
"Jadi, katakan jantung golem macam apa yang kamu butuhkan?" Eric duduk dan mengambil sebuah kertas dan pena untuk mencatat.
"Aku ingin sebuah jantung golem yang dapat menampung setidaknya roh tingkat atas." Jawab Lein.
"Roh tingkat atas!?" Kali ini Eric tidak bereaksi banyak karena sudah dikejutkan oleh Lein tadi.
"Benar. Aku memiliki roh tingkat atas." Lein memutuskan untuk memberitahu kebenaran nya.
Karena Eric yang akan membuatkan jantung golem yang bisa menampung Octiorb. Oleh karena itu Lein akan mengatakan kebenaran nya agar tidak terjadi suatu kesalahan.
"Hm, apakah roh mu adalah roh elemen? Atau kemampuan yang lain?" Eric bertanya kemampuan Octiorb.
"Roh ku bernama Octiorb. Oct adalah roh pemandu, jadi ia tidak memiliki kemampuan elemen atau kemampuan khusus lainnya." Jawab Lein.
"Roh pemandu? Jadi dia hebat dalam analisa dan kepintaran ya...." Eric menyentuh dagunya.
"Benar. Octiorb adalah roh yang pintar." Angguk Lein.
"Lalu tanya kepada Octiorb, saat menempati tubuh barunya, ia akan bertarung juga atau hanya mengamati." Ucap Eric.
"Katakan padanya kalau aku akan bertarung juga." Ucap Octiorb.
"..... Itu yang Oct katakan." Ucap Lein.
"Baiklah, jika ingin bertarung juga berarti aku harus membuat kapasitas mana dalam jantung golem nya lebih besar...." Angguk Eric.
"Lalu aku akan memperkuat jantung golem nya agar tidak mudah retak atau bahkan hancur."
"Apa saja bahan-bahan yang dibutuhkan dekan?" Tanya Lein.
"Hm, Aku masih memiliki beberapa stok bahan yang dibutuhkan..." Eric menyentuh dagunya.
"Jika kamu ingin membuat jantung golem yang kuat, maka kita memerlukan darah naga." Ucap Eric.
"Darah naga!?" Lein terkejut.
"Iya, tapi seperti yang kamu tahu. Naga sangat sukit untuk ditemukan dan mengambil darahnya saja tidak mungkin." Eric merentangkan tangannya.
"Haha, jangan khawatir dekan. Itu sangat mudah bagiku..." Lein tertawa.
"Hm? Jangan bercanda dengan ku dasar bocah. Material yang berkaitan dengan naga adalah material yang paling sulit untuk didapatkan." Ucap Eric kesal.
"Tenang saja, aku memiliki darah naga." Ucap Lein tersenyum tenang.
"...Apakah yang kamu katakan memang benar!?" Eric bertanya untuk memastikan.
"Benar, apakah perlu aku ambil sekarang?" Tanya Lein.
"Lakukan." Angguk Eric.
__ADS_1
"Baik. Tolong biarkan aku naik." Ucap Lein.
Karena untuk naik dari sini atau turun ke sini membutuhkan otoritas dari sang pemilik ruang penelitian.
"Ayo."
...----------------...
"Akan aku tunggu disini." Ucap Eric.
"Tentu. Tolong tunggu sebentar." Angguk Lein.
Lein menggunakan teknik gerakan kaki nya untuk ke rumah nya. Lein turun ke ruang latihan nya dan memanggil Isolda.
"Aku tahu!" Isolda sudah tau mengapa Lein memanggil nya.
"Maaf ya.." Lein meminta maaf karena ia perlu mengambil darah Isolda.
"Tidak apa-apa! Aku juga ingin bermain bersama Oct!" Ucap Isolda.
Isolda mengangkat kaki kanan nya dan melukai kaki kirinya dengan kuku tajam nya sampai mengeluarkan dara dari kaki kiri nya.
Lein segera mengambil botol dan memasukkan darah Isolda kedalam botol itu dengan menggunakan mana agar tidak mengotori tangan.
"Sudah cukup. Terimakasih Isolda." Lein segera menyembuhkan luka Isolda sebagai tanda terima kasih.
Lein kemudian naik dan keluar dari rumah. Ia menggunakan teknik gerakan kaki nya menuju ke gedung departemen penelitian.
