Analysis Eye

Analysis Eye
Makan Malam dengan Snake Salmon


__ADS_3

kali ini mereka berlibur untuk melepas penat setelah pusing karena Anarchy Order, jadi mereka di vila hanya bersantai-santai saja.


Siang dan sore hari nya mereka habiskan dengan berbincang-bincang, bermain bersama, menonton film, dan kegiatan santai lain nya.


Lalu malam harinya, saat mereka akan makan malam. Lein menawarkan diri untuk membuat makanan untuk mereka makan nanti.


Dirinya saat ini sedang berada di dapur di dalam vila, bukan di dapur terbuka. Ia sedang mempersiapkan bahan-bahan nya terlebih dahulu.


"Tunggu, bukankah ini... Snake Salmon!?" Octiorb melihat ikan yang ada di dalam wadah.


"Snake Salmon? Apa itu?" Jonas yang berada di sebelah Octiorb bertanya.


Kecuali Liza yang sudah tahu, yang lain juga penasaran itu ikan jenis apa sampai-sampai membuat Octiorb terkejut seperti itu.


"Snake Salmon adalah monster tipe ikan salmon, seperti yang kalian lihat, mereka memiliki tubuh yang panjang seperti ular."


"Tubuh nya juga memiliki sisik yang tebal dan sirip yang lebar tidak seperti salmon pada umumnya yang membuatnya bisa berenang lebih cepat."


"Mereka selalu hidup dalam kelompok dengan ratusan ikan di dalam kelompok itu dan hanya muncul pada saat musim kawin saja."


"Daging nya jauh lebih empuk dan lezat daripada daging sapi terbaik yang ada." Octiorb menjelaskan mengenai Snake Salmon.


"Dan harga per kilogram nya sekitar 200.000 FEZ. Satu ekor Snake Salmon memiliki berat sekitar 5 kilogram jadi harga satu ekor di depan kalian adalah 1 juga FEZ." Tambah Liza.


"!!" Mereka sangat terkejut dengan harga Snake Salmon nya.


Dan di depan mereka saat ini ada 5 ekor Snake Salmon yang berarti ada bahan makanan senilai 5 juta FEZ di depan mereka.


"Kapan kamu membeli nya? Bukankah Snake Salmon sedikit sulit untuk didapatkan?" Brynn bertanya kepada Lein.


"Hm? Bagaimana mungkin aku rela membuang uangku untuk membeli bahan semahal ini? Ini diberikan oleh pengusaha kaya yang aku bantu." Lein melambaikan tangan nya.


"Oh, pantas saja. Kalau begitu aku tidak heran lagi." Octiorb menganggukkan kepala nya.


"Sialan." Lein mencipratkan air ke Octiorb.


Lein mengambil pisau dan mengasah nya dengan serius karena ia menyukai pisau yang dapat memotong ikan dengan mudah.


Kemudian ia mengambil satu Snake Salmon dan menaruhnya di talenan panjang lalu memotong sirip-sirip dan kepala nya.


Ia memegang bagian ujung Snake Salmon dan membersihkan semua sisik-sisik yang masih menempel di kulit menggunakan pisau dengan mulus.


"Woah, keterampilan memasak nya memang tidak perlu diragukan lagi." Octiorb selalu terpukau dengan keterampilan memasak Lein.


Ia tetap berada di dapur bersama Brynn karena mereka berdua penasaran bagaimana cara Lein mengolah Snake Salmon.

__ADS_1


Setelah membersihkan semua sisik yang menempel di kulit nya, Lein mencuci tubuh Snake Salmon dengan air bersih dan menggosok-gosok nya agar tidak ada kotoran yang menempel.


Lalu Lein melakukan hal yang sama seperti tadi ke empat Snake Salmon yang tersisa lalu ia menaruh pisau yang ia pegang di tempat nya.


"Hm? Mengapa dia malah menaruh pisau nya?" Brynn tidak paham dengan tindakan Lein.


"Ah itu. Aku kurang paham detail nya tapi karena daging Snake Salmon nya terlalu empuk, jadi harus bisa memotong nya dengan sekali jalan agar tidak merusak daging nya." Octiorb menjelaskan sedikit.


"Jadi begitu ya. Dia membutuhkan pisau yang lebih tajam dari yang itu." Brynn menganggukkan kepala nya.


Tapi, apa saat mereka berdua melihat apa yang Lein gunakan untuk memotong daging Snake Salmon, mereka terkejut setengah mati.


"Mengapa kamu mengeluarkan katana mu!? Apakah kamu akan menggunakan itu untuk memotong Snake Salmon!?" Octiorb benar-benar terkejut.


Itu benar, Lein mengeluarkan satu katana milik nya dari inventory dan setelah melepas sarung katana nya, Lein melihat ketajaman katana nya.


"Hm? Tentu saja." Lein menoleh ke arah Octiorb dan menjawab dengan ekspresi datar.


