Analysis Eye

Analysis Eye
Menyebarnya Berita Korupsi Hagas


__ADS_3

"Yah, sepertinya dia memang sudah kecanduan uang." Lein menggeleng-gelengkan kepala nya.


Hagas mengarahkan pistol ke arah Lein dan menembak nya secara terus-menerus seakan-akan kalau mana Hagas tidak habis.


"Apakah dia bodoh?" Lein tidak bisa mengerti jalan pikiran Hagas.


Karena pistol itu merupakan artefak buatan, kecepatan nya tidak terlalu cepat jadi Lein bisa dengan mudah menghindari nya.


Bahkan jika itu merupakan artefak asli, Lein tetap bisa dengan mudah menghindari peluru mana karena ia sudah pernah melihat serangan yang jauh lebih cepat.


Lein melangkah maju mendekati Hagas sambil menggerakkan tubuh nya dengan gerakan yang minimalis untuk menghindari peluru mana.


Saat Lein sudah dekat dengan Hagas, ia segera mengangkat tangan kanan nya dan meninju udara di depan nya.


"Dragon Dance : Gravity Blast." Ucap Lein dengan lirih.


Hempasan gravitasi muncul saat Lein meninju udara. Hagas membelalakkan matanya karena ia merasakan serangan Lein ini berbahaya.


Namun Hagas juga berpikir kalau dirinya tidak bisa menghindari dari serangan itu karena Lein mulai menyerang tepat di depan nya.


"Sialan!!" Hagas mengeluarkan perisai dari inventory nya untuk melindungi tubuh nya dari hempasan gravitasi Lein.


"Hm? Sepertinya dia menggunakan uang nya dengan baik ya." Lein menganalisa perisai itu yang memiliki rank tingkat tinggi.


Meskipun dengan perisai rank tingkat tinggi, hempasan gravitasi Lein lebih kuat sampai membuat perisai itu retak dan Hagas tetap terkena serangan.


Hagas terhempas jauh ke belakang sampai ia menabrak pohon hingga tumbang. Hagas memuntahkan banyak sekali darah dari mulutnya.


"Bagaimana rasanya? Apakah itu sakit?" Lein mendekati Hagas.


"Diam! Dasar rakyat jelata! Berani-beraninya kamu melawan ku yang memiliki jabatan tinggi di SID, hah!?" Hagas berteriak.


"Yah aku melawan karena kamu duluan yang melakukan nya. Kamu menyewa Pembunuh bayaran untuk membunuh ku, dasar idiot." Ejek Lein.


"Sialan..!!" Hagas tambah marah.


Hagas mengeluarkan beberapa granat lagi lalu ia melemparkannya ke arah Lein yang berada di dekan nya tanpa memikirkan kalau jarak antara mereka sangat dekat.

__ADS_1


"Apa gunanya peningkatan kecepatan otak mu itu kalau kamu saja dengan mudah nya dikendalikan oleh emosi mu, aku sangat kecewa..Ku kira ini adalah pertarungan yang menarik." Lein menghela napa kecewa.


Lein berpikir seperti itu karena ia jarang bertarung dengan seseorang yang unggul dalam kepintaran karena kebanyakan ia selalu melawan orang kuat, bukan pintar.


Namun Lein sangat kecewa sekarang karena Hagas sangat mudah dikendalikan oleh emosi nya jadi kemampuan nya itu menjadi tidak berguna.


"Dragon Dance : Gravity Wall." Lein menciptakan dinding Gravitasi di depan nya.


Saat granat itu meledak, Lein sama sekali tidak terkena ledakan nya, namun Hagas terkena karena jarak diantara mereka berdua sangat dekat.


Itulah mengapa Lein memanggil nya idiot karena melemparkan granat untuk membunuh musuh yang berada tepat di depan nya.


"Arghh!!!" Hagas berteriak kesakitan.


"Aku tidak ingin membunuhnya nya dalam satu serangan, namun jika aku melakukan hal itu, aku akan ditangkap karena menyiksa Hagas."


"Karena aku akan melakukan rencana pembelaan diri, jadi aku harus membunuh Hagas dengan satu serangan seolah-olah aku tidak sengaja membunuh Hagas."


"Lalu, aku akan memukul jantung nya dengan keras saja." Pikir Lein.


