
"Keluarlah..." Althea merentangkan kedua tangannya dan memunculkan dua portal di sebelah kiri dan kanan nya.
Banyak Orc muncul dari kedua portal itu, mereka semua bertangan kosong dan tidak menggunakan senjata dan mereka meraung keras saat melihat Lein.
"Bunuh dia!" Perintah Althea kepada para Orc.
"Wargh!" Para Orc berteriak dengan semangat dan berlari menuju arah Lein.
"Masih tersedia 4 menit lagi sebelum aku bisa menggunakan mana. Kalau begitu, aku akan menghabisi Orc nya dulu karena aku tahu tidak bisa menang melawan Althea hanya dengan tubuh ku saja." Pikir Lein.
Lein mengeluarkan kedua katana nya dari inventory dan bergegas maju ke arah para Orc yang sedang berlari ke arah dirinya.
Orc bersiap untuk menuju Lein, Lein tidak menghindari nya dan malah memotong tangan Orc itu kemudian ia memenggal kepala nya.
Lein melompat-lompat menggunakan kepala Orc sebagai pijakan nya, ada Orc yang melompat untuk mengejar Lein namun Lein menebas nya dengan mudah
Lein mendarat di tanah dan melihat ada empat Orc yang bersiap memukul nya dari atas ke bawah, lein mengangkat kedua katana nya untuk menangkis pukulan mereka.
Lein dengan mudah nya menangkis pukulan mereka meskipun tanah tempat ia berpijak retak bahkan kaki nya sedikit tenggelam ke bawah.
Lein mendorong mereka dan menebas dua Orc sampai mati. Kemudian ia memenggal dua Orc lain nya dengan mudah.
"Haha, lebih banyak lagi!" Teriak Lein.
"Sesuai keinginan mu, tapi kali ini bukan monster yang akan aku kerahkan!" Althea membuka satu portal.
Bukan Orc yang muncul kali ini, melainkan banyak manusia yang memiliki lambang yang sama di pakaian mereka. Mereka adalah anggota Anarchy Order.
"Serang dia, bawa kepala nya kehadapan ku!" Perintah Althea.
"Ya!" Jawab semua orang.
"!! - Sial, padahal tinggal 1 menit lagi. Tetapi dia malah menggunakan item aneh itu lagi! Analisa waktu yang tersisa!" Teriak Lein.
[ analisa berlangsung ]
[ 21 menit ]
"Hahaha, sepertinya kali ini kalian serius untuk membunuh ku ya...!!" Lein. menyeringai.
Lein sudah membunuh semua Orc yang ada, sekarang ia harus membunuh semua anggota Anarchy Order yang Althea panggil.
__ADS_1
"Hm, kira-kira ada sekitar 30 orang dengan rata-rata level 70 ya..." Lein memperkirakan jumlah orang yang dipanggil Althea.
"Apakah aku bisa mengalahkan mereka tanpa mana? Eh apa yang aku pikirkan? Tentu saja aku harus bisa!" Lein menyeringai menyeramkan.
*swoosh
Beberapa anak panah ditembakkan oleh musuh.
"!!" Lein menghindarinya dengan mudah.
"Poison Mud." Salah satu musuh membuat tanah di bawah Lein menjadi lumpur racun.
"Racun? Kekeke, ini tidak ada gunanya!" Lein tidak menghiraukan racun di bawah nya karena ia memiliki ketahanan terhadap racun.
"Ayolah, jangan bermain-main, kerahkan semua kekuatan kalian!" Lein berteriak memprovokasi mereka.
Salah satu musuh mengeluarkan banyak sekali rantai besi dari kedua telapak tangan nya dan melancarkan nya ke arah Lein.
Lein menghindari semua rantai itu dan sesekali memotong nya dengan kedua katana nya.
Anak panah yang tadi juga ditembakkan ke arah Lein bersamaan dengan serangan rantai.
"Sial, merepotkan sekali.." Umpat Lein.
Tombak itu diarahkan ke pinggang kanan Lein. Lein melebarkan matanya karena ada tiga serangan yang sedang diarahkan ke dirinya.
