Analysis Eye

Analysis Eye
Misi Pengawalan Kapal : Moss Snake


__ADS_3

Siang hari.


Setengah awak kapal saat ini sedang makan siang di ruang makan siang kapal yang luas dan setengah nya lagi masih bertugas.


Karena tentu saja mereka tidak bisa meninggalkan pekerjaan mereka secara bersamaan, harus ada yang menjaga.


Lein dan Liza juga makan di ruang makan kapal, saat mereka berdua sedang berbincang-bincang, Kapal Perium bergetar.


"!! - Pergi ke luar." Lein dan Liza langsung berlari menuju dek kapal meninggalkan makanan mereka.


"Jadi seperti inikah monster laut...." Lein melebarkan matanya saat melihat monster yang menyerang yang membuat kapal bergetar.


"Analisa!" Ucap Lein menganalisa monster itu.


[ analisa berlangsung ]


[ Moss Snake


level : 97


Monster ular laut yang hidup secara berkelompok ]


Moss Snake didepan Lein berukuran besar dengan diameter tubuh nya sekitar satu kapal kecil dan panjang yang hampir setara dengan Kapal Perium.


Moss Snake adalah monster ular namun bentuk tubu mereka seperti cacing dimana mereka tidak memiliki mata dan bentuk mulut mereka juga sama seperti cacing.


Ada sekitar 9 Moss Snake yang menyerang Kapal Perium dan 4 Moss Snake menyerang kapal lain nya di sekitar Kapal Perium.


"Itu Moss Snake..!!" Teriak salah satu awak kapal.


"Moss Snake kah..." Vin menyipitkan mata nya.


"Apakah ada sesuatu dengan Moss Snake?" Tanya Lein di sebelah Vin.


"Tidak ada yang khusus, hanya saja jika Moss Snake terbunuh maka darah nya akan langsung mengundang monster lain." Jawab Vin.


"Jadi, kita harus membunuh sekaligus melenyapkan tubuh nya?" Lein menyentuh dagunya.


"Benar, seperti itu. Namun bisa juga jika tubuh Moss Snake dibawa ke atas kapal dan tubuh nya akan di proses kemudian dijual." Angguk Vin.


"Mereka panjang tapi diameter nya tidak terlalu besar dan Kapal Perium sanggup menampung sekitar 6 Moss Snake ." Ucap Liza.


"Haruskah kami membawa tubuh Moss Snake ke atas Kapal Perium?" Lein menunggu instruksi dari Vin.


"Jika memungkinkan, tapi.. apakah kalian bisa melakukan nya?" Tanya Vin.

__ADS_1


"Serahkan saja pada kami. Liza, kamu urus dua dan aku tiga." Lein terbang menuju Moss Snake.


"Diterima." Liza menggunakan rune di tubuh nya untuk membuat dirinya terbang.


Lein terbang ke arah salah satu Moss Snake dan mengeluarkan kedua katana nya.


Lein terbang dengan kecepatan tinggi dan bersiap untuk menebas Moss Snake yang ada di depan nya.


"Dragon Language : Wind God Slash." Ucap Lein lirih.


Lein menebas dengan kedua katana nya secara horizontal ke arah Moss Snake di depan dan tebasan nya membuat sebuah bilah angin yang tak terlihat.


Seperti nama sihir nya, bilah angin itu memiliki kecepatan yang tidak masuk akal dan ketajaman yang sanggup memotong apapun.


Moss Snake merasakan ada bahaya yang akan datang ke arah dirinya dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Moss Snake segera menggerakkan tubuh nya untuk menghindar namun kecepatan bilah angin milik Lein jauh lebih cepat.


Bilah angin semakin dekat kemudian menyentuh kulit Moss Snake dan memenggal kepala nya.


"Ups, jangan biarkan itu jatuh ke laut." Lein segera menggunakan mana nya untuk mengendalikan kepala dan tubuh Moss Snake.


Lein membawa kepala dan tubuh Moss Snake ke atas Kapal Perium dimana Vin sudah menyuruh para ahli dalam pemrosesan tubuh monster untuk bersiap.


"Tubuh Moss Snake datang! Segera proses tubuh nya dan bawa ke ruang penyimpanan kapal!" Vin memberikan instruksi.


