Analysis Eye

Analysis Eye
Kompetisi antar Negara : John vs Jessie


__ADS_3

"Joe!" Teriak John.


Joe memahami pikiran John dan segera membuka mulutnya untuk menyemburkan asap racun ke arah Jessie.


"!! - Racun!?" Jessie terkejut bahwa Joe juga memiliki kemampuan racun.


"Holy Magic : Holy Aura." Teriak Jessie menetralkan racun yang ada di tubuhnya.


Jessie segera mundur menjauhi Joe untuk menghindari jangkauan serangan Joe.


"Ini semakin merepotkan, kurasa aku harus menggunakan artefak disini." Pikir Jessie.


Jessie mengangkat rosario nye ke atas tinggi-tinggi dan berteriak mengucapkan sesuatu.


"Oh Malaikat Sophia! Berikanlah berkah mu kepada pengikut mu yang setia ini!" Teriak Jessie.


Rosario yang dipegang oleh Jessie kemudian bergetar dan mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan bahkan John harus menutupi matanya.


Saat cahaya menyilaukan menghilang dan John membuka matanya. John melihat bahwa Jessie saat ini berpenampilan berbeda.


Rambut Jessie yang awalnya hitam menjadi emas, pakaian priestess yang berwarna putih kini menjadi lebih berwibawa dan elegan.


Kemudian rosario kecil yang awalnya seukuran telapak tangan kini menjadi sebuah staff yang panjang nya hampir sama dengan tinggi Jessie.


"Dengan ini aku bisa menggunakan sedikit divine power milik Malaikat Sophia." Pikir Jessie.


Ternyata artefak rosario milik Jessie saat diaktifkan akan membuat dirinya bisa menggunakan sedikit divine power milik Malaikat Sophia.


"Aku tebak... kekuatan suci mu bertambah kuat ya..." Ucap John menyadari bahwa Holy Power milik Jessie bertambah kuat.


"Apakah kamu akan menyerah?" Jessie bertanya dengan nada datar.


"Menyerah? Tentu saja tidak..." John tersenyum menjawab Jessie.


"Sepertinya dia menggunakan artefak. Meskipun aku tidak memiliki artefak, tapi aku memiliki Heart of Stench!" Pikir John.


"Joe!" Teriak John.


Joe segera berlari kedepan dan mengibaskan ekor nya ke arah Jessie dengan kecepatan tinggi.


"Holy Magic : Holy Shield." Jessie membuat perisai suci untuk mengambil ekor Joe.


"Stench Magic : Poison Mist." Ucap John.


John berlari mendekati Jessie dan mengarahkan telapak tangan kanan nya ke arah Jessie untuk mengeluarkan Poison Mist.


"Holy Magic : Holy Protector." Ucap Jessie.

__ADS_1


Jessie menyelimuti tubuh nya dengan kekuatan suci agar Poison Mist yang John keluarkan tidak meracuni tubuh nya.


Saat perhatian Jessie teralihkan, Joe bergerak secara diam-diam dan berniat untuk mengigit kaki kanan Jessie.


Namun Joe gagal karena Holy Protector membuat gigi Joe tidak bisa menembus kulit Jessie.


"Holy Magic : Holy Spear!" Jessie membuat sebuah tombak suci dan menyerang Joe.


Karena jaraknya yang dekat, Joe jadi tidak sempat untuk menghindar. Joe terkena serangan Holy Spear di kaki kanan bagian depan nya.


"Stench Magic : Hand Of Poison." John tetap tenang meskipun ia marah karena Jessie menyerang Joe.


John membuat banyak sekali tangan racun yang muncul dari tanah di bawah pijakan Jessie dan mengendalikan nya untuk menyerang Jessie.


"Gawat." Jessie segera mundur untuk menjauhi jangkauan serangan Hand Of Poison.


"Holy Magic : Holy Field." Gumam Jessie.


Cahaya emas muncul dari tanah di bawah pijakan Jessie dan menyebar luas sampai membentuk kubah kubus yang menyelimuti dirinya dan juga John.


"Holy Magic : Holy Bell." Jessie menyerang.


Jessie menatap John dan cahaya emas muncul dari dahi nya lalu keluar dan meluncur ke arah John dengan lumayan cepat.


John sedikit lengah karena ia baru saja melihat kubah emas dan ia terkena serangan Jessie. Cahaya yang Jessie keluarkan masuk ke dalam tubuh John.


