Analysis Eye

Analysis Eye
Fragmen of Leviarves


__ADS_3

"Kalau begitu aku menaruh poin kosong ke INt sebanyak 6 dan yang lain nya masing-masing 3 stat poin." ucap Lein



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 17


STR : 16


AGL : 15


VIT : 16


INT : 24


poin kosong: -



Kemampuan : Analysis Eye


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



Setelah peningkatan, Lein merasakan mana yang melimpah mengalir di dalam tubuh nya.


"Baiklah, saat nya memeriksa keadaan disana." Lein lalu berjalan ke bekas medan pertempuran


Rick mendengar suara langkah kaki dari belakang nya. Is berbalik dan melihat Lein sedang menuju ke arah nya


"Apakah... kamu yang melakukan semua ini?" tanya Rick lemah


"hm? entahlah." Jawa Lein singkat


Lein tidak memandang Rick dan yang lain nya. Ia berjalan menuju pintu itu karena ia sekali lagi merasakan aura yang familiar


Rick melihat Lein mengabaikan nya namun ia tidak bisa berbuat apa-apa, ia lalu menghampiri teman-teman nya dan menyembuhkan mereka menggunakan potion dan elixir penyembuh.


//


Lein memasuki ruangan, ia melihat-lihat. Ruangan ini adalah ruangan kecil yang sempit. Didalamnya hanya ada sebuah peti mati, ya benar, peti mati.


Sebelum membuka nya Lein menganalisa sekeliling.


"Analisa bahaya di ruang ini dan analisa juga peti mati itu." ucap Lein


[ analisa berlangsung ]


[ tidak ditemukan adanya bahaya atau jebakan di ruang ini ]


[ analisa berlangsung ]


[ tidak bisa menganalisa isi dari peti mati ]


Lein menjadi semakin penasaran dengan peti mati ini. Karena peti ini adalah sumber dari aura yang familiar itu.


Lein menaruh kedua tangan nya di tutup peti mati dan mendorong nya dengan sekuat tenaga, karena sangat berat untuk diangkat.


"Ini berat sekali. Aku akan mencoba menggunakan mana." ucap Lein

__ADS_1


Lein lalu menggunakan mana di tubuhnya untuk mendorong peti mati itu sekali lagi.


*Bruk..


Penutup peti mati jatuh dan peti mati nya berhasil dibuka. Lein melihat isi dari peti mati itu dan ternyata..


Apa yang ada di dalam nya adalah seorang mumi yang dibalut perban dan sedang memegang sebuah kotak ditangan nya.


Lein menganalisa mumi ini terlebih dahulu


"Analisa identitas mumi ini." ucap Lein


[ analisa berlangsung ]


[ ???


seorang penganut agama gelap yang menyembah naga jahat Leviarves ]


Lein seketika ingat. Aura yang ia rasakan saat ini sama persis saat Liza menggunakan skill api hitam di markas bandit.


"Ternyata apa yang aku rasakan dari tadi adalah aura Leviarves. Pantas saja aura nya kurang mengenakkan." ucap Lein


Lein melihat kotak yang dipegang mumi itu dan mengambil nya dengan sopan (?)


"Permisi tuan mumi." ucap Lein lalu mengambil kotak nya


Lein membuka kota itu dan seketika aura Leviarves yang mencekam keluar dan memenuhi ruangan.


"Ugh, bahkan sebuah aura dari kotak ini masih sangat mencekam!" ucap Lein


Lein merasakan aura keputusasaan yang kuat berasal dari aura ini dan ia lalu segera cepat-cepat menganalisa item di dalam nya


"Cepat analisa item itu." Ucap Lein


[ analisa berlangsung ]


[ Fragmen of Leviarves


kegunaan : ??? ]


Lein merasa terkejut dengan item didepannya. Bagaimana tidak, ada dua alasan yang menyebabkan Lein terkejut


yang pertama, item ini bernama fragmen of Leviarves yang artinya item ini berisi informasi, kekuatan, atau bahkan jiwa Leviarves


yang kedua, karena rank item ini adalah rank SS. Item rank A sudah luar biasa, item rank S hanya terjual melalui pelelangan atau black market. Item rank SS... tidak ada catatan selama beberapa dekade belakangan.


