
"Hm, tidak. Jika aku menggunakan pisau terbang ku untuk membunuh semua anggota Anarchy Order yang ada, maka darah mereka akan terciprat ke arah para tamu."
"Aku dan Lein berusaha untuk menyelesaikan masalah ini tanpa melibatkan satu orang pun. Jadi, haruskah aku menggunakan benang mana saja?"
"Baiklah, aku akan menggunakan benang mana untuk musuh yang dekat dengan tamu dan pisau terbang untuk musuh yang jauh dari tamu." Pikir Octiorb.
Pertama-tama, Octiorb akan membunuh musuh yang jauh dari tamu karena mereka semua berada di pojok ruangan, jadi yang lain tidak akan minat mereka mati.
Octiorb melemparkan satu pisau terbang ke arah rak kayu, para musuh mendengar suara di dekat mereka dan menghampiri nya.
Octiorb kemudian mengeluarkan banyak sekali pisau terbang dan melemparkannya ke arah para musu yang sudah dekat dengan rak.
Para musuh mati seketika tanpa mengeluarkan suara karena Octiorb melemparkan pisau terbang tepat ke area vital.
Lalu Octiorb menyiapkan benang mana yang kuat dan melancarkan nya ke arah musuh yang berada di dekat para tamu.
Octiorb menggunakan benang mana untuk mengikat leher mereka dengan kencang agar mereka kehabisan napas dan perlahan-lahan akan mati.
"Ini sangat mudah, aku bahkan tidak bergerak dari tempat ku. Yah, mungkin karena mereka tidak menyadari ku, jika mereka menyadari nya, mungkin akan ada sedikit gesekan." Batin Octiorb.
Octiorb melompat turun ke lantai satu dan mengeluarkan kantung mayat. Lalu Octiorb memasukan semua tubuh anggota Anarchy Order yang telah ia bunuh ke dalam kantung mayat.
Setelah itu Octiorb menaruh semua kantung mayat yang berisi tubuh anggota Anarchy Order di sudut ruangan dan membiarkan Lein menyimpan nya nanti.
"Ada sedikit kekacauan, aku akan membereskan nya saja. Lagipula, aku tidak memiliki kegiatan lain selain menunggu Lein menyelesaikan Jacob." Batin Octiorb.
Octiorb lalu membereskan sedikit kekacauan yang ada di lantai satu. Tidak ada alasan khusus Octiorb melakukan nya, ia hanya bosan karena tidak ada kegiatan lain.
...----------------...
Lein berada di pintu ruang baca melihat Jacob yang sedang membaca buku sihir hitam. Lein kemudian menonaktifkan sihir tidak terlihat nya.
"Kejutan..!" Lein menyeringai.
"!!" Jacob melebarkan matanya terkejut tiba-tiba ada seseorang di pintu.
__ADS_1
Jacob membuang buku yang ada di tangan nya dan segera menjerang ke arah Lein lalu Jacob memutar tubuh nya untuk menendang kepala Lein.
Lein menunduk dan menendang kaki Jacob yang satunya dengan keras dan kencang sampai Jacob tidak bereaksi dan terjatuh.
Lein memegang kepala Jacob dan membenturkan nya ke lantai dengan keras namun Jacob sanggup untuk menahan nya.
"Oh? Kamu cukup kuat juga." Lein mengangkat alis nya.
"Siapa kamu!?" Teriak Jacob.
Jacob tidak menyangka akan ada seseorang yang menyusup dan berusaha menyerang nya secara tiba-tiba padahal dirinya bisa saja langsung mati jika Lein membunuh nya dalam sihir tidak terlihat.
"Seseorang yang memusuhi Anarchy Order dan seseorang yang akan membunuh mu." Lein menggunakan lebih banyak kekuatan untuk mendorong kepala Jacob.
Jacob tidak sanggup menahan kekuatan yang Lein gunakan, kepala Jacob dibenturkan ke lantai dengan keras oleh Lein sampai lantai nya berubah bentuk.
Kepala Jacob berdarah-darah dan kesadaran nya mulai kabur. Jacob hampir pingsan hanya karena satu benturan karena memang ia bukan tipe petarung.