John menyipitkan matanya karena ia tidak merasakan apapun, namun saat ia tidak peduli dan akan bergerak menyerang.....


John merasakan sakit di tubuh nya terutama di bagian dada. John memegangi dada kirinya dan berusaha untuk menahan rasa sakit.


"Holy Magic : Holy Spear." Ucap Jessie.


Jessie tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan segera menyerang John yang sedang kesakitan.


"Wargh!" Sebuah suara terdengar.


"Aku lupa!" Teriak Jessie.


Joe yang melihat John sedang kesakitan karena serangan Jessie menjadi marah. Joe mengamuk dan segera bergegas menuju Jessie.


Jessie yang melihat bahwa Joe datang segera mengganti target serangan nya. Jessie melancarkan Holy Spear ke arah Joe yang sedang berlari.


"Stench Magic : Corrosive Poison!" Teriak John.


Karena John dan Joe terhubung, John segera menggunakan sihir yang membuat racun di dalam tubuh Joe menjadi korosif.


Joe membuka mulutnya dan mengeluarkan asap racun ke arah Holy Spear. Saat kedua serangan bertemu, Holy Spear lama-kelamaan meleleh dan hancur.

__ADS_1


"!!" Jessie melebarkan matanya.


Namun asap racun tidak berhenti sampai disitu dan bergerak menuju ke arah Jessie.


"Holy Magic : Holy Aura!" Jessie mengarahkan telapak tangan kanan nya ke arah asap racun.


Holy Aura keluar dari telapak tangan kanan Jessie dan bersuara untuk menetralkan asap racun milik Joe yang datang.


"Kamu bisa menahan nya?" Jessie menoleh ke arah John yang terengah-engah.


"Bukan aku yang seharusnya kamu khawatirkan." John menyeringai.


"Apa maksudmu?" Jessie bingung.


Namun John tidak menjawab pertanyaan Jessie. John masih menyeringai dan kemudian tiba-tiba ia berteriak memanggil nama Joe.


"Joe, Sekarang!" Teriak John.


Joe membuka mulut nya lagi dan kali ini ia menyemburkan api yang panas nya berada di titik maksimal. Semburan api itu Joe arahkan ke arah asap racun nya.


Kemudian saat semburan api menyentuh asap racun, terjadilah ledakan yang dahsyat karena racun adalah sesuatu seperti bahan bakar.


Api yang sangat panas yang disemburkan oleh Joe ditambah 'bahan bakar' racun yang korosif, menyebabkan ledakan nya menjadi sangat dahsyat.


Bahkan Holy Aura yang berusaha menetralkan asap racun milik Joe tidak bisa menahan nya dan hilang karena kalah bersaing.


"...Mengapa aku lupa kamu memiliki elemen api!?" Jessie pasrah.


Ledakan dahsyat itu terjadi di dekat Jessie dan ia adalah orang yang yang bisa merasakan dampak yang akan terjadi selanjutnya.


Gelombang ledakan menyebar dan menghempaskan segala sesuatu di sekitar nya termasuk Jessie. Ia terhempas dan terguling-guling di tanah.


Tubuh Jessie menjadi lemah namun ia tidak pingsan karena ia masih memasang Holy Protector pada tubuh nya dan ia juga hanya terguling-guling di tanah.


Namun ia sudah tidak memiliki kekuatan untuk bergerak lagi. Saat ia membuka matanya, ia melihat John sedang mendekati nya.


"Jangan menyerang ku... aku sudah tidak memiliki banyak tenaga lagi untuk bergerak..." Ucap Jessie.


"Tidak ada jaminan..." Balas John.


"Ambil saja tas penyimpanan ku dan tolong biarkan aku tetap sadar. Aku ingin melihat pertarungan teman-teman ku dengan kalian." Ucap Jessie.


"..." John menyipitkan matanya memikirkan apakah ia harus setuju atau tidak.


"Baiklah..." Angguk John.


"Terimakasih..." Balas Jessie tersenyum.

__ADS_1


Jessie segera berusaha untuk duduk bersandar di Pohon Oxtara. Jessie mengambil tas penyimpanan nya dan melemparkannya ke arah John.


John menerima nya dan ia pergi menjauh dari Jessie karena ia tidak mempercayai Jessie tidak akan menyerang nya.


__ADS_2