"Rank SS, apalagi ini item yang berkaitan dengan Leviarves si naga jahat yang telah punah." ucap Lein


"Aku tidak bisa menganalisa nya, mungkin akan aku tanyakan kepada Liza saat aku keluar dari Dungeon ini." pikir Lein


Lein menutup kotak nya dan lalu ia simpan ke dalam inventory. Lein berpikir akan meninggalkan ruang ini tetapi ia melihat pantulan cahaya dari arah mumi itu.


Lein penasaran dan ia melihat bahwa pantulan cahaya itu berasal dari cincin yang ada di jari telunjuk tangan kanan mumi tersebut.


Lein yang penasaran mengambilnya dan melihat nya. Itu adalah cincin dengan bentuk biasa berwarna abu-abu namun diukir dengan sebuah pola seperti mantra.


"Analis cincin ini." ucap Lein mulai menganalisa


[ analisa berlangsung ]


[ miasma ring


rank : A


kegunaan : skill cincin ini adalah mendetoksifikasi segala racun dalam tubuh dibawah rank A. (digunakan sekali setiap 3 hari ) ]


"haha, seperti nya aku mendapatkan jackpot kali ini." ucap Lein senang dengan item ini


Lein lalu menggunakan miasma ring di jari telunjuk tangan kanan nya sama seperti yang digunakan mumi itu.


Setelah mengagumi miasma ring, Lein menghadap ke arah mumi. Lein lalu mengepalkan kedua tangan nya di depan dan membungkuk sedikit.

__ADS_1


"Terimakasih tuan mumi." Ternyata Lein sedang melakukan penghormatan kepada mumi itu


Lein lalu keluar dari ruang sempit ini dan saat ia keluar, ia melihat Rick, Vio dan Buck yang pucat sedang berkabung di depan tubuh Wist dan Jack


"hm? apakah healer itu mati? ya sudahlah bukan urusan ku." pikir Lein lalu ia berjalan menuju mayat monster tentakel


"...Maafkan kami." ucap Rick


Langkah Lein terhenti setelah mendengar ucapan Rick


"Jangan meminta maaf kepadaku, meminta maaf lah kepada keluarga ketiga teman mu yang meninggal itu." ucap Lein lalu ia kembali berjalan


"!? apakah kamu mengetahui tentang kematian Jolan?" tanya Rick terkejut


Vio dan Buck juga sama terkejut nya dengan ucapan Lein


"Tidak, aku hanya mendengar dari mu saat melihat kamu melawan monster tentakel itu." Lein menghampiri mayat monster tentakel dan menyimpan nya di inventory nya


"..." ketiga orang itu terdiam


"kalian terlalu serakah untuk mendapatkan item yang mengakibatkan tiga teman kalian meninggal ck ck." ucap Lein menggeleng-gelengkan kepala nya


"..." mereka bertiga tetap diam


Lein juga tidak memperhatikan mereka, Lein lalu pergi untuk naik level lagi dan berlatih kontrol mana.


4 hari berlalu dalam sekejap, selama 4 hari itu, Lein terus-menerus melawan monster dungeon dengan tangan kosong, ia melawan > beristirahat > mencari monster > dan melawa lagi.


Dan Lein juga naik level, sekarang level Lein menjadi...



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 20


STR : 19


AGL : 18


VIT : 19


INT : 24


poin kosong: -



Kemampuan : Analysis Eye


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



*huft


Lein menghela napas kelelahan, ia mengusap keringat nya dan beristirahat sebentar.


"Sudah 4 hari aku berada di dungeon ini, aku sudah level 20. Masih ada sekitar 2 minggu sebelum ujian masuk universitas." ucap Lein meminum minuman nya


"2 minggu, aku harus mencapai lebih dari level 28 agar aku bisa diterima di universitas dragon heart. Aku harus terus naik level dan mempelajari beberapa skill atau beladiri." ucap Lein

__ADS_1


"Tapi, mari kita sudahi sejenak. Aku rindu rumah ku." Lein lalu menyudahi istirahat nya dan ia pergi mencari portal keluar untuk keluar dari Dungeon Haima


__ADS_2