
Lein maju ke depan dengan kedua katana nya dan menyerang kedua tetua. Sedangkan Isolda pergi ke suatu tempat berpisah dari Lein.
Jayme dan Jayma menangkis serangan Lein, dan Mathis yang melihat Isolda langsung menuju Isolda dengan cepat.
Mathis mengenali Isolda, karena Isolda adalah naga yang ditangkap oleh patriark Nolan dan Mathis juga ikut serta dalam penangkapan nya.
Saat Mathis mendengar bahwa Isolda menghilang saat kejadian di universitas, ia mengira ada penyerang dari musuh keluarga Barqi.
Namun ia tidak menyangka bahwa Isolda akan bersama dengan Lein. Mathis menjadi marah dan ia bergegas menuju Isolda dengan kecepatan penuh.
...----------------...
Setelah melihat Mathis mengejar Isolda, Lein mundur untuk menjaga jarak dari kedua tetua. Lein mengamati kedua tetua itu dan menganalisa nya.
"Analisa mereka." Lein mulai menganalisa.
[ analisa berlangsung ]
[ Jayme Barqi
level : 67
skill : ?? ]
[ Jayma Barqi
level : 66
skill : ?? ]
[ level tidak mencukupi untuk melihat skill ]
"Level 67 dan 66, sedangkan aku hanya level 40. Perbedaan jarak yang sangat lebar, apakah aku bisa menang?" Lein sedikit pesimis.
"Hah? mengapa aku tidak percaya diri.... apakah aku takut?" Lein berpikir seperti itu.
"Takut ya.." Saat Lein berpikir seperti itu, rasa takut nya justru menghilang diganti dengan semangat yang membara.
" Gaya kedua : tebasan gelombang laut." Lein menebas secara horizontal ke arah kedua tetua.
Jayme dengan mudah menangkis nya menggunakan pedang besar nya sedangkan Jayma berlindung di belakang Jayme.
Setelah Lein menggunakan teknik tebasan air, Lein maju ke depan untuk menyerang Jayme.
*Ting! (suara senjata tajam berbenturan)
Jayme agak terkejut karena Lein langsung menyerang setelah ia menggunakan teknik tebasan air. Namun Jayme menangkis serangan Lein.
Jayma yang berada dibelakang Jayme melihat kesempatan. Ia lalu melompat dan menyerang Lein dengan palu besar nya.
__ADS_1
"Gawat!" Lein melihat keatas dan ia berguling ke arah samping.
*Bruk! (suara benda tumpul)
"Mereka memiliki daya hancur yang kuat. Aku harus berhati-hati agar tidak terkena serangan mereka." Lein berpikir di dalam hatinya.
Lein lalu memutuskan untuk menggunakan Artefak yang diberikan oleh presiden Brynn. Seketika Lein merasakan mana yang melimpah di dalam tubuh nya.
"!!" Jayme dan Jayma terkejut karena mereka merasakan mana yang mengamuk di dalam tubuh Lein.
Jayme lalu menyerang Lein dengan pedang besar nya dari depan dan Jayma menyerang dengan palu nya dari belakang.
Saat mana Lein menjadi 3x lipat, efek dragon dance menjadi lebih kuat dan tentunya indera Lein jauh lebih sensitif.
Lein dengan mudah nya menghindari kedua serangan dari tetua bersaudara. Lein menghindar dengan gerakan yang seminimal mungkin.
Lein menggunakan dragon dance dengan maksimal. Meskipun akan cepat menghabiskan mana, namun dragon dance juga bisa memulihkan mana.
Jadi, untuk saat ini dragon dance adalah teknik yang sangat kuat. Bahkan Lein saat ini setara dengan orang berlevel 70.
Lein melemparkan racun ke arah Jayma, Jayma menghindari nya. Lein lalu menggunakan gaya kedua tebasan air ke arah Jayme.
Lein berfokus untuk menyerang Jayme karena Jayme cepat meskipun ia menggunakan pedang besar. Dan pertahanan Jayme juga lebih rendah dibandingkan Jayma.
Lein menyerang Jayme dengan serangan bertubi-tubi. Jayme bisa menangkis semua serangan Lein dengan mudah. Jayme bahkan bingung mengapa Lein menyerang seperti ini.
"Kena." Lein mengucapkan kata singkat.
Dibelakang Jayme saat ini adalah sebuah batang pohon yang besar. Dan tidak ada ruang bagi Jayme untuk bergerak.
