Analysis Eye

Analysis Eye
Kompetisi antar Negara : Konflik Kelompok


__ADS_3

Keesokan harinya tepat nya hari keenam, mereka sarapan sederhana dan melanjutkan perjalanan mereka untuk mencari Jonas dan yang lain nya.


Sepanjang perjalanan mereka bertemu monster dan menghabisi monster-monster itu. Jarahan diambil sesuai yang mereka bunuh.


*Ting


*Tang


"Apakah kalian mendengar nya?" Lein bertanya kepada Enzo dan Eira.


"Aku juga mendengarnya." Angguk Enzo.


"Suara itu adalah suara dentingan benda tajam saling beradu." Ucap Eira.


"Benar. Bagaimana? Pergi ke sumber suara?" Tawar Lein.


"Tentu saja." Enzo menyeringai.


"Tentu, ayo." Angguk Eira.


Mereka bertiga kemudian pergi menuju sumber suara. Saat sudah dekat, mereka naik ke dahan Pohon Oxtara untuk melihat situasi.


"Apakah mereka berperang?" Enzo mengangkat alis nya.


"Sepertinya ini adalah konflik antar dua aliansi universitas." Ucap Eira mengatakan pendapat nya.


"Dilihat dari jumlah nya, sepertinya apa yang Eira katakan benar." Angguk Lein sependapat dengan Eira.


Apa yang mereka lihat adalah pertempuran dengan jumlah orang yang lumayan banyak, oleh karena itu Eira berpendapat bahwa itu adalah konflik antar dua aliansi universitas.


"Inilah mengapa universitas kami bersifat netral." Ucap Eira.


Universitas Ocean Blue bersifat netral karena wilayah mereka yang merupakan wilayah pelabuhan yang banyak didatangi ras asing.


Kemudian karena mahasiswa Universitas Ocean Blue juga tidak hanya dari ras manusia saja, melainkan berbagai macam ras.


Karena Universitas Ocean Blue memiliki keragaman ras, mereka memutuskan untuk bersifat netral karena tidak ingin menimbulkan masalah yang tidak perlu.


"Sama, Universitas Dragon Heart kami jug bersifat netral..." Ucap Lein.


Berbeda dengan Universitas Ocean Blue yang memiliki alasan khusus untuk bersifat netral, Universitas Dragon Heart bersifat netral hanya karena pendiri universitas tidak suka berkonflik.


Universitas Dragon Heart bebas bekerja sama dengan siapapun asalkan menguntungkan dua pihak, namun tidak dengan aliansi.


"Apakah kalian berdua mengenal seseorang diantara mereka?" Tanya Enzo.


"Aku hanya tahu dua universitas yang sepertinya adalah pemimpin dari masing-masing aliansi karena mereka memakai lambang." Jawab Eira.


"Disisi kiri dengan lambang ular putih, Universitas Snakewall. Disisi kanan dengan lambang kunci dan awan, Universitas Sky Lock." Ucap Lein.


"Benar." Angguk Eira.


"Mengapa mereka bertarung?" Tanya Enzo.


"Aku rasa ini perintah pemimpin kedua aliansi. Karena mereka tidak bisa bertarung secara langsung, mereka menggunakan mahasiswa mereka untuk bertarung di kompetisi." Jawab Eira.


"Masuk akal...." Enzo menganggukkan kepala nya.


"Memang masuk akal, tetapi pertarungan ini tidak ada manfaatnya bagi kedua aliansi." Lein mengerutkan keningnya.


"Apakah kita akan ikut campur?" Tanya Enzo.

__ADS_1


"Tentu saja tidak. Kita berada di pihak netral." Jawab Eira.


"Benar. Kita tidak memiliki kewajiban untuk bergabung dalam pertarungan atau melerai mereka." Angguk Lein.


"Kalau begitu apakah kita akan berdiam diri saja menonton mereka atau melanjutkan perjalanan kita?" Enzo bertanya lagi.


"Hm, akan aku periksa mengapa mereka bertarung. Kalian tunggu disini." Kemudian Lein menghilang.


Lein menggunakan sihir invisible dan teknik gerakan kaki nya untuk bergerak dengan sangat cepat mendekati pertarungan.


Lein mencoba mendengar percakapan mereka dari dekat untuk mendengar informasi mengapa mereka bertarung padahal tidak ada manfaatnya sama sekali.


"Pemimpin aliansi.... Ah disana." Lein menemukan dua orang pria sedang beradu pedang.


"Pertama-tama, analisa." Pikir Lein.


[ analisa berlangsung ]


[ Vestar Had


level : 81


kemampuan : ?? ]


[ Ulfar Dol


level : 80


kemampuan : ?? ]


"Jadi mereka berdua..." Lein mundur dan kembali ke posisi bersama Enzo dan Eira.


"Ada apa? Apa yang kamu temukan?" Tanya Eira melihat Lein muncul.


