
"Mulai sekarang kamu akan menjadi murid ku. Bangunlah." ucap Dekan Hido
Lein bangkit dan duduk kembali di kursi nya
"Haha, mari rayakan saat kami diterima di universitas. Sekarang kita makan makan biasa dulu." Dekan Hido lalu memesan beberapa makanan
"Meskipun begitu, kamu harus memasuki universitas agar mendapatkan ajaran ku. Para pengajar di sana dilarang mengajarkan seseorang yang bukan siswa universitas." ucap Dekan Hido
"Tenang saja guru, aku pasti akan memasuki nya dengan kekuatan ku sendiri." ucap Lein tegas
"Hoho, aku suka semangat mu." Dekan Hido tertawa
Mereka berdua makan sambil berbincang-bincang mengenai universitas dragon heart. Setelah itu Lein pun pamit undur diri. Karena ia masih memerlukan latihan.
Dekan Hido yang melihat punggung Lein merasa sedikit aneh. Karena semua nya berjalan dengan lancar tanpa ada penolakan atau menunggu waktu.
"Mungkin aku menjadi orang yang paling cepat merekrut murid. Tidak ada satu jam saat aku menawarkan nya dan ia langsung menerima nya." Dekan Hido menggeleng-gelengkan kepalanya
"Aku sudah memeriksa latar belakang nya saat makan tadi. Ternyata dia F rank, namun itu yang membuat nya menarik. Seorang F rank bisa memiliki kekuatan yang berlimpah, fufu."
Dekan Hido ternyata sudah memeriksa latar belakang Lein dan saat ia berbicara, pupil mata kanan nya berubah dari hitam menjadi putih.
...----------------...
Lein sampai di rumah nya dan ia kembali berlatih. Kali ini ia berlatih di dalam kamar nya. Dragon dance adalah bela diri yang sangat sulit.
Karena pengguna harus terus-menerus mengalirkan mana di tubuh nya dan bahkan harus bernapas menggunakan mana.
Namun, efek dari itu adalah membuat tubuh terbiasa dengan mana, dan agar lebih mudah untuk sinkronisasi dengan mana.
Dengan kontrol mana yang diajarkan Liza membuat Lein sedikit lebih mudah berlatih dragon dance.
Lein berlatih semua jenis gerakan. Semua anggota tubuh yang bisa digunakan untuk menyerang Lein gunakan. Mulai dari tangan, siku, bahu, lutut, kaki dan yang lain nya.
4 hari berlalu dalam sekejap
Lein sekarang hampir mendekati sempurna dalam latihan dragon heart. Jika ada orang yang melihatnya pasti akan terpukau.
Jika awal Lein latihan seperti seorang orang tua yang lambat, namun sekarang ia seperti seorang master yang bergerak dalam ketenangan namun mematikan
...----------------...
"Sudah 4 hari, namun Liza masih belum keluar. Lebih baik aku pergi ke Kota Els karena 10 mungkin lagi aku akan memasuki universitas." ucap Lein
Kali ini Lein bepergian menggunakan portal karena berbeda kota. Di alam liar sana sangat berbahaya entah itu darat, air, maupun udara semua dipenuhi monster.
Oleh karena itu leluhur umat manusia membangun sebua portal untuk berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain agar lebih aman.
__ADS_1
Tentu saja jika jarak kedua lokasi dekat, tidak perlu menggunakan portal. Karena harga menggunakan portal juga lumayan mahal sekitar 200.000 FEZ jika lumayan dekat dan akan lebih mahal jika jauh.
...----------------...
Lein sudah sampai di kota Els. Kota Els lebih makmur dibandingkan kota Elm. Karena ada lebih banyak dungeon disini yang membuat para pemburu pergi kesini dan memakmurkan Kota Els.
"Pinggiran kota ya... Kesana." Lein langsung menuju pinggiran kota karena ia tidak ingin membuang-buang waktu.
Setelah sampai, ia sempat mencari toko Bee Hive namun tidak ketemu. Lein menyerah mencari dan bertanya kepada orang yang lewat.
"Permisi, apakah anda tahu dimana Toko Bee Hive berada?", tanya Lein sopan
Namun Lein memperhatikan bahwa mata orang itu sedikit aneh saat memandang nya.
