
Lein sampai di hutan dengan cepat karena lokasi nya memang dekat dari universitas dragon heart.
Lein berpikir untuk menyelesaikan misi ini dulu lalu baru bergerak menyelidiki keluarga Barqi.
Lein melihat-lihat pepohonan yang rindang dan ia menyadari bahwa ada persamaan diantara semua pohon. Persamaan itu adalah ada dua lubang di setiap batang pohon.
Satu ada di batang bagian bawah mendekati akar dan satu nya lagi ada di batang bangunan paling atas. Lein berpikir itu adalah ulah tagrotte.
Tagrotte adalah sejenis monster tikus yang memiliki penampilan menjijikan. Tagrotte adalah tikus pohon yang sudah terkontaminasi karbon dioksida yang tercampur mana.
Oleh karena itu tubuhnya menjadi bermutasi dan menjadi tikus percobaan favorit para ilmuwan ataupun alchemist karena tubuhnya bisa bertahan melalui percobaan penelitian mereka.
Meskipun penampilan nya terlihat seperti itu, Tagrotte bukanlah hewan yang beracun. Justru tagrotte menjadi santapan lezat jika bermalam di hutan.
Itu karena tagrotte hidup di pohon dan memakan produk hutan yang sehat. Jadi daging tagrotte sangat lembut dan terasa kenyal di mulut.
Lein mengeluarkan katana nya dan memotong beberapa pohon.
"cit...cit... (suara tikus)
Bukan hanya tikus yang pohon nya tumbang yang keluar, namun semua tikus keluar dari sarang nya setelah Lein memotong beberapa pohon mereka.
"Yah, mereka memang monster yang setia kawan." Lein menyarungkan kembali katana nya.
"analisa!" Lein menganalisa tagrotte
[ analisa berlangsung ]
[ tagrotte
level 25
monster yang memiliki pergerakan sangat cepat dan menyerang musuhnya dari segala arah dengan bekerja sama dengan tagrotte lain ]
Tagrotte memanglah monster yang setia kawan. Tidak perduli siapa lawan nya, tagrotte akan menghabisi nya dengan bersama-sama.
Lein menyarungkan katana nya karena tujuan misi ini adalah menangkap hidup-hidup tagrotte. Dan Lein juga ingin berlatih kecepatan dan stamina dengan tagrotte ini.
"Baiklah, ayo kita mulai." Lein merenggangkan tubuh nya dan ia mulai menggunakan dragon dance
Tagrotte yang melihat pergerakan Lein juga menyadari bahwa manusia didepannya akan memulai pertarungan. Tagrotte maju lebih dulu dan menyerang dari segala arah.
Lein menggunakan dragon dance nya untuk menghindari serangan tagrotte. Kali ini Lein tidak menggunakan analisa untuk menghindari serangan tagrotte.
Lein bergerak ke arah kiri, menunduk, meletakan tangan kiri di tanah, lalu berguling menghindari serangan tagrotte dengan tangan kiri sebagai fondasi nya.
Lein berlari menuju sebuah pohon, tagrotte mengejar Lein dengan sangat cepat, saat hampir terkejar Lein memanjat pohon dengan sekali lompat.
Tagrotte berhamburan memanjat pohon juga, Lein melompat menuju pohon lain dan ternyata tagrotte juga bisa melakukan hal yang sama.
"Mereka bisa melompat antar pohon!? mungkin karena habitatnya adalah hutan." Lein terkejut sebentar.
Lein melompat turun dan berlari ke arah semak-semak. Tagrotte yang berada di tanah segera mengejar Lein. Tagrotte yang ada di pohon segera turun.
Lein melakukan hal yang sama berulang kali, yaitu berlari, menghindar, memanjat pohon, melompat antar pohon, turun, menuju semak-semak dan seterusnya.
"Gila, ternyata begini efek dari dragon dance yang sekarang!!" Sambil berlari Lein juga mengagumi dragon dance.
Dragon Dance yang sekarang bisa meningkatkan stamina dan pernapasan. Selain itu bisa juga memulihkan sedikit stamina yang terkuras.
__ADS_1
Dragon dance yang dulu tidak memiliki efek seperti itu. Yang dulu hanya memperkuat tubuh namun tidak memiliki efek pemulihan.
