
"Serang!" Daniel berteriak.
"Majulah!" Lein juga berteriak.
Lein menarik kedua katana nya dan berlari menuju Daniel. Daniel juga memegang rapier nya dengan erat dan menuju Lein.
Daniel menggunakan kaki kanan nya sebagai tumpuan dan menarik tangan kanan nya untuk melakukan gerakan menusuk.
Daniel mendorong tangan kanan nya dengan cepat untuk mengincar perut Lein. Tentu saja Lein tidak akan membiarkan hal itu terjadi.
Lein mengangkat katana kiri nya dan menebas secara vertikal ke arah rapier Daniel agar rapier nya mengarah ke bawah.
"Cih." Daniel mendecakkan lidah nya.
Daniel mundur satu langkah dan kembali melakukan gerakan menusuk. Namun kali ini Daniel mengincar kepala Lein dengan sangat cepat.
Lein hampir tidak bisa menghindari serangan Daniel yang sangat cepat dan pipi kirinya mengeluarkan darah karena tergores.
"Bagus!" Lein malah tambah bersemangat.
Lein berlari secara zig-zag untuk menghindari tusukan rapier Daniel. Lein memegang kedua katana nya denga erat bersiap untuk menyerang.
"Simpson Technique : Extreme Speed Stab." Ucap Daniel.
Lein yang ingin mengerang menjadi bertahan karena serangan Daniel menggunakan teknik rapier milik keluarga nya.
Daniel menusuk secara lurus ke arah Lein namun dengan kecepatan yang sangat cepat bahkan bisa dikatakan kecepatan ekstrim.
Lein menyilangkan kedua katana nya di depan dada untuk menangkis tusukan rapier Daniel yang sangat cepat itu bahkan sampai mundur beberapa langkah.
"Ho... Teknik keluarga ya. Kuat juga." Pikir Lein.
...----------------...
Jonas mengaktifkan Diamond Rhino nya dan memukul tubuh Elbert dengan kedua tangan nya secara bertubi-tubi.
Elbert kesulitan untuk menangkis nya karena tubuh nya yang besar dan karena ia menggunakan senjata gada berduri yang berat.
Elbert mengangkat gada berduri nya dan membanting ke tanah dengan keras agar Jonas menghentikan serangan nya.
"Oh sial." Umpat Jonas.
Pijakan Jonah goyah karena tanah di sekitar nya bergetar dan hampir ambruk karena serangan kuat dari gada berduri elbert.
Elbert maju dan menyerang Jonas dari arah samping. Jonas menyilangkan kedua tangan nya di sisi kanan nya untuk menangkis serangan Elbert.
Gada berduri milik Elbert tidak bisa melukai Jonas karena Jonas sudah mengaktifkan Diamond Rhino nya yang memiliki karakteristik sangat keras.
"Sekeras apa kulit ny!?" Pikir Elbert terkejut.
__ADS_1
Saat Elbert terkejut sesaat, Jonas memegangi gada berduri milik Elbert dan menarik nya dengan sekuat tenaga. Tubuh Elbert condong ke depan karena tarikan Jonas
Jonas mengangkat kaki kanan nya dan melakukan serangan lutut ke arah perut Elbert. Jonas melepaskan gada berduri dan memegangi kepala Elbert.
"Kugh!" Elbert merasakan sakit di perut nya.
Jonas sedikit melompat dan melakukan serangan lutut lagi, namun kali ini Jonas menyerang wajah Elbert sampai berdarah-darah.
"Sial, orang ini adalah tipe bertahan dan bertarung." Pikir Elbert.
...----------------...
Enya berlari menuju Effie dan menggunakan api nya untuk menambah kecepatan lari nya.
"Tidak akan kubiarkan!" Teriak Effie.
Effie menggunakan cambuk panjang nya dan mencambuk Enya dari jarak yang lumayan jauh.
Enya dengan gesit menghindari serangan cambuk Effie dan terus berlari menuju arah nya dengan cepat.
Saat sudah mendekati Effie, Enya mengarahkan kedua telapak tangan nya ke arah Effie dan mulai menyerang menggunakan api nya.
"Fire Magic : Fire Cannon." Teriak Enya.
