Analysis Eye

Analysis Eye
Misi Pengawalan Kapal : Ras Mermaid


__ADS_3

"Tidak, jangan bergerak dulu, aku merasakan banyak sekali aura kehidupan yang datang." Ucap Lein.


"Hm? Siapa mereka?' Vin mengerutkan keningnya.


"Analisa." Batin Lein.


[ analisa berlangsung ]


[ Aura kehidupan yang host rasakan adalah Ras Mermaid. Mereka datang ke arah host, atau lebih tepatnya ke arah Gothon Turtle ]


"Ras Mermaid." Jawab Lein.


"Ras mermaid katamu!?' Teriak Vin karena terkejut.


Orang-orang yang mendengar juga terkejut karena Ras Mermaid sedang bergerak menuju ke arah mereka.


*Boom!


Terjadi ledakan yang keras dari arah Gothon Turtle. Kemudian pergerakan Gothon Turtle tiba-tiba saja berhenti setela ledakan itu terjadi.


"!! - Mereka menyerang Gothon Turtle!" Teriak salah satu orang yang ada.


Salah satu Mermaid melompat dari dalam air dan melempar tombak yang ada di tangan nya ke arah kepala Gothon Turtle yang menampakkan diri.


Tombak itu dilempar dengan kekuatan penuh dan terbang ke arah kepala, atau lebih tepatnya ke arah mata Gothon Turtle dengan cepat.


"Wargh!!" Gothon Turtle meraung kesakitan karena mata kanan nya tertusuk tombak.


Lein bisa tahu situasi yang terjadi di depan nya dengan mengandalkan analisis dari Analysis Eye.


Para mermaid juga menyerang Gothon Turtle dari dalam air dengan menusukkan tombak mereka ke bagian tubuh Gothon Turtle.


Mulai dari keempat kaki nya, ekor nya, bahkan leher Gothon Turtle yang masih berada di dalam air, semua mereka serang.


"Hm, mengapa Gothon Turtle tidak melawan balik para Mermaid? Apakah Gothon Turtle sebenarnya adalah monster yang lemah?"


"Tidak, bukan karena itu. Tombak yang digunakan oleh para Mermaid bukanlah tombak biasa. Sepertinya tombak itu mengandung kekuatan asing yang belum aku ketahui."


"Untuk sekarang, mari kita amati dan analisa pertarungan mereka." Batin Lein.


"Tolong bantu kami." Tiba-tiba, Lein mendengar suara dari pikiran nya.


"Siapa!?" Lein tetap tenang dan mencoba berkomunikasi.


"Kami adalah Mermaid yang sedang melawan Gothon Turtle, tolong bantu kami." Jawab suara tersebut.


"... Bagaimana aku harus membantu mu?" Lein memutuskan untuk membantu mereka karena juga penasaran.


"Tolong panggilkan penyihir hebat dari kelompok kalian yang bisa membuat kami terbang di udara agar kami bisa lebih mudah membunuh Gothon Turtle." Ucap suara tersebut.


"Kebetulan sekali, aku adalah orang yang kalian cari. Tunggu sebentar, aku akan segera menuju ke sana." Ucap Lein.

__ADS_1


"Baik." Balas suara tersebut.


"Tunggu disini, aku akan pergi membantu mereka." Ucap Lein kemudian ia terbang ke arah Gothon Turtle.


"Ya." Angguk Liza.


"Tunggu!? Kamu ingin pergi ke sana!?" Vin mencoba menghentikan Lein namun ia terlambat.


"Tenang saja kapten, Lein bukanlah orang yang ceroboh." Ucap Liza.


"Hah... Aku akan mencoba mempercayai nya." Vin menghembuskan napas nya.


...----------------...


"Aku datang." Teriak Lein.


"Dragon Dance : Fly." Lein menggunakan sihir terbang untuk membuat semua Mermaid yang ada terbang di udara.


"Bicaranya nanti saja, sekarang serang Gothon Turtle!" Ucap Lein melihat Mermaid yang masih belum tahu situasi yang tiba-tiba.


"Baik!" Ucap semua Mermaid.


Lein tetap diam di udara dan mencoba mencari menggunakan Analysis Eye siapa Mermaid yang menghubungi nya tadi.


[ analisa berlangsung ]


[ mermaid yang menghubungi host tadi tidak ada disini ]


"Hm? Tombak mereka perlahan-lahan mulai habis, aku akan mencoba membantu mereka." Lein melihat ada banyak tombak yang mengapung di sekitar nya.


