Analysis Eye

Analysis Eye
Isolda Melawan Lima Monster Drake


__ADS_3

Terlihatlah 5 Drake seperti yang diucapkan oleh Lein barusan. Mereka berbeda dengan para Drake yang sebelumnya dilawan oleh isolda.


Mereka memiliki tampilan yang terlihat mengerikan karena di tubuh mereka terdapat luka-luka cakaran seperti bekas pertarungan.


Lima Drake di depan juga memiliki aura yang berbeda dibandingkan dengan kelompok Drake yang Isolda lawan sebelumnya.


Drake yang Lein panggil kali ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan para Drake yang sudah Isolda bunuh beberapa saat yang lalu.


"Lihat, mereka terlihat berbeda bukan..." Ucap Lein.


"Benar. Tapi aku yakin bahwa aku bisa mengalahkan mereka semua!" Isolda berkata dengan yakin dan dengan tekad yang kuat.


"Bagus! Kamu tidak boleh gentar melihat musuh yang kuat. Tidak apa-apa jika mundur, mundur bukan berarti kamu adalah pengecut." Ucap Lein.


"Baik!" Angguk Isolda.


Isolda langsung terbang ke depan menuju ke arah para Drake. Namun, Isolda terbang hanya untuk mengamati mereka.


Isolda juga terbang sambil menjaga jarak dari para Drake karena tidak ingin memasuki jangkauan serangan Drake.


"Mereka terlihat tenang, aku tidak boleh gegabah menyerang mereka." Batin Isolda.


Isolda mengumpulkan mana nya di kedua sayap nya kemudian ia mengepakkan sayapnya ke arah Drake di depan.


Beberapa bilah angin muncul saat Isolda mengepakkan sayapnya dan mengarah ke pada Drake di depan dengan kecepatan tinggi.


"!!" Para Drake tidak menyangka bahwa naga di depan mereka akan langsung menyerang.


Mereka kemudian segera menghindari bilah angin yang datang ke arah mereka dengan bergerak cepat ke samping.


"Sudah jelas mereka bisa menghindar karena jarak diantara kita masih terbilang jauh."


"Tetapi, kecepatan mereka tidak cepat dan hanya menghindar disaat-saat bilah angin mendekati mereka."


"Itu artinya, mereka ini kuat namun tidak cepat." Pikir Isolda.


Karena sudah mengetahui bagaimana kekuatan lawan, Isolda segera terbang dengan menjaga jarak dari kata Drake.


Karena para Drake di depan tidak cepat, maka mereka tidak akan bisa mengejar Isolda selama Isolda menjaga jarak dari mereka.


Dan benar saja, para Drake menjadi marah dan mulai mengejar Isolda namun tidak bisa karena jarak nya yang lebar.

__ADS_1


"Lein, bagaimana cara untuk membuat jebakan di langit?" Tanya Isolda.


"Jebakan di langit ya... Kompres sejumlah mana menjadi sebuah bola mana sekecil mungkin lalu taruh di udara sesuka mu."


"Ciptakan sebuah benang mana yang menghubungkan masing-masing bola mana hasil kompres lalu hubungkan dengan tubuh mu."


"Sampai sini apakah kamu paham?" Lein menjawab pertanyaan Isolda dan menjelaskan nya.


"Aku paham. Aku juga tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya." Isolda mengangguk tanda bahwa ia telah paham.


"Baguslah kalau begitu." Balas Lein.


Sesuai ucapan Lein, Isolda mengumpulkan mana di keempat kaki nya kemudian mengompres menjadi banyak sekali bola mana kecil.


Isolda kemudian menaruh bola mana itu sembarang tempat di udara. Alasan menaruh sembarang tempat adalah agar para Drake mengacuhkan bola mana nya.


Kemudian Isolda membuat sebuah benang mana yang menghubungkan semua bola mana dengan ekor Isolda karena lebih mudah daripada di kaki.


Benar saja, para Drake tidak menghiraukan bola mana di sekitar mereka. Para Drake berpikir bahwa bola mana hanyalah sebuah serangan tipuan saja.


Kemudian saat para Drake berada di jangkauan bola mana, Isolda segera menyalurkan mana nya ke bola-bola mana lewat benang mana.


