Analysis Eye

Analysis Eye
Perlawanan Kota Dragon Tide


__ADS_3

Di tembok Kota Dragon Tide.


"Gila, sepertinya kali ini Anarchy Order membuat gerakan yang besar..." Ucap Presiden Brynn.


"Anarchy Order katamu?" Walikota Holbein mengerutkan kening nya.


"Ya, ini semua perbuatan Anarchy Order. Aku tidak tahu mengapa mereka menyerang ibukota, tetapi tidak bisa disangkal kalau mereka akan merencanakan sesuatu yang besar." Jawab Presiden Brynn.


"Cih, karena mereka sudah bergerak, itu berarti kita juga harus bergerak ya..." Walikota Holbein mendecakkan lidah nya.


Walikota Holbein tidak hanya memanggil pihak Universitas Dragon Heart, tetapi juga memanggil SID dan orang-orang bayaran.


Sebuah portal yang besar terbuka di dekat tembok kota beberapa saat yang lalu dan banyak jenis monster yang keluar dari portal itu.


Mulai dari yang berukuran kecil sampai besar, monster terbang, monster aneh, dan yang lain yang memiliki jumlah yang banyak.


"Meskipun banyak, tetapi pihak Dragon Tide masih bisa mengatasi nya. Namun, aku tidak boleh lengah, aku harus bersiap-siap jika ada situasi lain." Batin Walikota Holbein.


...----------------...


"Karena kita tidak bisa membantu Lein bertarung, setidaknya kita bisa membantu Kota Dragon Tide dari serangan monster." Ucap Liza.


"Benar, aku juga sepemikiran dengan mu." Angguk Octiorb.


"Baik!" Jonas juga mengangguk.


Selain mereka bertiga, ada Enya, John, dan Anna yang ikut bergabung. Mereka diberitahu kalau monster menyerang ibukota dan segera bergabung untuk menyerang balik.


"Calamity Fire Spear." Liza mengangkat kedua tangan nya dan menciptakan banyak sekali tombak dari Api Leviarves.


"Fireball!!" Enya juga membuat banyak sekali bola api dengan Api Fiama.


Liza dan Enya akan berada di belakang sebagai penyerang jarak jauh. Jonas dan Joe berada di paling depan sebagai pelindung.


Sedangkan Octiorb, Anna, dan John berada di tengah sebagai penyerang utama. Octiorb juga memiliki dua peran, satu nya lagi adalah untuk menyediakan ramuan jika ada yang terluka.


Octiorb sudah membuat banyak sekali obat dan ramuan karena ia sekarang sangat tertarik dengan farmasi dan banyak membaca buku mengenai farmasi.


Presiden Brynn, Walikota Holbein berada di atas tembok untuk melihat situasi dan mengkoordinasikan para pasukan mereka.


SID juga membantu di garis depan bersama dengan pasukan utama Kota Dragon Tide membasmi para monster yang keluar.


Sedangkan orang-orang bayaran akan berada di belakang mereka dan membunuh monster yang lolos dari serangan mereka.

__ADS_1


"Para penyihir dan pemanah sedang monster yang ada di udara!!" Walikota Holbein memberikan instruksi.


Penyihir merapalkan mantra sihir dan pemanah menarik anak panah, kemudian mereka melancarkan serangan ke arah monster yang ada di udara.


Namun, masih banyak monster yang lolos dari serangan dan terbang menuju kota.


"Sial!" Umpat Walikota Holbein.


Saat walikota Holbein akan bergerak untuk menyerang monster terbang, terdengar raungan yang sangat keras kemudian muncul api putih yang membakar habis monster udara yang terbang menuju kota.


"!! - Itu sang naga milik Lein!" Orang-orang menyadari bahwa naga milik Lein datang membantu.


"Jangan khawatir!! Ada naga di pihak kita!!" Orang-orang menjadi bersemangat setelah tau ada naga yang membantu mereka.


"Isolda? Bukankah dia bersama Lein?' Ucap Liza heran.


"Tidak, Isolda sedang berada di hutan belakang universitas. Aku yang memanggil nya ke sini." Jawab Octiorb.


"Oh! Bagus!" Liza juga menjadi lebih bersemangat.


