Analysis Eye

Analysis Eye
Kemampuan Isolda


__ADS_3

"Wah!!?" Teriakkan presiden Brynn terdengar di seluruh rumah.


"Ada apa!?" Liza berlari saat ia mendengar Brynn berteriak.


"Kenapa.... ada naga!?" Brynn menunjuk ke arah Isolda.


"Ah ini..." Liza menepuk dahi nya karena ia juga tidak bisa memberikan jawaban.


"Hoam.. ada apa.." Lein bangun dan melihat ada presiden Brynn dan Liza di kamar.


"Jelaskan... mengapa ada naga di samping mu." Presiden menyuruh Lein untuk menjelaskan.


"Oh, Isolda yang presiden maksud? Jadi begini..." Lein menceritakan seluruh kejadian saat Lein bertemu dengan Isolda.


Lein hanya menyembunyikan bahwa ia dan Isolda telah menjalin kontrak jiwa.


"Jadi sejak saat itu ya.." Presiden Brynn menghela napas.


Mereka bertiga lalu berbincang sebentar. Presiden Brynn lalu pergi ke kantor nya karena ia memang sibuk. Sedangkan Liza pergi ke ruang latihan bawah tanah rumah.


Sedangkan Lein, ia sedang berusaha untuk membangunkan Isolda karena bahkan teriakan presiden Brynn saja tidak membangunkan nya.


Tiba-tiba Lein merasakan sesuatu ditubuhnya. Bukan rasa sakit atau rasa yang lain, Lein merasakan perasaan yang asing namun familiar.


Setelah mengingat-ingat, Lein akhirnya tau rasa ini. Yang Lein rasakan sekarang adalah rasa saat ia dan Isolda menjalin kontrak jiwa.


Lein gelisah dan ia menggunakan analysis eye nya untuk menganalisa situasi ini.


"Analisa apa yang sedang terjadi." Lein menganalisa.


[ analisa berlangsung ]


[ jiwa host bereaksi karena Isolda sedang membangkitkan kemampuan nya ]


"Isolda!" Lein segera menoleh ke arah Isolda.


Perasaan yang dirasakan oleh Lein semakin kuat. Lein beranjak dari tempat tidur dan menjauh dari Isolda karena takut akan menganggu proses kebangkitan kemampuan nya.


"Berjuanglah Isolda." Lein menyemangati Isolda meskipun ia tahu bahwa Isolda tidak dapat mendengar nya.


Banyak mana yang diserap oleh Isolda. Tubu Isolda melayang dan mengeluarkan cahaya yang redup. Kemudian....


*cling (suara cahaya bersinar terang)


Lein menutupi matanya karena cahaya nya terlalu terang. Saat cahaya menghilang, Lein melihat aura Isolda yang berbeda, yang berarti... Kebangkitan kemampuan Isolda selesai.


"Lein..." Isolda ternyata bisa berbicara.


"!!" Lein terkejut.

__ADS_1


"Analisa!" Lein menganalisa isolda


[ analisa berlangsung ]


[ Naga waktu Isolda


level : 36


Naga muda yang baru saja membangkitkan kemampuan waktu nya ]


"Hahaha." Lein tertawa bahagia.


Isolda menghampiri Lein dan melihat ke arah lengan kanan Lein seolah sedang memikirkan sesuatu.


"Ada apa?" Lein bertanya kepada Isolda.


"Sembuhkan...." Isolda menutup matanya.


Tiba-tiba mana Isolda membentuk wujud sebuah jam diatas kepala nya. Isolda lalu membuka matanya dan mengarahkan pandangan nya ke lengan kanan Lein.


"!!" Lein merasakan gejolak di lengan kanan nya.


Keajaiban terjadi, lengan kanan Lein dipenuhi oleh mana yang misterius dan lengan nya mulai tumbuh. Bukan, lebih seperti kembali ke kondisi semula.


Ternyata Isolda menggunakan kemampuan waktu nya untuk menyembuhkan lengan Lein. Atau lebih tepatnya memutar ulang waktu di area lengan kanan Lein.


"Terimakasih..." Lein memeluk Isolda.


"Sama....sama..." Isolda berbicara dengan terbata-bata.


...----------------...


Lein keluar dari rumah dan pergi ke halaman untuk menghirup udara segar. Isolda kembali ke bentuk kalung karena Lein takut ketahuan oleh orang-orang.


Tujuan lein memang untuk menghirup udara segar, namun ia merasa bosan. Lein kemudian melakukan meditasi di bawah pohon di halaman rumah.