"Mereke berdua!?" Eira menyipitkan matanya.


"Ya." Angguk Lein.


"Siapa? Aku tidak tahu mereka." Enzo memiringkan kepalanya.


"Keluarga mereka terkenal, bukan karena kekuatan atau kekayaan nya. Tetapi karena mereka seperti anjing dan kucing." Jawab Lein.


"Mereka tidak pernah dan tidak akan bisa akrab. Mereka selalu bertarung, bahkan jika bertemu dijalan mereka akan saling menghina." Eira menambahkan.


"Hm, seperti anjing dan kucing... Apakah ada alasan mengapa mereka seperti itu?" Enzo menyentuh dagunya dan bertanya kepada Lein dan Eira.


"Aku kurang tahu, mungkin Eira tahu." Lein menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Aku tahu." Eira mengangguk.


"Karena pendiri keluarga Dol memiliki dua orang putra yang memiliki kekuatan yang sama. Pendiri keluarga bingung tidak tahu harus memilih siapa yang akan menjadi pewaris."


"Lalu sang adik membuat rencana licik untuk menyingkirkan sang kakak. Namun rencana itu diketahui oleh pendiri dan sang adik diusir dari keluarga."


"Sang adik yang marah berteriak bahwa ia akan balas dendam. Kemudian selang beberapa waktu, sang adik membuat keluarga baru yang bernama Had."


"Jadi dari situlah mengapa kedua keluarga memiliki hubungan seperti anjing dan kucing yang selalu berkonflik tanpa alasan."


Eira menjelaskan alasan mengapa keluarga Dol dan Had memiliki hubungan seperti anjing dan kucing.


"Jadi begitu...." Enzo dan Lein paham dengan penjelasan Eira.

__ADS_1


"Aku ingin bergabung dalam pertarungan tapi kita tidak memiliki alasan yang jelas..." Enzo menghela napas kecewa.


"Haha, baiklah mari kita - " Lein tidak menyelesaikan ucapan nya karena Octiorb menghubungi nya.


...----------------...


Transmisi suara.


"Bocah, Presiden Brynn menyuruh mu untuk membantu Ulfar Dol." Ucap Octiorb.


"Presiden Brynn memiliki alasan yang jelas bukan?" Tanya Lein.


"Ya, tenang saja. Barusan, Kepala Keluarga Dol menghubungi Presiden Brynn apakah ia memiliki cara untuk membantu anak nya, Ulfar."


"Presiden Brynn tahu kita bisa berkomunikasi jad dia dan Kepala Keluarga Dol membuat sebuah kesepakatan." Jawab Octiorb.


"Apakah Kepala Keluarga Dol menghubungi perwakilan dari Universitas Ocean Blue juga?" Tanya Lein.


"Ya, tetapi perwakilan Ocean Blue menjawab ia tidak memiliki cara untuk membantu nya." Jawab Octiorb.


"Bagus, katakan pada Presiden Brynn bahwa aku menerima perintah nya." Lein mengakhiri transmisi suara.


...----------------...


"Lein? Ada apa?" Tanya Eira saat ia melihat Lein diam sambil memegangi kepalanya.


"Apakah kalian ingin bergabung dengan pertarungan dibawah sana?" Tanya Lein.


"Tentu saja!" Mata Enzo menunjukkan semangat bertarung yang kuat.


"Jika Enzo ingin, maka aku juga." Angguk Eira.


"Bagus."


...----------------...


Transmisi suara Lein dengan Enzo dan Eira.


"Aku memiliki cara untuk menghubungi seseorang di luar, kalian tidak perlu bertanya bagaimana aku bisa melakukan nya."


"Presiden Brynn, Presiden Universitas Dragon Heart kami meminta ku untuk membantu Ulfar karena ia dan Kepala Keluarga Dol sudah membuat kesepakatan."


"Tentu saja aku menerima nya. Aku akan bertanya sekali lagi, apakah kalian ingin ikut dalam pertarungan?" Lein bertanya sekali lagi.


"Tidak perlu ditanya lagi..." Ucap Enzo menyeringai bersemangat.


"Karena kita sudah memiliki alasan untuk ikut campur, mengapa tidak?" Eira tersenyum dan mengangguk.


"Bagus!" Lein menyeringai.


...----------------...


"Oct, katakan pada Presiden Brynn untuk berbicara dengan Perwakilan Ocean Blue bahwa Enzo dan Eira akan ikut juga." Ucap Lein melalui transmisi suara.


"Diterima." Balas Octiorb.


Mereka bertiga melihat ke bawah bersiap untuk ikut campur dalam pertarungan.


"Apakah kita memerlukan jubah untuk menyembunyikan identitas kita?" Tanya Eira.


"Tidak usah. Kita juga disiarkan langsung." Lein menggeleng-gelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Ah, benar juga." Jawab Eira mengangguk.


__ADS_2