...----------------...


"Oh~ Membunuh dengan satu serangan ya, kurasa aku akan mencoba nya juga." Liza melihat Lein yang membunuh Moss Snake dengan satu tebasan.


"Leviarves' Fire Rope." Liza menciptakan sebuah tali dari Api Leviarves yang bentuk nya seperti tali koboi.


Cambuk yang berwarna hitam karena Api Leviarves berwarna hitam membuat Moss Snake di depan Liza ketakutan merasakan aura nya.


"Jangan takut ular manis, ini hanya tali biasa." Ucap Liza dengan senyuman.


Jika Moss Snake bisa berpikir dan berbicara, maka ia akan berteriak dengan keras ke arah Liza memprotes bagaimana mungkin tali Leviarves adalah tali biasa.


"Ayo serang!" Ucap Liza.


Liza mengendalikan cambuk nya berputar-putar di sekitar dirinya kemudian ia mengarahkan tali itu ke leher Moss Snake.


Liza mengenai leher Moss Snake dan mengikat nya sama seperti seorang koboi yang mengikat kuda liar dari tempat nya.


Liza mengencangkan tali itu dan membuat tali nya menjadi semakin panas. Karena terlalu kencang dan panas, kepala Moss Snake terpisah dari tubuh nya.

__ADS_1


"Mudah juga untuk monster level tinggi." Batin Liza.


Sama seperti Lein, Liza menggunakan kontrol mana untuk mengendalikan kepala dan tubuh Moss Snake dan membawa nya ke atas Kapal Perium.


...----------------...


Setelah itu tidak hanya Lein dan Liza, orang-orang dari Kamar Dagang Myrant juga berhasil membunuh semua Moss Snake yang ada.


Lein dan Liza mengangkat tubuh Moss Snake ke udara, dan yang lain nya segera membakar tubuh Moss Snake dengan sihir api.


Oleh karena itu kecuali 5 Moss Snake yang dibawa ke atas Kapal Perium, semua Moss Snake yang ada sudah dibakar habis.


Jika tidak ada Lein dan Liza, maka mereka semua terpaksa harus membuang tubuh Moss Snake dan mempercepat kapal.


Karena monster lain akan datang setelah merasakan darah dari tubuh Moss Snake dan jika tidak mempercepat, maka mereka akan kerepotan untuk melawan para monster.


Mereka pasti bisa membunuh semua monster yang akan datang, namun itu akan memakan banyak waktu yang sia-sia.


...----------------...


"Terimakasih untuk kalian." Vin berterima kasih kepada Lein dan Liza.


"Santai saja kapten, kami juga tidak ingin para monster datang." Ucap Lein.


"Haha, baiklah." Vin tertawa.


"Berapa waktu yang dibutuhkan mereka untuk memproses satu tubuh Moss Snake?" Lein melihat para ahli yang sedang memproses tubuh Moss Snake.


"Sekitar 3 jam, dan karena ada 5 Moss Snake maka akan sekitar 15 jam. Tapi karena ada beberapa orang tambahan, waktu nya berkurang menjadi 9 jam." Jawab Vin.


"Cukup lama, itu pasti karena ukuran tubuh nya ya." Ucap Liza.


"Benar, tubuh nya yang panjang membuat para ahli sedikit kerepotan." Angguk Vin.


"Yah apapun itu, beritahu kami jika kalian membutuhkan sesuatu. Kami pasti akan membantu jika itu sesuai dengan kekuatan kami." Ucap Lein.


"Tentu saja, aku jadi tahu mengapa Nyonya Abelia menugaskan kalian, haha." Balas Vin sambil tertawa.


Setelah berbincang-bincang sebentar, Vin segera kembali ke ruang kemudi untuk bekerja.


Sementara Lein dan Liza hanya duduk diam melihat para ahli memproses tubuh Moss Snake dari kejauhan.


"Ku harap tidak ada monster yang terlalu kuat muncul. Melawan monster di wilayah mereka akan merugikan kita" Ucap Liza.


"Benar, kita pasti bisa membunuh monster yang akan datang, namun saat ini kita sedang bekerja dan harus mempertimbangkan pro dan kontra nya." Angguk Lein.

__ADS_1


"Benar..." Balas Liza.


__ADS_2