Lein juga sedang mencoba jantung naga waktu yang diberikan oleh Szem. Setelah beberapa saat bermeditasi, Lein menemukan sesuatu yang berbeda.


Ia bisa membedakan mana disekitar, seperti mana yang tenang, bersih, kotor, atau kacau. Sebelumnya, Lein hanya bisa membedakan mana yang tenang dan kacau.


Lein juga merasa bahwa kecepatan menyerap mana lebih cepat dari pada sebelumnya. Kapasitas penyimpanan mana juga bertambah sekitar 2x lipat.


Lein tahu bahwa seekor naga memiliki kapasitas mana yang hampir tak terbatas karena mereka menyimpan mana di seluruh tubuh mereka, tidak hanya jantung.


Lein mencoba melakukan hal yang sama seperti naga. Lein menggunakan dragon dance untuk membantu menyerap dan menyimpan mana di seluruh tubuh.


Setelah 1 jam berlalu...


"Apakah... semudah ini?" Lein tidak menyangka akan semudah ini melakukan hal yang sama seperti naga.

__ADS_1


"Ah, ini karena efek jantung naga ya..." Len menyadari penyebab nya.


Lein kembali bermeditasi, ia menyimpan mana di beberapa tempat seperti jantung, perut, dan di tulang nya. Lein sebenarnya juga ingin menyimpan di daging dan darah nya.


Namun Lein belum bisa melakukan hal itu. Dan yang tersulit adalah menyimpan mana di dalam kepala, lebih tepatnya di dalam otak.


Menyimpan mana di dalam otak hanya menambah sedikit kapasitas mana, namun itu akan membuat kinerja otak menjadi maksimal.


Otak akan bisa memahami, berpikir, dan memproses segala sesuatu beberapa kali lebih cepat. Yang bisa melakukan hal itu adalah sosok yang berlevel sangat tinggi sampai-sampai tidak ada yang bisa mencapai nya.


"Kapasitas mana ku, mungkin sekitar 2,5 kali lebih banyak dari sebelumnya nya." Lein memperkirakan meningkat sebanyak 2,5 kali.


"Oh iya, aku menyadari sesuatu saat pertarungan melawan tetua Jayme dan Jayma." Lein kepikiran sesuatu.


Lein kemudian memanggil Book of Memoir.


"Gabungkan teknik dragon dance dengan teknik kontrol mana yang diajarkan oleh Liza." Ternyata Lein ingin menggabungkan teknik nya.


Setelah beberapa proses, teknik dragon dance dan teknik kontrol mana berhasil digabungkan.


[ dragon dance


rank : SS (bisa berkembang)


Setelah diperbarui, efek teknik ini bisa mengendalikan mana yang ada disekitar tubuh ]


"Rank nya memang tidak naik, namun efek nya lebih hebat. Aku bisa mengendalikan mana yang ada disekitar, bukan hanya di tubuh ku." Lein menyeringai.


Maksud dari mengendalikan mana disekitar adalah seperti tindakan Lein melawan Jayme dan Jayma. Saat itu Lein mengendalikan mana agar Jayma tidak bergerak.


Lalu mengendalikan mana untuk menerbangkan puing-puing bangunan dan membuat jayme terdorong lalu membunuh nya.


Mirip seperti telekinesis, bedanya adalah telekinesis menggerakkan objek menggunakan energi yang dibuat dari mana.


Sedangkan dengan metode kontrol mana, itu menggerakkan objek menggunakan mana itu sendiri.


Kontrol mana juga lebih sulit dibandingkan dengan telekinesis. Anggap saja telekinesis seperti mainan remote control yang bisa dikendalikan dengan remote.


Namun kontrol mana seperti menggerakkan boneka dengan benang. Kamu harus menggunakan kekuatan yang tepat agar boneka itu bergerak sesuai kemauan.


Dan yang terakhir, telekinesis adalah sebuah kemampuan yang dibangkitkan. Sedangkan kontrol mana didapatkan melalui usaha, meskipun itu sungguh sulit.


"Baiklah, untuk sekarang aku mungkin akan lebih sedikit menggunakan sniper." Lein sudah memutuskan sesuatu.


"Namun aku harus bertarung bagaimana? aku lebih condong ke combat mage namun aku juga menggunakan pedang." Lein bingung.


"Aku menggunakan pedang namun juga tidak bisa dianggap sebagai pendekar pedang." Lein tambah bingung.


"Ah sudahlah, Aku akan bertarung semauku." Lein kemudian melanjutkan meditasi nya.

__ADS_1


__ADS_2