Analysis Eye

Analysis Eye
Dungeon Haima


__ADS_3

// saya minta maaf sekali, ada revisi di bab 6. Sebelum nya perlu level 40 untuk masuk universitas dragon heart namun saya mengira itu terlalu tinggi jadi saya ubah secara drastis menjadi level 28. Saya sangat meminta maaf //


"Jadi ini adalah dungeon Haima." Ucap Lein saat pertama kali melihat Dungeon


Lein lalu memakai pakaian tebal yang sudah di siapkan nya sejak awal untuk menahan udara dingin yang terpancar di seluruh dungeon.


"Aku kesini untuk menggunakan kontrol mana di dalam pertarungan. Dan mumpung ada di dungeon, Analisa rute untuk mendapat item terdekat." Lein menganalisa


[ analisa berlangsung ]


[ ada dua rute yang terdeteksi ]


[ silakan diperiksa ]


"Hm, yang satu ke kanan dan di perjalanan aku akan bertemu snowmatt ( manusia salju ). Sedangkan ke kiri aku akan bertemu dengan Icybat ( kelelawar es )." Ucap Lein


Lein berpikir sebentar untuk memutuskan kemana ia akan pergi, ke kanan atau ke kiri.


"Karena aku menggunakan kontrol mana untuk menyerang, akan sulit untuk menyerang monster yang terbang karena aku belum mahir." ucap Lein


"Kalau begitu aku memilih kanan. Meskipun snowmatt adalah monster tipe bertahan, justru itu akan menjadi karung tinju ku, haha!" Ucap Lein bersemangat


Lein lalu pergi ke arah kanan sesuai rute yang sudah dianalisa oleh analysis eye barusan.


Lein mulai fokus dan menggunakan kontrol mana untuk memeriksa keadaan sekitar nya


// seperti haki observasi //


Lein menemukan ada tiga snowmatt beberapa meter ke depan. Lein lalu memusatkan mana di kaki nya dan bergegas ke depan dengan cepat


Setelah salah satu Snowmatt berada dalam pandangan nya, Lein mengepal kan tangan kanan nya dan mengumpulkan kan mana di kepalan tangan


Setelah memeriksa jangkauan serangan, Lein berpikir itu adalah saat yang tepat untuk menyerang snowmatt itu


*Bum bum bum


Snowmatt•1 terkena serangan Lein dan terlempar beberapa meter ke belakang.


"Sial aku terlalu banyak mengumpulkan mana dan aku jadi tidak bisa mengendalikan tinju ku." ucap Lein agak kesal


Snowmatt•1 bangkit dan maju ke depan menyerang Lein dengan tubuh besar nya


"Analisa snowmatt di depan!" Lein menganalisa dengan cepat


[ analisa berlangsung ]


[ Snowmatt


level 15


monster tipe bertahan ]


[ skill :


- defense rage

__ADS_1


- snow ball


- fall from a height ]


"Dari keadaan nya ia seperti nya memakai defense rage." Lein berpikir cepat


Lein lalu menyilangkan tangan nya di depan dada dan mengumpulkan mana di kedua tangan nya untuk menangkis tabrakan snowmatt•1


Snowmatt•1 datang dengan cepat dan menabrak Lein dengan keras


*bum!


"Itu berhasil." ucap Lein senang


Akibat tabrakan tadi, Lein mundur beberapa langkah ke belakang namun ia tidak terluka yang artinya ia berhasil menangkis tabrakan snowmatt•1


"Haha, Ayo kita mulai latihan nya!" Lein berteriak ke arah ketiga snowmatt dengan semangat yang membara


Lalu Lein mulai mengalirkan mana di dalam tubuh nya seperti aliran darah dan menyebarkan ke seluruh tubuh nya secara menyeluruh bahkan sampai celah terkecil


meskipun tidak bisa memahami, ketiga snowmatt merasa Lein sedang memprovokasi mereka dan snowmatt•2 dan snowmatt•3 memakai skill defense rage


Lein maju duluan dan menyerang kepala Snowmatt•3 yang paling dekat dengan tinju yang dilapisi mana dan snowmatt•3 hanya mundur sedikit


"Ini pasti efek dari defense rage!" ucap Lein melihat snowmatt•3 tidak terlempar seperti snowmatt•1 tadi


Snowmatt•2 berusaha menabrak Lein namun Lein berhasil menghindari nya. Lein menendang snowmatt•2 dengan kaki kanan nya


Tiba-tiba snowmatt•1 melompat dan ingin menyerang Lein dari atas. Lein yang terkejut merasa tidak bisa menghindari nya dan ia lalu meninju snowmatt•1


Lein dan ketiga snowmatt bertarung selama setengah jam. Alasan Lein lama menghabisi para snowmatt karena ia hanya menggunakan tangan kosong dan juga tidak dibantu analysis eye


Lein hanya menyerang dan bertahan dengan menggunakan tubuh nya yang sudah dialirkan mana secara menyeluruh


Setelah menghabisi para snowmatt, Lein naik level meskipun hanya satu level. Ia tidak memeriksa status miliknya, sekarang ia hanya benar-benar fokus untuk berlatih


Lein beristirahat sejenak dan setelah itu ia mulai bergerak mencari snowmatt baru.