"Maksud ku, mengapa harus katana?" Octiorb tidak tahu bagaimana Lein bisa memikirkan untuk menggunakan katana.


"Karena tidak ada benda yang lebih tajam dibandingkan dengan katana milik ku disini." Lein menjawab dan Octiorb tidak bisa menyangkal nya.


Lein memegang ujung tubuh Snake Salmon dan mendekati bagian katana nya tajam ke ujung tubuh Snake Salmon yang satunya.


Kemudian ia menggerakkan katana nya sampai menyentuh daging Snake Salmon dan langsung memotong nya menjadi dua bagian dengan sekali jalan.


"Sial, menggunakan katana untuk memotong ikan. Kurasa para pengrajin katana di dunia ini akan menangis tanpa air mata." Batin Octiorb setelah Lein melakukan hal itu.


"Meskipun cepat namun dia bisa mengendalikan arah katana nya yang membuat daging Snake Salmon tidak rusak." Batin Brynn yang melihat Lein melakukan nya dengan mulus.


Setelah semua Snake Salmon dipotong menjadi dua bagian, Lein membersihkan katana nya dengan mana dan menyarungkan nya kembali lalu menyimpan nya ke dalam inventory.


Kemudian ia mengeluarkan tulang dan bagian lain nya yang tidak akan dimakan dan membuang nya ke tempat sampah karena memang tidak bisa dimakan.


Setelah itu Lein menaruh daging Snake Salmon di dalam wadah yang berisi air dingin dengan es batu dan mengambil piring.


Sambil menunggu, Lein membuat beberapa saus dan bumbu pelengkap lain nya dengan cepat dan setelah beberapa menit, Lein mengambil Snake Salmon dari air es.


Lein memotong kulit salmon dengan pisau yang tadi, bukan dengan katana nya, dan menaruh daging Snake Salmon di atas talenan.


Kemudian Lein memotong-motong daging Snake Salmon dengan pelan namun dalam sekali potong agar tidak merusak nya.


Setelah itu Lein menaruh potongan-potongan daging Snake Salmon di atas piring dan sashimi Snake Salmon sudah bisa dinikmati.


"Tolong bantu aku membawa semua ini ke ruang makan." Lein mengambil dua piring dan berjalan ke ruang makan.

__ADS_1


Brynn dan Octiorb juga mengambil piring dan membantu Lein membawa nya ke ruang makan dimana yang lain sudah berkumpul.


"Ayo makan!" Setelah semua siap, mereka langsung memakan nya.


"Apa ini!? Daging nya terlalu empuk sampai bisa bergoyang-goyang." Jonas mengambil daging dan melihat kalau daging nya bergoyang-goyang di udara.


"Hanya dalam satu gigitan daging Snake Salmon ini bisa membuat makan malam ini menjadi seperti sebuah surga!" Itu adalah pikiran semua mereka saat makan Snake Salmon.


"!! - Ah! Ini baru terasa nikmat!" Lein memakan daging Snake Salmon dan meminum bir dingin.


"Aku tidak bisa berhenti makan!"


"Sama! Daging nya terlalu lezat untuk dibiarkan saja!"


"Lein! Selain Snake Salmon yang berkualitas, kamu juga sangat ahli dalam mengolah nya!"


Mereka semua makan dengan gembira dan tidak bisa berhenti karena tidak bisa menolak akan kelezatan daging Snake Salmon.


"Hahaha..." Lein juga tertawa gembira.


...----------------...


"Kamu disini ternyata." Brynn datang ke atap dan melihat Lein disini.


Brynn saat ini berpenampilan asli tanpa menggunakan topeng atau mengubah tubuh nya menjadi pria seperti sebelumnya.


"Hm? Yah, disini aku bisa merasakan udara yang sejuk dan menenangkan." Lein berkata tanpa melihat ke belakang.


Brynn berjalan menghampiri Lein dan berdiri di sebelah nya. Kemudian ia sama sama melihat ke arah langit yang dipenuhi bintang-bintang bercahaya.


"Ah! Kalian curang!" Liza datang dan tiba-tiba berteriak.


"Liza... Jangan berteriak seperti itu.." Brynn memutar matanya.


Liza tidak menghiraukan Brynn, ia berjalan menghampiri mereka berdua dan berdiri di sisi lain Lein kemudian ia memeluk nya.


"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Lein.


"Memeluk mu!" Liza membenamkan wajahnya di dada Lein.


"..." Brynn tidak berbicara namun ia juga memeluk Lein.


"Lein! Aku mencintaimu!" Liza tersenyum bahagia.


"Yah, aku juga mencintaimu." Lein tersenyum.

__ADS_1


"Aku... Aku juga mencintaimu!!" Brynn tidak mau kalah.


"Tentu saja, aku mencintaimu juga. Aku mencintai kalian berdua." Lein memeluk Liza dan Brynn.


__ADS_2