Analysis Eye

Analysis Eye
Lein vs Barqi (1)


__ADS_3

Universitas Dragon Heart, Rumah milik Presiden Brynn.


Sore hari.


Lein sekarang berada di halaman rumah presiden Brynn.


"Ini berisi informasi mengenai keluarga Barqi." Presiden Brynn memberikan sebuah dokumen.


"Baiklah, ini akan berguna. Aku akan membaca nya saat diperjalanan." Lein menerima dokumen itu.


"Lalu, kartu ini." Presiden Brynn menunjukkan sebuah kartu.


"Fungsi kartu ini bisa membebaskan kamu keluar masuk universitas." Presiden Brynn menjelaskan fungsi kartu itu.


"Ini akan memudahkan ku." Lein menaruh kartu itu di saku pakaian nya.


"Dan terakhir, aku akan meminjamkan artefak ini." Presiden Brynn memberikan sebuah artefak berbentuk gelang.


"Artefak? Apa fungsi Artefak ini?" Lein memakai gelang itu di tangan kanan nya.


"berfungsi sebagai penyimpanan mana dua sampai tiga kali lipat dari kapasitas mana pengguna nya." Presiden Brynn menjelaskan fungsi Artefak itu.


"sangat hebat!?" Lein tidak menyangka fungsi Artefak ini sangatlah hebat.


"Fufufu, tentu saja." Presiden Brynn membusungkan dadanya.


"Pesan terakhir, berhati-hatilah dan pastikan kamu menang." Presiden Brynn berkata dengan serius.


"Tunggulah, sebentar lagi akan ada berita yang berisi tentang kehancuran keluarga Barqi." Lein berbalik dan berlari menuju gerbang keluar.


"..." Presiden Brynn hanya melihat punggung Lein dengan tenang dan senyum tipis.


...----------------...


Lein keluar dari gerbang dengan mudah karena ia menunjukkan kartu yang diberikan oleh presiden Brynn.


sepanjang perjalanan, Lein juga mencerna informasi dari dokumen yang presiden Brynn berikan.


Keluarga Barqi berumur sekitar 2 abad, lebih tepatnya 197 tahun di ibukota ini.


Keluarga Barqi menjalankan bisnis berupa jasa yaitu pengawalan. Klien akan menyewa pengawal untuk keperluan mereka.


Biasanya adalah pengawalan anak keluarga, barang yang akan dikirimkan, melindungi sesuatu, bahkan ada beberapa klien yang menyewa pengawal namun bukan untuk mengawal.


Ada beberapa klien yang menyewa pengawal untuk mengurus pekerjaan kotor yang tidak bisa klien lakukan. Dan keluarga Barqi dengan senang hati menerima misi itu.


"Hm, aku jadi punya alasan jika aku ketahuan mengapa aku menghancurkan keluarga Barqi, kekeke." Lein menyeringai.


"Isolda, kamu akan ikut bertarung atau tidak?" Lein bertanya kepada Isolda yang masih berbentuk kalung.


"Ci!" Isolda menjawab 'aku ikut!' dengan nada marah.


"Sepertinya kamu menyimpan dendam ya... Sudah jelas kamu akan begitu." Lein paham mengapa Isolda marah.


"Baiklah, kamu harus bertarung dengan benar, karena kamu belum membangkitkan kemampuan waktu mu." Lein berkata.


"Ci~" Isolda menjawab 'aku tahu'


"Bagus." Lein mempercepat langkah nya.


...----------------...

__ADS_1


Saat menjelang malam, Lein sudah sampai di dekat kediaman keluarga Barqi. Kedisiplinan nya ada di pinggiran kota Dragon Tide.


Dengan sekitarnya adalah hutan-hutan dan Padang rumput. Kediaman keluarga Barqi sangat mewah untuk sekelas keluarga dua abad.


"Lokasi yang bagus, jika aku mengacau maka tidak ada orang asing yang melihat atau mengganggu." Lein berpikir seperti itu.


"Baiklah, ayo mulai." Lein bergerak menuju kediaman dengan menyembunyikan hawa keberadaan nya.


...----------------...


Pusat Kota Dragon Tide, disebuah gedung pencakar langit.


"Bagaimana dengan perintah ku kemarin?" Nolan berbicara dengan pria tua yang sebelumnya.


Pria tua itu adalah asisten sekaligus tangan kanan Nolan. Ia sudah bekerja di keluarga Barqi sejak kecil. Nama nya adalah Mathis.


