
Beberapa hari kemudian, Lein dan Octiorb sudah menjelaskan semua urusan mereka. Karena tidak ada kegiatan lain, mereka berencana untuk pergi ke suatu tempat.
Setelah berdiskusi sebentar, mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pergi ke Pyre Lake karena pemandangan disana sangat indah.
Pagi hari nya sekitar pukul 7 pagi, Lein dan Octiorb sarapan sederhana berupa roti tawar dengan selai kacang dan stroberi.
Mereka sudah berkemas tadi malam, jadi setelah sarapan mereka segera memesan transportasi online dan menunggu di lantai bawah.
"Dulu aku menaiki bus untuk pergi ke manapun. Sekarang aku bisa dengan mudah menggunakan sihir terbang, jika malas, aku hanya tinggal memanggil trasnportasi online." Lein menatap langit dengan tatapan nostalgia.
"Benar, meskipun begitu, kenangan nya tetap ada sampai sekarang bukan?" Octiorb tersenyum karena ia juga mengingat saat mereka berdua pergi ke Pyre Lake.
"Benar, aku tidak tahu apakah Pyre Lake berubah atau tidak, semoga saja tidak..." Angguk Lein.
Setelah menunggu beberapa menit, mobil yang Lein pesan sudah tiba. Lein dan Octiorb memasuki mobil lalu supir mengemudikan mobil nya menuju tujuan yaitu Pyre Lake.
...----------------...
Lein dan Octiorb sudah sampai di Pyre Lake. Mereka membayar biaya nya dan turun dari dari mobil.
"Wah, sepertinya tidak ada yang berubah... Mungkin, hanya lebih ramai saja ya..." Lein melihat ke sekeliling.
Masih banyak orang yang berteriak untuk membentuk tim dan masih banyak kios dan toko para pedagang yang menjual atau membeli material.
"Hm? Lokasi toko Kamar Dagang Myrant masih sama juga." Lein melihat kalau tenda toko Kamar Dagang Myrant tidak berpindah.
Karena sudah berada di Pyre Lake, Lein segera menggunakan sihir terbang untuk dirinya sendiri dan untuk Octiorb juga.
Mereka terbang di atas pohon sambil melihat apakah ada tempat yang bagus untuk bersantai.
Setelah beberapa menit mencari, mereka menemukan tempat yang bagus. Ada di sebelah danau dimana ada satu pohon yang besar yang memiliki dedaunan yang rimbun.
Lalu ada beberapa pohon di sekeliling pohon besar itu yang mengelilingi nya. Sungguh lokasi yang indah dan cocok untuk bersantai.
Mereka berdua turun ke lokasi itu dan mulai bersantai. Lein dan Octiorb memang tidak memiliki rencana apapun dan hari ini mereka berencana untuk bersantai saja.
__ADS_1
"Udara nya sangat sejuk, aku juga bisa menghirup oksigen yang bersih dan segar dibandingkan dengan daerah kumuh yang kotor." Ucap Octiorb yang sedang berbaring di rumput.
"Haha, benar. Hidup di lingkungan yang seperti ini akan membuat kita selalu ingin bersantai dan tidak mau beraktivitas." Lein tertawa kecil.
"Oh?" Lein melihat ke ponsel nya yang berdering tanda bahwa ada telepon masuk.
"Halo Liza." Lein menerima telepon dari Liza.
"Lein!" Suara Liza terdengar dari ponsel.
"Ada apa? Apakah ada sesuatu?" Lein bertanya karena tidak biasanya Liza menelepon.
"Tidak ada apa-apa, aku sedang bosan. Apakah kamu sedang senggang disana?" Liza menghela napas panjang karena ia bosan.
"Kebetulan sekali aku dan Octiorb sedang berada di Pyre Lake, sebuah danau di dekat Kota Elm. Disini udara dan pemandangan nya sangat bagus!"
"Karena kamu bisa berpindah tempat dengan rune mu, mengapa kamu tidak ke sini saja? Kamu juga sedang tidak melakukan kegiatan apapun bukan?" Lein mengajak Liza.