"Tapi, dengan tindakan Hagas yang bodoh juga bisa menyelamatkan ku dari banyak masalah. Sepertinya aku tidak perlu memukul jantung nya karena sebentar lagi ia akan mati." Batin Lein.


Benar apa yang dipikirkan oleh Lein, kondisi Hagas saat ini sudah sangat sekarat. Ia sudah kehilangan banyak sekali darah karena dua luka.


"Aku malas menunggu, aku bunuh dia saja sekarang." Lein menggunakan mana untuk menghentikan detak jantung Hagas.


Perlahan-lahan jantung Hagas mulai melemah, ia mulai kehilangan pandangan nya, lalu sekitar beberapa menit kemudian, Hagas mati.


Lein mengeluarkan alat perekam suara dari tas, lalu ia mematikan nya. Setelah itu Lein menunggu pihak berwenang datang ke lokasi.


Karena Lein tahu kalau Elin dan Elwin sudah menelepon seseorang untuk melacak keberadaan nya dan Hagas yang pergi.


...----------------...


Di rumah Lein.


Octiorb saat ini sedang tertawa terbahak-bahak seperti seorang penjahat yang mengendalikan rencana nya di balik layar.

__ADS_1


Di layar komputer di depan Octiorb sedang menampilkan banyak sekali komentar negatif yang dituliskan oleh orang-orang.


Octiorb memancing emosi masyarakat untuk terus mempertanyakan kredibilitas SID karena memiliki petinggi yang korup.


Disaat orang-orang yang disewa oleh SID berusaha menenangkan orang-orang yang sedang protes, Octiorb ikut campur sebagai provokator.


Octiorb terus-menerus mengatakan hal-hal buruk yang dilakukan oleh Hagas dan membuat orang-orang yang sudah mulai tenang menjadi marah lagi.


Orang-orang yang disewa oleh SID menjadi kewalahan karena banyak sekali orang di depan gedung SID yang sedang melakukan aksi demo.


Lalu forum SID juga dibanjiri oleh komentar-komentar negatif mengenai perbuatan Hagas yang korup yang tidak mencerminkan tindakan organisasi pahlawan.


Bahkan berita mengenai Hagas yang korup mulai menyebar dari satu kota ke kota lain. Octiorb juga menelepon Liza untuk membantu nya menyebarkan berita.


Liza bukanlah orang yang ahli dalam hal seperti itu, jadi ia menelepon Brynn dan meminta bantuan nya untuk menyebarkan berita.


Brynn segera menerima nya karena ia juga ingin membentuk Lein dan Octiorb. Brynn segera memanggil Dragon Tide News dan meminta mereka untuk menyebarkan berita nya.


Dragon Tide News yang mendengar permintaan Brynn segera menerima nya karena mereka juga sedang kekurangan berita yang spektakuler.


Lalu, orang-orang di ibukota segera melihat kalau ada sebuah berita yang berada di halaman utama yang memberitakan salah satu petinggi SID melakukan korupsi.


SID di Ibukota segera melakukan rapat darurat untuk membahas dan mengatasi masalah salah satu petinggi mereka yang korupsi.


Mereka tidak menyangka kalau tiba-tiba ada berita mengenai petinggi SID yang korupsi yang membuat reputasi mereka jatuh.


Orang-orang di ibukota juga melakukan hal yang sama seperti orang-orang di Kota Elm yaitu mendatangi Gedung SID dan melakukan aksi demo.


Masalah ini menjadi sangat besar karena berita nya yang tidak disangka-sangka dan melibatkan SID, sebuah organisasi pahlawan.


"Kekeke, sepertinya tindakan ku ini membuat masalah berantai ya.." Octiorb tertawa terbahak-bahak.


Octiorb sama sekali tidak merasa bersalah akan hal itu, karena dari awal pihak yang salah melangkah Hagas yang melakukan korupsi.


"Lalu, mari kita tunggu aksi selanjutnya setelah Lein menyelesaikan tugas nya..." Octiorb beranjak dari kursi dan melompat ke kasur.


Setelah itu Octiorb mengambil konsol permainan dan memainkan permainan yang asik tidak peduli dengan masalah yang ia sebabkan.

__ADS_1


__ADS_2