"Saya sudah menyewa banyak assassin dan juga mengerahkan kekuatan keluarga Barqi." Mathis menjawab


"Berapa banyak yang ada di kediaman keluarga?" Nolan bertanya lalu menyalakan rokok.


"Karena kita mengerahkan orang-orang untuk rencana sebelum nya ditambah dengan masalah kali ini.... Maka hanya ada sekitar 100 orang yang menjaga kediaman." Mathis membuka dokumen dan melaporkan nya.


"100 ya... Itu sudah cukup." Nolan menghisap rokok nya.


"Pastikan mereka menyelesaikan misi ini dan bawa mayat Lein ke hadapan ku." Nolan berkata dengan kejam


"Ya!" Mathis membungkukkan badannya dan keluar dari ruangan.


...----------------...


"Analisa medan kediaman keluarga Barqi." Lein sekarang berada di sebuah pohon yang tinggi untuk menganalisa medan.


[ analisa berlangsung ]


[ analisa selesai ]


Seketika muncul sebuah hologram 3D yang sama persis dengan struktur dan medan kediaman keluarga Barqi.


"Hm, ada 3 lantai di bawah tanah ya." Lein melihat ada ruang bawah tanah sekitar 3 lantai di bawah kediaman keluarga Barqi.


"Kalau begitu aku akan meletakan 'bom' di ruangan paling dasar dan di tempat yang berfungsi sebagai fondasi rumah nya." Lein membicarakan tentang bom mana yang digunakan untuk membunuh Fon Bee.


"Analisa ada berapa orang yang ada di sana." Lein menganalisa lagi.


[ analisa berlangsung ]


[ ada sekitar 120 orang di kediaman keluarga Barqi ]


"120 orang? sangat sedikit. Kalau begitu bedakan sesuai kategori." Lein agak bingung.


[ hitam adalah orang-orang Barqi dan merah adalah orang-orang yang disewa oleh keluarga Barqi ]


Lalu seketika muncul 80 titik berwarna hitam dan 40 titik berwarna merah yang tersebar di hologram 3D.


"Ada yang janggal, mengapa hanya ada 120 orang yang menjaga kediaman ini." Lein berpikir apa alasan nya.


"Jangan-jangan! Mereka mengerahkan pasukan utama mereka ke universitas untuk membunuh ku?" Lein tiba-tiba tersadar.


"Kekeke, kalau begitu ini akan menguntungkan ku." Lein menyeringai.


Karena Lein bisa mengambil kesempatan untuk mencuri beberapa barang berharga lalu menghancurkan kediaman keluarga Barqi.

__ADS_1


"aku harus mengeluarkan semua yang bisa aku gunakan." Lein menarik napas dalam-dalam.


"Analisa rute yang tepat agar aku bisa menghabisi semua musuh." Lein menganalisa


[ analisa berlangsung ]


[ analisa selesai ]


[ rute sudah dibuat ]


[ silakan periksa di peta 3D ]


"Bagus. Kalau begitu, ayo kita mulai." Lein bergerak.


Lein tidak menyembunyikan keberadaan nya, ia juga langsung menggunakan dragon dance.


Isolda juga berubah bentuk menjadi wujud naga nya. Isolda berkata bahwa ia ingin pemanasan. Lein tertawa dengan ucapan Isolda namun mengizinkan nya.


Namun Lein tidak menggunakan artefak yang diberikan oleh presiden Brynn, karena yang akan ia hadapi hanyalah orang lemah.


Karena Lein sudah tau, orang-orang kuat pasti sedang menuju ke universitas dragon heart untuk membunuh dirinya.


Lawan yang akan Lein hadapi saat ini rata-rata hanyalah berlevel 40. Dan setelah terus menerus latihan, level Lein sekarang adalah...



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 40


STR : 35


AGL : 35


VIT : 35


INT : 35


poin kosong: -



Kemampuan : Analysis Eye


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



Lein sudah naik 3 level semenjak terakhir kali ia membunuh tagrotte. Lein naik level karena ia terus-menerus berlatih entah itu latihan mana atau pertarungan.


Lein sekarang bisa menghadapi setidaknya sekitar 10 orang berlevel 40 secara langsung. Karena Lein sudah diajar banyak oleh Dekan Hido.

__ADS_1


// naik level tidak hanya dengan membunuh monster atau manusia. Bisa juga dengan berlatih, asalkan berlatih sebuah latihan yang bisa memperkuat tubuh atau kekuatan //


__ADS_2