"Oh itu ide yang bagus! Aku akan kesana setelah mengemas beberapa barang!" Liza lalu menutup telepon.
Tidak sampai 10 menit, angin berhembus dan berkumpul di sebelah Lein. Pusaran angin kecil terbentuk dari kumpulan angin itu.
"Ah, bukan. Jangan khawatir, itu berarti Liza akan datang." Ucap Lein menjelaskan kalau fenomena itu bukanlah serangan.
Dan benar saja, kaki ramping yang indah melangkah dari dalam pusaran angin lalu muncullah Liza dengan pakaian kasual serta mengenakan topi jerami.
"Woah, benar apa katamu, Lein. Pemandangan disini sangat indah, udara nya juga sangat segar." Liza menghirup udara segar dengan gembira.
"Liza, selamat datang..." Lein tersenyum menyambut Liza.
"Ya! Aku datang!" Liza berteriak dengan ceria seperti biasa.
"Hm? Mengapa kamu membawa tas yang terlihat penuh itu? Apa yang ada di dalam tas mu?" Lein melihat kalau Liza membawa tas yang penuh.
"Oh in?" Liza menaruh tas di tanah.
__ADS_1
Liza membuka tas itu dan menunjukan isi nya kepada Lein dan Octiorb. Octiorb juga penasaran apa isi dari tas Liza yang penuh.
"Ini adalah makanan!" Liza menunjukan isi tas nya.
"... Seharusnya aku tidak menanyakan nya..." Lein terdiam dengan apa yang Liza bawa.
"Makanan!? Bagus! Aku sudah lama tidak memakan makanan ringan dari mu Liza!" Octiorb berteriak dengan gembira karena melihat makanan.
"Hehe, makanlah sepuas nya." Liza membalik tas dan mengeluarkan semua isi nya.
Ada banyak makanan seperti kentang goreng, keripik kentang, biskuit, kue kering, kue basah, camilan daging, dan masih banyak lagi.
"..Yah, karena kamu sudah membawa banyak makanan, sudah seharusnya untuk dinikmati." Lein mengeluarkan gelas dan teko dari inventory nya.
Seperti biasa inventory Lein menyimpan banyak sekali barang sehari-hari dan beberapa barang unik bukan hanya barang berharga saja.
Lein menggunakan sihir air dan memasukkan nya ke dalam teko lalu ia menggunakan sihir api untuk memanaskan air nya.
"Masih pagi jadi mari kita minum yang hangat. Kalian berdua mau minum apa? Kopi? Teh? Atau yang lain?" Lein menawarkan banyak jenis minuman.
"Um.. Aku teh hitam tolong.." Liza memilih teh hitam.
"Kalau aku kopi, dengan banyak gula!" Octiorb memang suka yang manis-manis.
"Baik." Lein segera membuat apa yang Liza dan Octiorb mau.
Lein juga membuat kopi hitam pahit untuk dirinya sendiri, karena ia memang menyukai kopi hitam yang pahit dibandingkan dengan kopi susu yang manis.
"Oh, apakah kamu menggunakan produk yang mahal? Bau nya sangat harum. Aku bisa tahu kalau rasa nya akan enak juga!" Liza mencium bau harum dari teh dan kopi yang Lein buat.
"Tentu saja, kita jarang sekali bersantai seperti ini, aku juga tidak ingin merusak waktu santai kita dengan menggunakan produk mudah." Lein tersenyum.
"Benar, sesekali kita juga harus memanjakan diri kita sendiri. Karena kita sekarang juga memiliki banyak uang dari imbalan menyerahkan anggota Anarchy Order." Octiorb menganggukkan kepala nya.
Lein sudah selesai membuat teh dan kopi untuk dirinya dan juga untuk Liza dan Octiorb.
__ADS_1
Namun sepertinya dunia tidak ingin mereka bertiga bersantai-santai. Saat mereka akan menikmati makanan mereka, distorsi ruang muncul dari atas mereka.
"Sial... Apakah Anarchy Order berulah lagi!?" Teriak Lein sebelum mereka bertiga terhisap ke dalam distorsi ruang.