Seperti yang dikatakan Lein tadi, snowmatt cocok dijadikan lawan untuk berlatih karena serangan snowmatt lemah namun pertahanan nya tinggi yang menjadikan snowmatt mirip seperti karung tinju.


Sekitar 13 snowmatt sudah dihabisi oleh Lein dengan total waktu 4 jam. Ia mengulangi tindakan nya yaitu mencari, melawan, istirahat.


Saat itu Lein sudah naik level sekitar 2 level lagi


// diatas Level 10 akan susah untuk menaikkan level karena XP yang didapat berkurang dibandingkan level 10 kebawah. Anggap saja level 10 kebawah itu periode pemula. //


Tentu saja Lein tidak melupakan tujuan nya. Lein segera datang ke tempat yang ditunjukkan analysis eye yang mana ini adalah tujuan Lein di awal, yaitu untuk mendapatkan item.


"Ternyata jalan buntu dan ruang item ada di tumpukan salju itu. Jika orang lain mungkin tidak menyadari nya, tapi siapa aku? aku adalah orang yang memiliki analysis eye, Haha!" Lein tertawa lepas


Lein lalu mendatangi tumpukan salju dan menggali nya. Ia menggali sekitar tiga meter dan menemukan sebuah kotak di bawah tumpukan salju.


Lein mengambil nya dan ia naik ke permukaan. Karena kotak ini memang tidak dikunci, jadi Lein langsung membuka nya.


"hm? apa ini? sebuah kristal dan jimat?" Lein melihat isi nya

__ADS_1


Di kotak itu ternyata ada tiga item. Yaitu satu kristal dan dua jimat dengan warna yang sama namun pola yang berbeda.


"Analisa ketiga item ini." ucap Lein mula menganalisa


[ analisa berlangsung ]


[ Jantung Golem Es


rank : B+


Digunakan untuk enchant item ]


[ jimat mantra ice spear


rank : C


ketika digunakan akan memunculkan tombak es ]


[ jimat mantra ice fog


rank : C


ketika digunakan akan memunculkan kabut es yang tebal ]


// berbeda dengan buku skill dan senjata, rank item akan sama dengan rank kemampuan yaitu dari F sampai SSS //


"Seperti nya aku mendapatkan sesuatu yang bagus!" ucap Lein tersenyum kegirangan


"Aku tidak akan menggunakan semua nya karena aku tidak butuh juga. Aku akan menjual jimat nya dan akan menyimpan jantung Golem Es untuk sementara."


Lein sudah memutuskan untuk menjual kedua jimat itu dan menyimpan jantung Golem Es


"Baiklah, sekarang ayo kita menyerang Icybat!" ucap Lein


Lein lalu kembali ke tempat awal dan ia menuju ke arah tempat Icybat berada.


Saat ia melewati jalan sebelum nya, Lein sempat kecewa karena snowmatt tidak muncul.


"Mungkin butuh beberapa waktu lagi untuk snowmatt respawn. Ya sudah, aku langsung ke area Icybat saja." ucap Lein kecewa


Lein lalu mempercepat langkah nya agar cepat sampai ke area Icybat berada.


Namun saat ia akan sampai, tiba-tiba nama nya dipanggil oleh seseorang


"Lein? Kamu Lein kan?" ucap seorang remaja laki-laki


Lein yang namanya dipanggil pun menghentikan langkah nya dan berbalik untuk melihat siapa yang memanggil nya.


"Eh, iya. Aku Lein. Maaf, kalian siapa?" tanya Lein karena ia tidak mengenal remaja, tidak lebih tepatnya pada remaja di depan nya


karena yang ada di depan Lein saat ini adalah sekelompok remaja yang usia nya sama dengan Lein. Mereka beranggotakan 5 remaja laki-laki


"Haha sudah pasti kamu tidak mengenal kami. Meskipun tidak satu kelas, tapi kita satu sekolah." ucap remaja yang memanggil Lein tadi dengan senyuman


"Oh, jadi kalian teman sekolah ku? maaf maaf aku tidak tahu" ucap Lein dengan nada meminta maaf

__ADS_1


"Tidak apa-apa, perkenalkan nama ku...


__ADS_2