.


"Hah..." Anna meminum potion penyembuh.

__ADS_1


"Aku sudah menang, semoga yang lain juga menang..." Pikir Anna.


Anna kemudian bersandar di Pohon Oxtara dan menutup matanya mengistirahatkan tubuh nya yang sudah lelah karena pertarungan.


__ADS_2