
Lein keluar dari portal dan ia menaiki bus untuk kembali ke rumah nya. Setelah ia masuk rumah, ia melihat rumah nya berantakan dan Liza yang sedang tidur di sofa dengan tv menyala.
"Aku pul-" ucapan Lein terhenti setelah melihat kondisi rumah nya.
"Apa-apaan ini Liza!!" Lein berteriak lalu ia mengeluarkan dual sword nya dan mengarahkan nya ke Liza
Liza terjatuh karena terkejut dengan teriakan Lein, saat Liza bangun ia melihat mata pedang yang diarahkan kepada diri nya.
"E-eh, tunggu sebentar lein turunkan pedang mu. Aku bisa jelaskan." ucap Liza terbata-bata
"Jelaskan sekarang!" Lein tidak bergeming
"Baiklah!!" teriak Liza
Setelah itu Liza berbicara omong kosong saja. Entah itu ia sedang kelelahan, sedang sibuk, atau apapun itu yang berakibat pukulan di kepala nya.
...----------------...
"Jadi kamu sudah mahir dalam kontrol mana?" tanya Liza sambil mengusap-usap kepala nya yang sakit
Mereka berdua saat ini sedang membereskan rumah karena kekacauan yang dibuat Liza
"Begitulah, setidaknya aku bisa menyalurkan mana ke tubuh ku dan mengunakan nya dengan lancar tanpa hambatan." ucap Lein
"jadi selanjutnya adalah menyalurkan mana ke suatu objek, misalnya senjata mu." ucap Liza sambil mengepel lantai
"Jadi kita ke tahap berikutnya ya." ucap Lein meletakan sapu
"benar sekali." jawab Liza
...----------------...
Setelah rumah bersih dan rapi, mereka berdua duduk di sofa berhadap-hadapan karena Lein ingin berbicara sesuatu dengan Liza. Liza menyeduh teh untuk dirinya dan untuk Lein.
"Apa yang ingin kamu katakan? kelihatan nya sangat serius." tanya Liza penasaran karena raut muka Lein terlihat serius
Lein tidak menjawab, ia mengeluarkan kotak yang berisi fragmen of Leviarves dan meletakan nya di atas meja
"Aura ini!?" Liza berdiri tiba-tiba karena terkejut dengan aura yang dipancarkan kotak itu
"Kamu pasti tau aura apa ini." ucap lein
"Tentu saja, aura ini milik Leviarves." Liza kembali duduk dan menenangkan emosi nya
"dari mana kamu mendapatkan kotak ini?" tanya Liza
__ADS_1
Karena item atau sesuatu yang berkaitan dengan Leviarves adalah seperti larangan atau bahkan tabu. Karena Leviarves sendiri adalah naga jahat yang suka merusak dan mengacau.
"Dari dungeon Haima." jawab Lein lalu meminum teh yang telah diseduh Liza
"Bukankah itu dungeon tingkat menengah? bagaimana mungkin item Leviarves ada di sana." ucap Liza tidak percaya
"Yah aku juga berpikir seperti itu. Tapi aku menemukan nya di sebuah ruang item dan ruang itu berisi peti mati di dalam nya. Aku mengambil kotak itu dari tangan mumi yang ada di peti mati." Lein menjelaskan bagaimana ia mendapatkan item itu
"Peti mati kah..." Liza berpikir sebentar
"Kalau peti mati seperti nya tidak ada kaitan dengan dungeon Haima. Tetapi dengan mumi itu." Liza berpendapat
"Aku sepemikiran dengan mu. Mungkin mumi itu memang dimakamkan di sana." ucap Lein
"Aku tidak bisa mengidentifikasi nya, aku hanya tau nama dan rank nya. Karena kamu akrab dengan Leviarves, tolong di periksa." ucap Lein mendorong kotak item ke depan Liza
"Baiklah." liza mengangguk dan mengambil kotak itu
"ini..." Pupil mata Liza membesar setelah ia melihat item di dalam nya
"Seperti nya kamu tau sesuatu." ucap Lein melihat reaksi Liza
"Tolong berikan item ini padaku! tentu saja aku tidak meminta secara gratis, aku akan memberikan apa yang kamu mau." Liza tiba-tiba bersemangat
"Woah tenangkan dirimu. Jelaskan dulu apa kegunaan item itu." ucap Lein menenangkan Liza
"Kegunaan nya sangat sederhana, item ini bisa memberikan sekitar 5% dari kekuatan Leviarves. Jangan anggap 5% kecil, karena kekuatan Leviarves bagaikan bencana, 5% nya saja sudah bisa menimbulkan kekacauan."