"Jadi yang kurang dari dragon dance yang sekarang adalah efek pemulihan nya tidak begitu besar." Lein berpikir sambil berlari.
"Yah, kurasa sudah cukup. Mari kita selesaikan." Lein berhenti dan melihat ada beberapa tagrotte yang sudah kelelahan
Tagrotte yang kelelahan adalah tagrotte yang sudah tua. Sedangkan yang masih bersemangat adalah tagrotte muda.
"Tapi, bagaimana cara membuat mereka pingsan?" Lein kembali berlari dan memikirkan cara
"Aku tidak membawa obat bius atau apapun itu. Kurasa terpaksa aku harus menggunakan cara primitif.", Lein berhenti dan berbalik
Metode primitif yang dipikirkan Lein tentu saja meninju kepala nya dengan keras sampai pingsan dalam sekali tinju.
Lein tidak perlu menggunakan dragon dance kali ini, kekuatan tubuh nya sudah cukup untuk membuat pingsan tagrotte.
Lein lalu berlari menuju tagrotte. Tagrotte yang melihat Lein berlari menuju mereka menganggap Lein sudah gila. Tagrotte lalu memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih menggila.
Lein tidak peduli dengan mereka, ia hanya ingin menyelesaikan misi dengan efisien.
"Aku harus membuat tagrotte pingsan dalam sekali serang." Lein lalu meninju salah satu tagrotte dan tagrotte menghantam tanah.
Lein menganalisa apakah tagrotte itu mati atau pingsan.
[ analisa berlangsung ]
[ keadaan : pingsan ]
"Bagus, ayo lanjutkan dengan kekuatan barusan." Lein tersenyum
Lein lalu meninju semua tagrotte yang ia lihat. Entah itu Tagrotte tua atau tagrotte muda Lein serang semua nya.
Setelah 10 menit, Lein berhasil membuat semua tagrotte pingsan. Lein lalu memasukan semua tagrotte ke dalam cincin ruang.
Lein tidak mau repot, ia hanya memasukan semua tagrotte sampai bersih.
"Sepertinya aku naik level, Sistem. Status." Lein memanggil sistem
Nama : Lein Sanzio
Usia : 18 tahun
Level : 37
STR : 31
AGL : 30
VIT : 31
INT : 33
poin kosong: 6
Kemampuan : Analysis Eye
Deskripsi kemampuan :
__ADS_1
Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada
skill : ...
"Naik 2 level. Hm... aku akan menaruh 2 poin kosong ke STR, AGL, dan VIT." Lein mengalokasikan poin kosong nya
Nama : Lein Sanzio
Usia : 18 tahun
Level : 37
STR : 33
AGL : 32
VIT : 33
INT : 33
poin kosong: -
Kemampuan : Analysis Eye
Deskripsi kemampuan :
Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada
skill : ...
"...Kenapa stat ku tidak bagus!! padahal kurang 1 saja agar semuanya sama!!" Lein berteriak karena poin stat nya tidak sama.
"Lupakan. Aku punya sesuatu yang lebih penting saat ini." Lein lalu mengeluarkan sebuah peta dari inventory
Peta itu adalah peta hutan habitat tagrotte tempat Lein berada sekarang.
Saat di balai misi, Lein melihat beberapa bawahan Kiva yang pernah menyerang Lein. Lein mendekat secara diam-diam dan mengetahui mereka juga sedang melakukan misi.
Misi itu ada di hutan habitat tagrotte. Mereka menerima misi untuk mencari herbal yang ada di hutan ini.
Lein senang karena keberuntungan berada di pihak nya. Ia berpikir bahwa lebih baik mengikuti mereka dan mendapat informasi dari mereka.
Lein yang sekarang dapat mengalahkan mereka dengan mudah bahkan tanpa katana atau racun. Hanya mengandalkan dragon heart ia bisa mengalahkan mereka.
Lein tidak tahu lokasi pasti nya, namun Lein tahu misi mereka ada di hutan bagian dalam.
__ADS_1
"Hm... untuk kesana aku harus mengikuti jalur....ini!." Lein mengambil keputusan.
Lein lalu segera menuju hutan bagian dalam sesuai arahan peta.