Jacob sangat ahli dalam menyusup dan mencari informasi, namun untuk masalah bertarung, ia tergolong ke dalam orang yang lemah.
Oleh karena itu kesadaran Jacob kabur dan ia hampir pingsan hanya karena Lein membenturkan kepala nya ke lantai satu kali saja.
Kepala Jacob retak dan ia langsung mati tanpa banyak perlawanan. Lein juga tidak bermain-main dan langsung membunuh nya karena tidak ada yang perlu diketahui lagi.
Lein mengeluarkan kantung mayat dan memasukkan tubuh Jacob ke dalam kantung mayat lalu ia menyimpan nya ke dalam inventory nya.
Setelah itu, Lein menggunakan sihir api untuk membakar ruang baca karena Lein tidak ingin buku-buku sihir hitam ini tersebar.
Jika Lein tidak membakar nya, mungkin SID yang akan menyita nya. Tapi Lein takut kalau ada anggota SID yang menyalahgunakan buku sihir hitam ini.
Karena meskipun itu adalah SID, masih ada beberapa orang yang berpikiran buruk dan melakukan apa yang ia inginkan melalui segala cara.
Setelah semua buku-buku sihir hitam hangus terbakar, Lein segera menggunakan sihir air untuk memadamkan api yang akan merambat ke ruangan lain.
Setelah itu, Lein mengumpulkan sisa-sisa bagian buku yang tidak terbakar dan menaruhnya ke dalam plastik dan menyimpan nya ke dalam inventory nya.
__ADS_1
"Meskipun aku sudah membakar nya dan tidak menyisakan apapun, SID pasti bisa menyadari ada yang salah di ruangan ini."
"Tapi setidaknya mereka tidak akan tahu apa yang ada disini karena mereka tidak memiliki petunjuk dan bukti apapun." Pikir Lein.
Lein keluar dari ruang baca yang sudah terbakar dan berjalan ke lokasi Octiorb. Disana Octiorb sedang duduk di anak tangga dan bermain dengan ponsel nya.
"Sudah selesai?" Octiorb bertanya tanpa mengangkat kepala nya.
"Sudah beres." Lein mengangguk dan duduk di sebelah Octiorb.
"Sudah ada berita yang dikeluarkan oleh Walikota Applesy. Mereka sudah mengirimkan tentara dan beberapa petugas SID." Ucap Octiorb sambil menyerahkan ponsel nya kepada Lein.
"Baguslah kalau begitu, kita jadi tidak perlu repot-repot memberitahu masalah ini kepada Walikota." Lein membaca berita di ponsel Octiorb.
...****************...
Apa yang terjadi dengan orang-orang yang mengonsumsi makanan dan minuman yang dibagikan oleh pedagang terkaya di Kota Applesy, Ogon Oucy?
Dokter sudah mengatakan kalau mereka hanya tertidur karena makanan dan minuman yang mereka konsumsi mengandung obat penenang.
Namun masalah ini bukanlah masalah yang sepele, Walikota Applesy sudah mengirim tentara dan petugas SID untuk pergi ke kediaman Ogon.
Dianjurkan bagi orang-orang yang tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang dibagikan oleh Ogon untuk tetap di rumah masing-masing.
Walikota Applesy takut kalau masalah ini ada kaitannya dengan Organisasi Anarchy Order melihat mereka sedang aktif untuk berbuat kekacauan di Benua Manusia.
...****************...
"Lalu, haruskah kita pergi?" Lein mengembalikan ponsel Octiorb.
"Mari kita kembali ke hotel dan beristirahat. Kita akan menyerahkan semua nya ke pihak berwenang besok pagi." Octiorb menguap.
"Kamu benar, aku juga sudah lelah." Angguk Lein.
Lein segera menggunakan sihir terbang dan sihir tidak terlihat untuk dirinya sendiri dan untuk Octiorb.
__ADS_1
Kemudian mereka berdua keluar dari mansion dan terbang ke atap hotel yang mereka pesan. Lalu Lein menonaktifkan sihir terbang dan sihir tidak terlihat nya.
Lalu Lein dan Octiorb segera turun ke lantai 4 tempat dimana kamar mereka berada. Mereka memasuki kamar dan langsung tertidur.