Liza menjelaskan kegunaan dari fragmen of Leviarves itu.
Lein benar-benar terkejut. Seperti yang dikatakan Liza, meski hanya 5% tapi kekuatan ini berasal dari Leviarves si naga jahat, naga yang membawa bencana.
"Kegunaan nya memang sangat sederhana, namun efeknya tidak sederhana itu." ucap Lein
"Jadi, apakah kamu bersedia memberikan item ini padaku!?" Ucap Liza dengan mata berbinar-binar
"Tentu, kamu bisa memiliki nya." ucap Lein
Lein memutuskan seperti itu karena fragmen of Leviarves tidak berguna untuk nya dan lebih baik digunakan oleh Liza yang membuat kesepakatan dengan jiwa Leviarves.
"Terimakasih!!" Liza tiba-tiba memeluk Lein dengan semangat
"Baiklah baiklah." ucap Lein menepuk-nepuk punggung Liza
"Ah, ekhem. Maafkan aku." Muka Liza memerah
__ADS_1
"Jadi, apa yang kamu mau sebagai gantinya?" tanya Liza
"Aku butuh material untuk membuat pedang. Aku membutuhkan rank yang setara dengan item ini." Lein mengeluarkan kayu dari pohon dunia
Liza hampir pingsan karena ia mengenali kayu didepan nya. Karena Liza sendiri adalah elf dan pohon dunia adalah pohon yang memberkati elf.
"Ah, bersamamu memang banyak kejutan. Dari mana kamu mendapatkan ini." ucap Liza lemah
"Aku mendapatkan nya dari pelelangan." jawab Lein
"Hah? Tidak mungkin. Kamu tidak sekaya itu untuk membeli kayu dari pohon dunia." ucap Liza tidak percaya
"Karena mereka tidak bisa mengidentifikasi kayu ini. Aku membeli nya dengan harga 2.1 juta FEZ." jawab Lein bangga
"Pihak pelelangan akan muntah darah jika tau informasi kayu ini." Liza menggeleng-gelengkan kepala nya
"Kalau begitu aku akan memberikan material ini." Liza mengeluarkan sebuah material seperti batu dengan warna hitam
"Ini adalah besi Ystar, diambil dari pegunungan Ystar di negara dwarf. Besi ini adalah besi terbaik, dengan ketahanan, ketajaman, dan tidak berat." jelas Liza
"Aku hanya pernah mendengar tentang besi Ystar. Ini pertama kali nya aku melihat secara langsung." Lein mengambil besi Ystar.
"Apakah kamu menerima nya?" tanya Liza
"Bagaimana mungkin aku tidak menerima nya." tegas Lein
"Lalu..." Liza mengambil kertas
Liza menulis sesuatu dengan mana nya dan ia meneteskan darah nya di kertas itu. Setelah itu ia mengambil amplop dan memasukkan kertas itu ke dalam amplop dan menyegelnya dengan mana
"Ambil ini." Liza menyerahkan surat itu kepada Lein
"Dan apa ini?" Lein menerima surat nya dan bertanya
"Pergi ke kota sebelah, Kota Els. Disana ada toko pandai besi di daerah pinggiran. Namanya, hmm... ah Bee Hive." Liza mengingat-ingat
"Hah? nama yang tidak cocok dengan tokonya." ucap Lein merasa aneh
"Benar kan. Aku juga berpikir seperti itu." Liza setuju dengan ucapan Lein
"Lalu kamu pergi ke sana dan temui pemilik pandai besi itu. Namanya Thogal Coalmaster. Ia merupakan pandai besi yang bisa menempa besi Ystar dan mengolah kayu dari pohon dunia." ucap Liza
"Ohh seperti itu. Tapi pandai besi nya bisa mengolah kayu juga?" tanya Lein
"Bisa, ia memiliki kemampuan yang berhubungan dengan kayu, namun karena ia adalah dwarf ia juga merupakan pandai besi yang hebat." Jawab Liza
__ADS_1
"Wah keren. Terimakasih Liza." Lein berteriak kasih
"Sama-sama." ucap liza