Lein selalu belajar bagaimana cara naga bertarung, karena sekarang ia memiliki Isolda yang sedang tumbuh. Lein perlu mengajarkan nya beberapa teknik.
Dan sekarang, Lein akan menggunakan teknik serangan yang biasa naga gunakan dalam pertempuran.
Lein membuka mulutnya dan mengumpulkan mana di tenggorokan nya. Cahaya keluar dari dalam mulut Lein, dan Lein menembakkan bom mana lewat mulutnya.
*boom (suara ledakan)
Jayme terkena serangan Lein dan ia terpental jauh ke arah belakang. Pohon-pohon yang ada dibelakang juga tumbang satu demi satu.
Meskipun Jayme bisa menahan nya, ia tetap terkena dampak kejut dari serangan Lein. Namun Jayme tidak akan mati semudah itu
*Cough cough (suara batuk)
Jayme menutupi mulutnya dengan tangan nya. Jayme melihat ada darah di tangan nya yang berasal dari mulut nya.
"Kakak!" Jayma berteriak melihat kakak nya diserang.
"Dasar bocah sialan!" Seperti biasa, Jayma melompat dan menyerang Lein dengan palu nya.
__ADS_1
"Jangan!" Jayme berusaha menghentikan tindakan Jayma.
Lein menoleh ke atas, melihat Jayma yang akan menyerang nya. Lein membuka mulutnya lagi dan menembakan bom mana dar mulut nya.
"!!" Jayma merasakan bahaya yang kuat.
Bom mana Lein tembakan ke arah Jayma. Jayma yang melihat bom mana itu berpikir ia tidak bisa menghindari nya.
Jayma kemudian mengubah arah serangan nya. Ia memukul bom mana yang Lein tembakkan menggunakan palu besar nya.
*boom (suara ledakan)
Bom mana dan palu Jayma bertabrakan dan bom mana itu meledak. Jayma terlempar karena daya kejut dari bom mana itu.
"Jayma!" Jayme segera menghampiri Jayma yang terjatuh.
"Bocah itu sangat kuat, kita tidak boleh meremehkan nya kak." Jayma memegangi dada nya yang sesak karena daya kejut.
"Benar..." Jayme setuju.
...----------------...
Di suatu tempat di hutan.
"Kemari lah naga sialan!" Mathis melompat dan menyerang Isolda yang sedang terbang.
Isolda menghindari nya dan menyerang Mathis dengan sapuan ekor nya. Mathis menangis dengan menyilangkan kedua tangan nya di depan dada nya.
Namun Mathis terlempar dan jatuh ke tanah karena dampak serangan ekor Isolda. Mathis bangkit dan melihat bahwa Isolda mendarat di tanah.
"Haha apakah kamu bodoh? padahal kamu lebih diuntungkan karena bisa terbang." Mathis berteriak dan tertawa.
Isolda menatap Mathis, ia teringat bahwa ia sedang berjalan menelusuri sebuah sungai. Lalu datanglah Nolan dan pasukan nya untuk menangkap Isolda.
Isolda yang baru saja melihat dunia dan masih pengecut dengan mudah nya tertangkap oleh mereka. Karena Isolda juga tidak bisa melawan.
Namun sekarang Isolda sudah bebas dari keluarga Barqi. Isolda juga diberikan dragon mana oleh Lein dan sering berlatih bersama.
Isolda saat ini memang belum membangkitkan kemampuan waktu nya. Namun Ia suda bisa menggunakan dan mengendalikan mana.
Sama seperti Lein, Isolda mengumpulkan mana di tenggorokan nya dan menembakan bom mana lewat mulut nya.
"!!" Mathis menghindari serangan Isolda namun tetap saja dampak bom mana sangat dahsyat.
"Apa-apaan itu! Bukankah ia adalah naga yang cacat!" Mathis tidak menyangka isolda bisa menggunakan mana.
Isolda mengabaikan ocehan Mathis, ia menembakkan beberapa bom mana ke arah Mathis.
Seekor naga memiliki kapasitas mana yang sangat besar di tubuhnya meskipun naga itu masih seekor naga muda.
__ADS_1
Dan mana yang diserap oleh naga akan berubah menjadi dragon mana. Dragon mana berbeda dengan mana biasa, serangan dan kecepatan Dragon mana lebih dahsyat dibandingkan mana biasa.
Oleh karena itu bom mana milik Lein dan Isolda sangat kuat dan cepat. Karena Lein juga menggunakan dragon dance yang mengubah mana nya menjadi dragon mana.