Api yang sangat panas keluar dari kedua telapak tangan Enya dan mengarah ke Effie dengan kecepatan tinggi seperti meriam.
"!!" Effie melebarkan matanya.
Fire Cannon Enya lama-kelamaan melemah karena serangan cambuk Effie yang cepat dan pada akhirnya menghilang.
"Kamu sangat mahir menggunakan cambuk..." Enya menyipitkan matanya dan memuji Effie dengan sungguh-sungguh.
Karena Effie bisa menyerang dengan kecepatan luar biasa secara terus-menerus menandakan bahwa Eddie sangat mahir dalam menggunakan cambuk.
"Terimakasih..." Meskipun begitu Effie tidak menurunkan kewaspadaan nya kepada Enya.
...----------------...
Seperti biasa John bertarung dengan rekan nya yaitu Burn lizard, Joe.
"Joe, alihkan perhatian wanita itu." John memberikan instruksi kepada Joe.
Joe memahami ucapan John dan segera berlari maju ke arah Jessie. John melawan Jessie karena racun dan holy power itu bertentangan.
Racun sama seperti kekuatan gelap, dan kekuatan gelap bertentangan dengan kekuatan cahaya, termasuk Holy Power.
"Stench Magic : Poison Ball." Ucap John.
John membuat sebuah bola racun di tangan nya dan melemparkannya ke arah Jessie yang sedang sibuk menghadapi Joe.
__ADS_1
"Ini adalah... Racun!?" Ucap Jessie terkejut.
"Holy Magic : Holy Aura!" Teriak Jessie.
Jessie menggunakan sihir suci untuk membuat sebuah aura suci yang akan menetralkan racun milik John yang mengenai dirinya.
Jessie yang berpikir akan mudah untuk melawan John segera menepis pikiran itu karena ia melihat Joe akan menyerang lagi.
Joe membuka mulutnya dan menyemburkan napas api ke arah Jessie. Jessie merespon dengan cepat dan membuat perisai suci.
"Holy Magic : Holy Shield." Ucap Jessie.
Jessie berhasil menangkis serangan api Joe. Namun ia terkena serangan bola racun yang John lemparkan dari arah lain.
"Ini merepotkan..." Jessie mengerutkan kening nya berpikir bahwa pertarungan nya dengan John akan menjadi merepotkan.
...----------------...
*swoosh
Anak panah yang Olson tembak ditangkis dengan mudah oleh Anna menggunakan pedang nya.
Anna maju menuju Olson sambil menghindari dan sesekali memotong anak panah yang Olson tembak.
"Void Skill : Teleportation." Ucap Anna.
Anna menggunakan skill void yang memungkinkan dia untuk berpindah tempat.
Anna berpindah tempat ke belakang Olson dan segera menggunakan pedang nya untuk menebas punggung Olson.
Namun saat ia akan mengenai punggung Olson, sebuah anak panah mendekat dan Anna terpaksa harus mundur menjauh.
"Anak panah yang mengincar target ya..." Pikir Anna.
"Terima ini!" Teriak Olson.
Olson membidik dan menembaki Anna dengan tiga anak panah sekaligus yang mana semua anak panah nya mengincar Anna.
Anna tahu bahwa percuma untuk lari atau menghindar, jadi ia memutuskan untuk berlari menuju Olson sambil memotong anak panah yang datang.
Olson juga berlari untuk menjaga jarak dari Anna karena ia sendiri merupakan seorang pemanah dan tidak akan diuntungkan dalam pertarungan jarak dekat.
"Void Skill : Teleportation." Ucap Anna.
Anna segera berpindah tempat di depan Olson dan kali ini Anna menendang perut Olson sampai ia tersungkur di tanah.
Anna mengambil kesempatan itu dan segera menyerang Olson dengan cara melompat dan menjatuhkan diri lalu mengarahkan pedang nya ke arah Olson.
"Sial!" Olson melebarkan matanya.
__ADS_1
Olson berguling untuk menghindari serangan tusukan Anna dan segera menyerang Anna dengan busur dan anak panah nya.
Anna juga mengangkat pedang nya dan memotong semua anak panah yang datang menjadi dua.