...----------------...
"Aku datang." Ucap Lein kepada Eric yang duduk di posisi awal.
"Sangat cepat?" Tanya Eric heran.
"Hanya mengambil saja." Angguk Lein.
"Bagus, ayo turun ke bawah." Eric berdiri.
...----------------...
"Lalu, tunjukkan darah naga nya." Eric tidak sabar untuk melihat darah naga yang Lein bawa.
"Ini dia." Lein mengeluarkan botol yang berisi darah Isolda dari inventory nya.
"Ini...!!" Eric mengambil dan memeriksa nya.
Kemudian ia membelalakkan matanya karena terkejut dengan darah naga yang Lein berikan ini.
"Darah naga ini mengandung kekuatan yang sangat kuat! Katakan, ini darah dari naga apa?" Eric segera bertanya dengan semangat yang meluap-luap.
__ADS_1
"Naga waktu." Ucap Lein tersenyum dan dengan nada santai.
"Naga waktu katamu!?" Eric mundur beberapa langkah dan terhuyung-huyung.
"Wah dekan! Apakah kamu baik-baik saja?" Lein segera memapah Eric yang hampir jatuh dan membantu Eric duduk.
"Hah...Aku tidak apa-apa..." Eric menghembuskan napas dan memegangi kepalanya karena pusing.
"Gila. Hanya itu respon ku mengenai darah naga ini." Ucap Eric setelah menenangkan dirinya dari kejutan yang dibawa oleh Lein.
"Aku tidak akan menanyakan dari mana kamu mendapatkan ini. Tapi yang pasti, ini adalah darah naga asli." Ucap Eric menyeringai.
"Terimakasih atas pengertiannya dekan." Lein menganggukkan kepalanya.
Jika Eric menanyakan dari mana Lein mendapatkan darah naga waktu, maka Lein akan kesulitan untuk menjawab nya.
Dan jika Eric memaksa, Lein juga akan menjawab nya dengan kebohongan semata. Karena jika ia jujur, maka keberadaan Isolda akan terungkap.
"Mari kita mulai! Saat ini aku sedang dalam kondisi prima!" Ucap Eric dengan semangat yang meluap-luap.
"Biar kuberi tahu, meskipun aku adalah pembuat jantung golem paling hebat di seluruh ibukota, aku hanya pernah membuat jantung golem dari material naga satu kali."
"Dan jantung golem itu adalah item yang dimiliki oleh presiden universitas dragon heart saat ini, presiden Brynn!" Ucap Eric.
"Presiden Brynn punya jantung golem dari material naga!?" Pikir Lein terkejut.
"Tapi jangan khawatir, aku berani bersumpah atas dewa kematian bahwa aku tidak akan gagal. Bahkan aku bisa membuat yang lebih baik daripada milik presiden Brynn."
Eric bersumpah atas nama dewa kematian bahwa ia tidak akan gagal dalam membuat jantung golem yang Lein butuhkan.
"Aku juga percaya pada mu dekan!" Ucap Lein yakin.
Lein memang yakin bahwa Eric tidak akan gagal. Karena ia menyandang gelar pembuat jantung golem yang paling hebat di seluruh ibukota.
Eric tentu saja mendapatkan gelar pembuat jantung golem yang paling hebat di ibukota dengan kekuatan dan kemampuan nya sendiri.
Oleh karena itu Lein akan tetap yakin bahwa Lein tidak akan gagal bahkan jika Eric tidak bersumpah atas nama dewa kematian.
"Haha terimakasih bocah!" Ucap Eric tertawa.
Eric lalu pergi ke arah brankas untuk mengambil material dan pergi ke sebuah ruangan kecil yang digunakan untuk meleburkan material.
Untuk membuat jantung golem diperlukan keahlian yang kompleks. Perlu Keahlian meleburkan material seperti pandai besi.
Keahlian melarutkan dan mengolah material seperti Alkemis. Keahlian mengukir dan memotong material seperti pengrajin.
Oleh karena itu seorang pembuat jantung golem akan dihormati kemanapun ia pergi bahkan jika sang pembuat hanya pernah membuat satu jantung golem.
Apalagi seorang master seperti Eric, ia adalah satu orang yang memiliki pengaruh yang sama seperti keluarga berpengaruh di ibukota.
__ADS_1