Analysis Eye

Analysis Eye
Footwork Technique


__ADS_3

Lein saat ini sedang berada di kamar rumah presiden Brynn. Karena rumah Lein masih direnovasi dan Lein malas pindah ke rumah lain.


Presiden Brynn dan Liza juga telah diberitahu bahwa kemampuan Isolda adalah waktu. Dan Lein menjelaskan bahwa lengan Lein muncul kembali berkat Isolda.


Presiden Brynn dan Liza sangat terkejut saat itu, karena naga saja sudah langka di wilayah manusia apalagi dengan kemampuan waktu.


"Sistem, status." Lein melihat status nya.



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 44


STR : 37


AGL : 37


VIT : 37


INT : 41


poin kosong: -



Kemampuan : Analysis Eye


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



"Untuk saat ini aku akan fokus menaikkan INT, karena aku akan bertarung menggunakan lebih banyak mana selanjutnya." Lein memasukkan 6 poin kosong ke INT.


"Baiklah, aku harus pergi ke kelas teori." Lein berganti pakaian dan keluar dari kamar.


Lein melihat presiden Brynn yang sedang mengurus dokumen di ruang keluarga dengan Liza yang sedang berbaring dan menonton televisi.


"Hm? Mau kemana kamu?" Presiden Brynn melihat Lein berpakaian rapi dan bertanya.


"Apa maksudmu pres? aku akan pergi ke kelas teori." Lein menjawab dengan aneh.


"Oh ya, kamu belum sadar saat pengumuman diberitahukan." Presiden Brynn menepuk dahi nya.


"Eh, ada apa?" Lein duduk di sofa.


"Kelas teori diliburkan, karena sebentar lagi akan ada kompetisi." Presiden Brynn menjelaskan.


...----------------...


Ternyata kompetisi yang dimaksud adalah kompetisi tahunan universitas dragon heart. Sederhana saja, kompetisi ini adalah kompetisi bertarung antar mahasiswa.

__ADS_1


Kompetisi akan diadakan di arena universitas. Ada 3 tahapan yang ada di dalam kompetisi ini.


Tahap pertama, dalam satu arena akan ada 20 orang yang akan bertarung sampai menyisakan 5 orang yang masih bertahan.


Tahap kedua, dalam satu arena akan ada 8 orang yang akan bertarung sampai menyisakan 2 orang yang masih bertahan.


Tahap ketiga atau tahap terakhir, para peserta akan saling berhadapan 1vs1.


Dalam kompetisi, para peserta bebas menggunakan serangan apapun asalkan jangan membunuh lawan atau membuat lawan cacat.


Dan para peserta juga tidak boleh melakukan kecurangan. Jika ketahuan maka peserta akan langsung dikeluarkan dari universitas.


Terdengar kejam bila langsung dikeluarkan. Namun memang itu tujuan nya agar para peserta tidak melakukan kecurangan.


...----------------...


"Oh, jadi begitu..." Lein mengangguk paham.


"Kebanyakan mahasiswa tahun pertama tidak ikut karena mereka masih baru dan merasa kekuatan mereka belum cukup." Presiden Brynn menambahkan.


"Tapi itu tidak berlaku untuk kelas S bukan.." Lein tersenyum.


"Tentu saja." Presiden Brynn mengangguk.


"Oh satu lagi. Kompetisi ini akan dihadiri oleh orang-orang penting dan berpengaruh." Presiden Brynn hampir lupa.


"Hm? apakah walikota Dragon Tide juga akan datang?" Lein bertanya.


"Tidak tahu, dia selalu sibuk. Namun terkadang dia hanya datang untuk melihat sebentar lalu pergi lagi." Presiden Brynn mengangkat bahu nya.


"Baiklah. Aku harus mempelajari teknik baru" Lein beranjak dari sofa.


Lein kemudian pergi ke ruang latihan bawah tanah milik Presiden Brynn. Setelah itu Lein mulai mempelajari teknik baru.


Sekarang Lein akan mempelajari teknik kecepatan terlebih dahulu. Oleh karena itu Lein akan mempelajari teknik gerakan kaki.


Lein kemudian mengeluarkan dua buku dari inventory nya. Kedua buku itu adalah buku teknik gerakan kaki yang dimiliki oleh Jayme dan Jayma.


"Analisa kedua teknik ini lalu simpan di Book of Memoir."


