Analysis Eye

Analysis Eye
Pembukaan Kompetisi antar Negara (2)


__ADS_3

Lein tidak mempedulikan bagaimana reaksi orang-orang dengan tindakannya barusan.


Mungkin terkesan jahat, tapi jika mereka sudah mengetahui alasan nya, mereka mungkin akan memaklumi tindakan Lein.


...----------------...


"Hahaha, tadi keren sekali." Octiorb tertawa keras.


"Tapi, apakah kamu tidak takut jika mereka membalas dendam di dalam kompetisi nanti?" Tanya Octiorb.


"Khawatir? Aku sudah pernah mengalahkan petinggi Anarchy Order dan aku sudah berada dalam pertarungan melawan lich."


"Bagaimana bisa aku khawatir akan balas dendam Black Turtle yang lemah itu?" Jawab Lein dengan nada sinis.


"Hahaha, kamu benar sekali." Octiorb tertawa keras lagi.


Mereka berdua lalu mencari dimana tempat untuk Universitas Dragon Heart di alun-alun.


Setelah bertanya, mereka segera ke arah yang sudah ditunjukkan dan mereka bertemu dengan Presiden Brynn dan yang lain.


"Lein. Tidak ada masalah saat kalian datang kesini kan?" Tanya Presiden Brynn.


"Tidak." Lein menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Bagus." Angguk Presiden Brynn.


Presiden Brynn sebenarnya sudah mengetahui bahwa Lein memiliki masalah dengan Black Turtle saat berada di jalan yang menuju alun-alun.


Presiden Brynn tidak memarahi atau menasihati Lein karena ia tahu Lein tidak menjawab karena Lein bisa mengatasi masalah nya sendiri.


Bahkan jika Black Turtle melakukan sesuatu di dalam kompetisi, Presiden Brynn juga yakin bahwa Lein bisa mengalahkan mereka.


"Universitas Dragon Heart pasti akan menang di kompetisi kali ini!" Pikir Presiden Brynn dengan serius.


Kemudian beberapa orang muncul di atas panggung di depan alun-alun.


Orang-orang itu memakai pakaian yang selaras yaitu sebuah jas hitam formal yang biasanya dipakai untuk bekerja.


"Halo semuanya!" Seorang pria maju dan menyebarkan suaranya dengan mana.


"Perkenalkan namaku adalah Innas! Aku adalah perwakilan dari para pemerintah untuk memimpin kompetisi ini!"


Karena para pemerintah memang tidak mungkin datang langsung karena mereka tidak bisa meninggalkan negara mereka.


Dan saat para petugas muncul di panggung, siaran langsung dinyalakan dan orang-orang berbondong-bondong untuk menonton nya.


...****************...


"Akhirnya dimulai!


"Aku tidak sabar untuk melihat kompetisi ini!"


"Dimana Universitas Black Turtle!?"


"Wah banyak wajah baru diantara para peserta!"

__ADS_1


...****************...


"Pertama, kompetisi akan diadakan di Hutan Kuno Oxtara yang lokasi nya berada di dekat Kota Kuno Laville."


Hutan Kuno Oxtara adalah sebuah hutan yang ada bersama Kota Laville. Hutan Oxtara juga hutan kuno yang masih ada sampai sekarang.


Didalamnya juga terdapat beberapa monster yang ada di zaman kuno. Meskipun ada monster kuno yang masih hidup, namun itu disegel oleh orang kuat.


Jadi yang tersisa adalah monster kuat yang masih bisa dilawan dan dibunuh oleh para peserta kompetisi antar negara ini.


Dan tumbuhan didalam nya juga merupakan tumbuhan spesies kuno yang sangat berharga entah itu untuk dijual atau dipakai sendiri.


Para pemerintah sepakat untuk tidak mengeksploitasi Hutan Oxtara dan hanya akan menggunakan nya untuk keperluan bersama.


"Kedua, kalian akan menerima token berwarna putih yang berguna untuk menyelamatkan kalian! token itu akan berfungsi hanya saat kalian sekarat!"


Innas mengangkat tangan kanan nya dan keluar lah banyak token putih terbang yang menuju semua mahasiswa yang menjadi peserta.


Token putih itu memiliki bentuk yang berbeda dengan yang ada di ujian masuk universitas dragon heart dulu.


"Ketiga, kalian juga akan dipinjamkan sebuah tas penyimpanan untuk menyimpan tubuh monster yang akan dihitung saat kompetisi selesai!"


Sekali lagi, Innas mengangkat tangan kanan nya dan keluar lah tas pinggang yang berukuran kecil terbang ke seluruh peserta.