Bola-bola mana bereaksi dan bergetar. Para Drake merasakan bahaya di sekitar mereka saat mereka berada di area bola-bola mana.


"Wargh..!!" Para Drake berteriak kesakitan karena terkena dampak ledakan.


Namun hanya ada satu Drake saja yang mati karena ia terkena banyak sekali ledakan dari bola mana dan sisanya hanya terluka biasa.


Empat Drake yang masih hidup menggeleng-gelengkan kepala mereka untuk meredakan pusing akibat ledakan bola-bola mana.


"Mereka hanya terluka biasa, sepertinya ketahanan tubuh mereka juga bagus." Pikir Isolda.


Isolda segera mengubah rencana nya, ia terbang mendekati Drake sambil menembakan meriam mana.


Para Drake yang masih kebingungan mengapa bola disekitar mereka meledak merasakan bahaya dari arah depan.


Para Drake terpaksa harus menghindari nya meskipun mereka sedang kebingungan.


"Kesempatan!" Isolda terbang mendekati salah satu Drake dan menggigit nya.


"Ini keras!" Batin Isolda saat ia berhasil menggigit Drake namun tidak bisa menembus nya karena kulit Drake nya yang terlalu keras.

__ADS_1


Isolda kemudian menggunakan mana untuk menyelimuti gigi-gigi nya. Lalu ia berhasil mengoyak tubuh Drake yang berada di mulutnya.


Isolda mencakar Drake terdekat namun ia tidak bisa melukai Drake itu dan hanya bisa menggores kulit nya saja.


Isolda sedikit terkejut yang menyebabkan ia menjadi lengah. Sudah ada dua Drake di belakang Isolda yang siap menyerang nya.


Salah satu Drake menggigit ekor Isolda dengan gigi tajam nya dan satunya menyerang sayap Isolda dengan mencakar nya.


"Ugh!" Isolda sedikit merasakan sakit.


Isolda menggoyang-goyangkan tubuh nya berusaha untuk menjatuhkan dua Drake tersebut dari tubuh nya.


Drake yang berada di depan Isolda melihat kesempatan untuk menyerang, Drake tersebut kemudian bersiap untuk mencakar leher Isolda.


Kali ini Isolda tidak lengah, ia sudah siap mengantisipasi semua serangan.


Isolda memutar tubuh nya yang membuat Drake yang akan mencakar leher Isolda justru mencakar Drake yang sedang menggigit ekor Isolda.


"Wargh..!!' Drake yang tercakar meraung kesakitan yang membuat nya melepaskan gigitan di ekor Isolda.


Kemudian kedua Drake tersebut malah saling menyerang satu sama lain mengabaikan Isolda yang sedikit terkejut.


Rencana Isolda adalah agar salah satu Drake terluka parah, namun ia tidak menyangka hasil nya akan lebih memuaskan.


Mereka berdua saling menyerang dan membuat Isolda memiliki kesempatan untuk membunuh Drake yang menyerang sayap nya.


Isolda mengepakkan sayapnya dengan kencang untuk mengusir Drake diatas. Kemudian Isolda menggunakan ekor nya untuk menyerang Drake itu.


Drake itu terlempar beberapa meter, Isolda langsung mengejar nya lalu mengigit balik sayap Drake.


Isolda menggigit dengan menggunakan mana nya, oleh karena itu salah satu sayap Drake yang digigit Isolda lepas dari tubuh nya.


Drake itu kehilangan keseimbangannya dan terjatuh ke bawah. Isolda membuka mulutnya dan menembakan meriam mana.


Karena Drake tersebut sudah tidak bisa terbang, otomatis ia juga tidak bisa bergerak di udara untuk menghindari meriam mana Isolda.


Drake tersebut terkena meriam mana Isolda dan hancur berkeping-keping sampai tubuh nya tidak tersisa.


Dua Drake yang sedang bertarung mendengar ledakan dari jauh dan melihat bahwa saudara mereka telah mati oleh Isolda.


Kedua Drake tersebut menjadi marah dan segera menghentikan pertarungan mereka. Mereka segera terbang ke arah Isolda sambil mengeluarkan niat membunuh mereka.

__ADS_1


Isolda menerima tantangan mereka dan segera terbang ke arah para Drake dengan kecepatan tinggi.


__ADS_2