"Anak muda, apakah kamu mengerjai ku? Yang kamu cari ada disana." orang itu menunjuk ke belakang Lein
Lein berbalik dan melihat sebuah toko berwarna kuning hitam seperti warna lebah, dan banyak bunga matahari di depan nya.
"....hah?" Lein bingung
"Anak muda jaman sekarang kurang sopan kepada yang lebih tua." Orang itu lalu pergi meninggalkan Lein
Lein sangat ingin berteriak dan mengumpat, namun ia tahan. Ia mana tahu bahwa Bee Hive itu toko lebah, karena Liza merekomendasikan nya karena untuk membuat senjata.
"Apakah Liza menipu ku? Itu tidak mungkin. Ayo langsung cek, aku tidak mau ambil pusing." Lein lalu menuju ke toko dan memasuki nya
"Selamat datang, apakah ada yang bisa dibantu tuan?" seorang dwarf pria menyambut Lein
dwarf itu memiliki penampilan pendek namun berotot, dengan janggut dan kumis tebal berwarna putih seperti rambut nya. Dan ada luka di pipi kirinya.
"Analisa." batin Lein
[ analisa berlangsung ]
[ Thogal Coalmaster
level ???
pandai besi hebat ]
"Jadi dia tuan Thogal yang diceritakan Liza.".batin Lein
Lein lalu mengeluarkan surat yang ditulis Liza dan menyerahkan nya kepada Thogal
Thogal bingung dengan manusia didepan nya, namun ia tetap menerima surat itu dan membaca nya
Setelah membaca nya, ia mengangkat alisnya.
__ADS_1
"Oh? Kamu kenal Liza, bocah? tanya Thogal
"Panggilan mu berubah, pasti karena Liza." pikir Lein
"Ya, tuan Thogal." jawab Lein
"Aku sudah membaca suratnya dan paham, cepat berikan material nya." ucap Thogal meminta
"Baiklah." Lein lalu mengeluarkan besi Ystar dan kayu dari pohon dunia
"Barang ini asli!!" Thogal berekspresi seperti orang gila dan menggumamkan sesuatu yang tidak jelas
"Ekhem!" Lein berpura-pura batuk untuk menyadarkan Thogal
"Ah ah, maafkan aku. Aku terlalu bersemangat melihat material yang sangat langka ini." ucap Thogal malu
"Kamu ingin membuat dual sword kan? bisakah aku lihat dual sword mu dulu? oh dan silakan duduk." Thogal menawarkan Lein duduk
"Tentu saja. Ini." Lein duduk dan mengambil dual sword dari punggung nya dan menyerahkan nya kepada Thogal
Thogal menerima nya dan memeriksa nya untuk beberapa saat.
"Hmm bocah, kamu bertarung dengan teknik yang tenang ya." ucap Thogal masih memeriksa
"eh iya. Bagaimana tuan tau?" tanya Lein
"Karena aku memeriksa tekstur pedang mu. Oh dan ngomong-ngomong karena kamu kenal Liza, jangan bicara formal kepadaku." ucap Thogal
"Seperti yang diharapkan dari pandai besi hebat, ia bisa langsung sadar." pikir Lein
"Ah baiklah tuan." jawab Lein
"..." Thogal menatap Lein lalu memeriksa pedang lagi
...----------------...
"kembalilah 5 hari lagi, aku akan membuat pedang mu dalam 5 hari." ucap Thogal lalu mengembalikan disk sword Lein
"Baiklah. Dan biayanya?" Lein kembali menaruh dual sword punggung nya
"gratis, kamu beruntung bocah karena kenal dengan Liza. Jika tidak kamu akan dikenai biaya sebesar 20 juta FEZ." ucap Thogal
"Ehh!?? semahal itu." Lein pusing mendengar harga sebenarnya
"Karena material nya sangat berharga dan proses pembuatan nya juga sangat sulit." jelas Thogal
"Sana pergi! Tokoku tutup." Thogal mendorong Lein keluar toko
__ADS_1
Lein melihat kebelakang dan menggeleng-gelengkan kepalanya dengan sifat Thogal.