[ analisa berlangsung ]


[ Step of the Wind King


rank : A


teknik gerakan kaki yang diberkahi oleh elemen angin dari raja angin ]


[ Thunderbird Step


rank : A


teknik gerakan kaki yang menggunakan elemen petir sebagai media nya ]


[ Analisa selesai ]


[ disimpan di dalam Book of Memoir ]


"Seperti yang diharapkan dari tetua dari keluarga Barqi. Lalu, gabungkan kedua teknik ini." Lein menggabungkan kedua teknik gerakan kaki milik Jayme dan Jayma.


Seperti biasa, cahaya keluar dari Book of Memoir. Setelah cahaya menghilang, munculah teknik baru hasil dari penggabungan dua teknik.

__ADS_1


[ Step of the God of Light


rank : S


Teknik yang menyamai kecepatan tercepat, yaitu kecepatan cahaya ]


[ apakah ingin dipelajari? ]


[ Y / N ]


"Hahaha!!!" Lein tertawa keras seperti orang gila.


Lein lalu mengetuk opsi Y di layar. Banyak pengetahuan mengenai teknik itu masuk kedalam otak Lein. Namun Lein dengan mudah menahan nya sekaligus memahami nya.


"Langkah kaki yang tidak bersuara namun sangat cepat, seperti halnya cahaya itu sendiri." Lein berhasil memahami makna dari teknik itu.


Cahaya adalah elemen tercepat dibandingkan elemen lain nya. Cahaya juga tidak mengeluarkan suara sama sekali.


Oleh karena itu teknik ini tidak bersuara namun memiliki kecepatan yang sangat tinggi.


Lein lalu mempraktikkan teknik itu. Pertama-tama Lein harus menyerap elemen cahaya agar lebih efisien daripada mengubah mana menjadi elemen cahaya.


Karena Lein memiliki jantung naga, Lein sangat cepat dalam menyerap elemen cahaya nya. Lein juga menyimpan elemen cahaya di jantung naga.


Teknik ini sendiri hanya ada 4 gerakan. Yaitu gerakan maju, mundur, bergerak ke samping, dan melompat, seperti gerakan dasar.


Karena yang paling penting dalam teknik ini adalah pengendalian dan pemahaman mengenai elemen cahaya itu sendiri.


Tidak perduli seberapa kuat teknik nya, kalau si pengguna tidak mempelajari cara mengendalikan dan memahami teknik itu, maka percuma saja.


Mempelajari sebuah teknik bukan hanya bergerak kesana-kemari sesuai arahan dalam teknik. Namun juga harus memahami arti dari teknik tersebut.


"Banyak orang yang tidak bisa mengeluarkan semua potensi teknik yang dipelajari." Lein bergumam.


"Entah itu karena mereka malas, bodoh, atau terlalu berpuas diri karena sedikit pencapaian." Ucap Lein.


"Namun aku berbeda!" Lein menyeringai.


Dalam kasus Lein, sangat mudah memahami elemen cahaya di dalam teknik ini. Selain karena kepintaran nya, Lein masih memiliki analysis eye.


Lein menggunakan analysis eye untuk membantu nya memahami elemen cahaya dalam teknik ini.


"Hm, benda-benda didunia ini memiliki massa, jika ingin bergerak cepat maka harus membutuhkan tenaga atau energi yang sangat banyak."


"Jika benda-benda tersebut ingin bergerak secepat cahaya, perlu adanya energi yang tak terhingga, di mana hal itu tidak mungkin terjadi."


"Oleh karena itu cahaya bisa sangat cepat karena cahaya tidak memiliki massa. Apakah aku harus seperti itu?" Lein berpikir.


"Tidak, aku ini manusia. Mana mungkin manusia tidak memiliki massa." Lein menggeleng-gelengkan kepala nya.


"Lalu... bagaimana jika aku menggunakan mana untuk mengurangi massa ku?" Lein menemukan ide yang unik.


"Baiklah, ayo kita coba." Lein menenangkan diri.


Kemudian Lein menyelimuti tubuh nya dengan mana lalu membuat tubuh nya lebih ringan dari sebelumnya. Kemudian Lein menggunakan teknik itu dengan berlari ke arah depan.


*Brak! (suara terbentur)


"Aduh!!" Lein mengerang kesakitan.


Ternyata Lein tidak bisa mengendalikan kecepatan nya sampai-sampai ia menabrak tembok ruang latihan.

__ADS_1


"Tapi... ide ku berhasil!! Hahaha!!" Lein bersorak bergembira.


__ADS_2