Lein menggunakan mana nya untuk mengendalikan semua tombak yang mengapung dan membawa nya kepada para Mermaid.


Jadi, para Mermaid bisa berfokus untuk menyerang Gothon Turtle tanpa menghawatirkan tombak yang akan habis.


"!!" Para Mermaid juga menyadari apa yang sedang dilakukan oleh Lein.


Mereka memang tidak berbicara karena harus fokus untuk menyerang, namun di dalam hati, mereka sudah berterimakasih kepada Lein.


Karena para Mermaid bisa terbang berkat bantuan sihir dan tombak yang selalu Lein sediakan, mereka jadi bisa dengan mudah melukai Gothon Turtle.


Gothon Turtle tidak bisa melawan banyak karena tubuh nya yang besar dan karena para Mermaid yang ada dimana-mana.


Lalu saat Gothon Turtle mulai melemah, para Mermaid segera berkumpul dan memfokuskan serangan mereka ke arah kepala Gothon Turtle.


"Wargh..!!" Gothon Turtle meraung keras.


Kemudian, setelah beberapa saat, teriakkan Gothon Turtle melemah dan berhenti tanda bahwa ia telah mati.


"Wah..!!"" Para Mermaid bersorak bergembira.


Lein juga tersenyum kecil melihat para Mermaid yang bisa menghabisi Gothon Turtle dengan mudah.

__ADS_1


Bahkan tanpa bantuan Lein, mereka juga bisa menghabisi Gothon Turtle meskipun akan memakan lebih banyak waktu.


Kemudian salah satu dari Mermaid terbang menghampiri Lein.


"Terimakasih manusia." Ucap Mermaid itu.


"Justru aku yang harus berterima kasih kepada kalian." Lein juga berterima kasih.


"Selamat datang di wilayah Ras Mermaid, kami merasakan ada kapal yang akan datang dan akan menyambut kalian disini."


"Namun Gothon Turtle sedang menuju kapal kalian dan kami terpaksa harus menyerang nya. Mohon maafkan kami." Ucap Mermaid itu.


"Tidak, tidak. Untuk apa kamu meminta maaf? Kalian tidak melakukan kesalahan apapun." Lein menggeleng-gelengkan kepala nya.


"Haha, namaku Amara, siapa namamu manusia?" Mermaid itu memperkenalkan dirinya.


"Halo, Amara. Namaku adalah Lein, Lein Sanzio." Lein juga memperkenalkan dirinya.


"Lein, nama yang bagus. Kalau begitu kembalilah ke kapal dan ikuti aku. Aku akan menuntun jalan menuju wilayah kami." Ucap Amara.


"Tentu, tapi.. Bagaimana dengan tubuh Gothon Turtle ini?" Tanya Lein.


"Tenang saja, akan ada tim Mermaid lain yang tugas mereka adalah membawa tubuh monster ke wilayah kami." Jawab Amara.


"Oh begitu. Baiklah, aku akan kembali ke kapal." Ucap Lein.


"Ya, oh dan kamu juga bisa membatalkan sihir terbang mu." Ucap Amara.


"Baik." Angguk Lein.


Para Mermaid terbang ke bawah kemudian Lein membatalkan sihir terbang. Lalu, ia terbang kembali ke Kapal Perium.


"Semuanya! Aku diberitahu oleh Mermaid itu untuk menyuruh semua kapal untuk mengikuti nya. Ia akan menuntun jalan untuk pergi ke wilayah mermaid." Ucap Lein.


"Jadi, masalah Gothon Turtle nya sudah selesai?" Tanya Vin.


"Ya, sudah." Angguk Lein.


"Bagus. Kalian semua dengar itu kan? Segera kembali ke kapal masing-masing dan ikuti mermaid itu!" Teriak Vin.


"Ya!" Jawab semua orang.


Vin juga kembali ke ruang kemudi dan menyuruh awak kapal untuk mengikuti mermaid di depan mereka dan kapal lain juga mengikuti.


Kemudian, Kapal Perium dan kapal lain nya mengikuti Amara untuk pergi ke wilayah Ras Mermaid.


Lein melihat ke belakang, ke arah tubuh Gothon Turtle yang bergerak ke dalam air karena para Mermaid itu menenggelamkan nya.


Wilayah Mermaid berada di dalam laut, wilayah yang akan mereka kunjungi adalah sebuah pulau besar yang fungsinya seperti 'Rest Area'.


Pulau itu juga berfungsi sebagai tempat berdagang untuk semua ras yang sedang singgah di sana.

__ADS_1


__ADS_2