...----------------...


Pikiran Lein.


"Tas kecil ini untuk menyimpan tubuh monster yang sudah dikalahkan!?


"Sialan..!!!"


"Siapa yang membuat peraturan seperti ini...!"


"Mengapa tidak sama saja seperti ujian masuk universitas dragon heart..!!"


"Itu berarti aku hanya bisa mengambil tumbuhan berharga..."


"Sial, pemasukan ku akan berkurang..."


"Semoga saja aku menemukan tumbuhan berharga yang sangat langka..."


...----------------...


"Keempat, kalian tidak bisa menghubungi siapapun entah itu menghubungi rekan kalian atau orang yang diluar Hutan Oxtara."


"Kelima, selama kalian tidak membunuh, kalian dibebaskan untuk menyerang peserta lain!"


"Keenam, Kompetisi akan diadakan selama 7 hari!"


"Itu adalah enam pesan yang aku sampaikan!"


"Sekarang, semua peserta maju ke tengah alun-alun!"


Segera, semua mahasiswa yang mengikuti kompetisi ini berjalan ke tengah alun-alun sesuai dengan ucapan Innas.

__ADS_1


"Kalian semua, pergilah.." Ucap Presiden Brynn.


"Baik!" Anna dan yang lain nya mengangguk.


"Lein? Katakan padaku mengapa aura mu suram.." Tanya Presiden Brynn yang melihat Lein berwajah suram.


"Hah...Tidak apa-apa Pres." Lein menghela napas dan berjalan mengikuti Anna dan yang lain..


"Hahaha!" Hanya Octiorb yang tertawa.


"..." Presiden Brynn hanya menggeleng-gelengkan kepalanya tidak tahu mengapa Lein seperti itu dan mengapa Octiorb tertawa.


Meskipun Octiorb berada di dalam boneka humanoid, ia masih bisa membaca pikiran Lein sama seperti sebelumnya saat ia masih dalam bentuk roh.


Meskipun Octiorb tidak bisa membaca semua pikiran nya jika Lein sedang berpikir serius. Namun jika pikiran Lein dalam keadaan tidak serius maka Octiorb bisa membaca nya.


Octiorb tidak sering membahas tentang pikiran Lein karena memang tidak ada yang perlu dibahas.


Octiorb tetap tinggal disebelah Presiden Brynn karena dia bukan lah seorang mahasiswa dan bukan peserta kompetisi.


"Sekarang semuanya sudah berada di tengah alun-alun. Bersiaplah, kami akan menteportasikan kalian ke Hutan Oxtara." Ucap Innas kepada para peserta.


"Kalian akan dipindahkan secara acak, bahkan jika kalian memegang tangan rekan kalian tidak menjamin bahwa akan dipindahkan bersama."


"Sekarang tanpa basa-basi lebih lanjut, ayo kita mulai kompetisi ini!"


Innas dan petugas perwakilan dari para pemerintah lainnya bergerak mengelilingi pada peserta membentuk sebuah lingkaran.


Mereka mengeluarkan sebuah jimat yang berbentuk dan berwarna sama dan menaruhnya di lantai tempat mereka berdiri.


Kemudian mereka mengangkat kedua tangan mereka sejajar dengan dada dan mengucapkan kata demi kata yang sepertinya adalah suatu mantra.


Saat para petugas membacakan mantra, jimat yang berada di lantai mengeluarkan sinar yang terang dan membentuk sebuah pilar cahaya.


Semua pilar cahaya kemudian membentuk sebuah kubah setengah lingkaran yang menyelimuti semua peserta kompetisi.


Kemudian, setelah para petugas menyelesaikan mantra nya, mereka mengucapkan kata terakhir.


Dan bersamaan dengan kata terakhir, kubah itu mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan dan para peserta didalam menghilang.


Dan entah itu orang-orang yang berada di alun-alun atau orang-orang yang menonton siaran langsung, mereka semua berteriak dengan semangat.


...----------------...


Hutan Oxtara.


"Jadi ini Hutan Kuno Oxtara..." Ucap Lein melihat sekeliling.


Hutan Oxtara memiliki pohon yang sangat tinggi dan memiliki batang yang memiliki ukuran yang tidak masuk akal.


Dedaunan nya juga sangat rimbun sehingga sinar matahari hanya bisa masuk sedikit melewati celah-celah yang membuat hutan ini menjadi menyeramkan.


"Hah..." Lein menarik napas dalam-dalam dan menghembuskan nya.


"Ayo kita mulai!"

__ADS_1


__ADS_2