"Walikota, setelah dicari tahu, ternyata seluruh ibukota di masing-masing negara di Benua Manusia telah diserang monster sama seperti kita." Ucap sang ajudan walikota.


"Apa!? Bagaimana dengan Kota Laville!?" Tanya Walikota Holbein.


"Apa yang sedang direncanakan oleh mereka, sialan.." Walikota Holbein mengerutkan kening nya.


"Walikota, bagaimana dengan warga kota?" Tanya Presiden Brynn.


"Sudah hampir semuanya memasuki area perlindungan bawah tanah." Jawab Walikota Holbein.


"Bagus. Aku akan mencari tahu seberapa besar penyerangan ini." Presiden Brynn tiba-tiba menghilang.


...----------------...


"Sial!" Octiorb melebarkan matanya melihat ada monster yang datang.


"Tenang!" Jonas berdiri di depan Octiorb dan memblokir monster nya.


"Bagus!" Octiorb bergerak dan menyerang monster itu dengan pisau terbang nya.


"Oct! Bantu orang lain yang sedang terluka! Serahkan tempat ini pada kami!" Teriak Liza dari jauh yang melihat banyak korban yang belum di rawat.


"Segera!" Jawab Octiorb pergi ke area medis.

__ADS_1


"Halo, aku Octiorb, dari Universitas Dragon Heart. Aku disini untuk membantu menyembuhkan korban." Octiorb datang sambil mengeluarkan ramuan-ramuan yang telah ia buat.


Octiorb memang tidak memiliki inventory, namun Lein telah membelikan nya sebuah gelang penyimpanan yang memiliki kapasitas sekitar 10 meter kubik.


Jadi Octiorb bisa menyimpan obat dan ramuan yang ia buat serta barang-barang milik nya di dalam gelang penyimpanan itu.


Alasan Lein membelikan nya gelang bukannya tas agar tidak hilang. Tas penyimpanan ditaruh di samping tubuh dan bisa saja hilang dicuri.


"Ah terimakasih banyak! Kami sedang kekurangan tenaga medis!" Ucap salah satu dokter.


Ada banyak dokter, perawat, dan juga healer dari Gereja Ariel disini yang bertugas untuk menyembuhkan orang yang terluka.


"Tidak, jangan beri dia ramuan penyembuh dengan cara meminum nya, tuangkan ramuan penyembuh itu ke luka nya."


"Tangan nya terkena racun, oleskan terlebih dahulu dengan salep baru beri dia ramuan penyembuh."


"Hentikan pendarahan nya kali perban. Kemudian berikan dia ramuan penyembuh."


"Jangan bergerak, ini mungkin akan sedikit sakit namun tahan lah!"


Ketika Octiorb bergabung di area medis, ia segera membantu semua orang yang ada bahkan sesekali ia mengoreksi dokter dan perawat yang sedikit melakukan kesalahan.


Octiorb juga mengeluarkan obat-obat yang sudah ia buat dan membiarkan korban menelan nya agar luka nya cepat sembuh.


Dengan bantuan Octiorb, efisiensi di area medis meningkat dan orang-orang menjadi tidak kehilangan moral mereka untuk bertarung.


...----------------...


"Isolda! Kamu atasi monster yang ada di udara! Jangan biarkan mereka memasuki kota dan melukai warga sipil!" Teriak Liza.


"Baik!" Jawab Isolda.


Isolda tidak jauh dari tembok kota dan menghabisi semua monster terbang yang mencoba untuk memasuki Kota Dragon Tide.


...----------------...


Karena Liza dan yang lain sudah membereskan area di sekitar tembok, mereka segera maju mendekati orang-orang bayaran dan membantu mereka.


Meskipun Jonas dan yang lain masih mahasiswa, mereka tidak melakukan kesalahan satu pun dan malah lebih baik dibandingkan orang-orang bayaran.


Apalagi Jonas, meskipun ia tidak membunuh satu monster pun, ia selalu melindungi yang lain agar tidak terserang oleh monster.


Karena peran Jonas adalah sebagai pelindung, ia tidak memikirkan apakah ia membunuh monster atau tidak, yang ia pikirkan adalah ia harus melindungi yang lain.

__ADS_1


__ADS_2