Lein menggunakan katana kiri untuk memotong rantai dan katana kanan untuk menangkis tombak, dan membiarkan anak panah nya mengenai punggung nya.
"Jadi seperti ini rasanya bertarung tanpa mana..." Batin Lein yang merasakan sakit di punggung nya karena satu anak panah berhasil menembus kulit nya.
Lein bergerak ke kanan dan menyerang si pemegang tombak. Serangan rantai bisa Lein rasakan sedang datang ke arah nya dari belakang.
Lein melompat dan mendarat di belakang si pemegang tombak. Lalu serangan rantai itu malah mengenai si pemegang tombak.
"Apa yang kamu lakukan!!" Si pemegang tombak marah-marah.
"Kekeke..." Lein menyimpan kedua katana nya.
Lein memegang kepala si pemegang tombak dan memutar nya 360 derajat.
Kemudian Lein memegang rantai itu dan menarik nya dengan keras sampai-sampai si pengguna rantai tertarik ke arah nya.
__ADS_1
Lein mengambil tombak yang ada di tanah dan mengarahkan nya ke depan ke arah datang nya si pengguna rantai.
Ujung tombak itu menembus perut si pengguna rantai dengan mudah. Lein mengangkat tombak dan menancapkan nya di tanah.
Semua orang melebarkan matanya saat melihat rekan mereka mati dan diperlakukan seperti itu.
Bahkan Althea juga sedikit marah saat melihat bawahan nya tertancap ujung tombak dan dipermainkan oleh Lein.
"Sialan!!" 3 Musuh pengguna pedang maju ke arah Lein.
Lein mengambil rantai yang patah dan mengendalikan nya seperti cambuk. Lein memutar-mutar rantai dan mengarahkan nya ke salah satu pengguna pedang.
Orang itu menangkis serangan rantai Lein dengan pedang nya namun karena terlalu fokus dengan rantai, ia tidak melihat Lein sudah berada di depan nya.
"Awas!" Teriak rekan nya.
Namun sudah terlambat, Lein memegang tangan kanan nya dan mematahkan nya sampai berubah bentuk.
Lein mengambil pedang yang dipegang oleh musuh dan menancapkan nya ke jantung nya sampai menembus sampai ujung pedang.
Orang itu mati hanya dalam beberapa detik bahkan ia tidak sempat berteriak apalagi melawan balik.
"Hm, sepertinya jika aku bertarung tanpa mana aku bisa mengalahkan lawan ku dengan jarak dekat dan aku akan kesulitan jika ada musuh yang menyerang dari jarak jauh." Batin Lein.
"Bagus, sederhana nya, aku tinggal mendekati mereka saja." Lein menyeringai.
Lein mengambil tubuh musuh yang telah mati itu dan melemparkannya ke arah dua pengguna pedang yang sedang lengah.
Bersamaan saat Lein melempar, ia langsung lari menuju mereka. Dua pengguna pedang itu mencoba menangkap rekan mereka.
Namun mereka tidak menyadari bahwa Lein sudah berada di depan mereka karena pandangan mereka terhalang oleh tubuh rekan mereka yang dilempar oleh Lein.
Lein menendang kaki musuh yang berada di kiri nya sampai terjatuh. Kemudian Lein memegang kepala musuh di kanan nya yang terkejut dengan kedatangan Lein.
Lein membenturkan kepala musuh yang ada di kanan ke tanah dengan keras dan membenturkan nya berkali-kali sampai mati.
Lein mengambil pedang yang ada di tanah dan melemparkannya ke arah musuh di kiri yang mencoba untuk berdiri.
Karena masih mencoba untuk berdiri, musuh jadi tidak bisa menghindari pedang yang Lein lempar. Ia terkena tusukan pedang tepat di jantung nya dan mati begitu saja.
Dengan ini, hanya dalam beberapa menit Lein sudah membunuh 5 orang anggota Anarchy Order yang Althea panggil.
__ADS_1
"Sekuat apa dirinya jika menggunakan mana saat tidak menggunakan mana saja sudah sekuat ini..." Althea mengerutkan kening nya.