
Lein setuju untuk pergi untuk makan malam bersama Linda di kediaman keluarga nya nanti malam. Sekarang Lein sedang berada di rumahnya.
"Hm, jadi.. Jelaskan apa buku ini sampai-sampai kamu bereaksi berlebihan tadi." Lein mengeluarkan buku yang diberikan oleh Linda.
"Baiklah.." Octiorb mulai menjelaskan.
"Buku ini ada didalam informasi milik Szem. Buku ini berisi cara-cara dalam membuat dan mengendalikan sebuah boneka."
"Boneka yang dimaksud adalah sebuah bentuk yang menyerupai manusia atau monster yang terbuat dari beberapa material."
"Hm, aku paham." Angguk Lein.
"Tapi itu tidak menjelaskan mengapa kamu bereaksi berlebihan." Ucap Lein.
"Itu karena didalam buku ini terdapat cara membuat sebuah boneka yang bisa dikendalikan oleh roh." Octiorb menyeringai.
"Dikendalikan oleh roh!?" Lein melebarkan matanya.
"Jadi maksudmu, jika aku bisa membuat boneka yang kamu ucapkan, kamu bisa mengendalikan boneka itu!?" Tubuh Lein gemetar karena informasi yang dikatakan oleh Octiorb.
"Benar. Anggap saja seperti aku memiliki tubuh baru." Octiorb mengangguk.
"Aku akan merasuki boneka itu dan wujudku bukan roh lagi, tapi seperti makhluk hidup." Tambah Octiorb.
Lein segera membuka buku itu dan membacanya dengan seksama mencoba memahami apa isi yang tertulis di dalam buku itu.
"Sial, bahasa kuno." Lein mengumpat.
"Analisa semua tulisan yang ada didalam buku ini." Lein menggunakan Analysis Eye.
[ analisa berlangsung ]
[ Karena bahasa yang dianalisa adalah bahasa kuno, jadi tidak semuanya bisa diterjemahkan ]
"Itu sudah cukup." Lein kembali membaca buku itu.
Karena sudah diterjemahkan, Lein jadi memahami apa yang tertulis di buku itu. Lein kemudian mencari boneka yang bisa dikendalikan oleh roh.
"Ketemu." Setelah beberapa saat mencari, Lein menemukan nya.
"Hm, tidak ada nama bonekanya ya..." Gumam Lein.
"Keelfait Wood?" Lein mengerutkan keningnya.
"Ada apa bocah?" Tanya Octiorb saat ia melihat Lein mengerutkan kening.
"Keelfait Wood adalah kayu yang berasal dari benua iblis. Mungkin akan membutuhkan waktu lama untuk mencari nya..." Lein kecewa.
__ADS_1
"Begitu kah. Tidak apa-apa bocah, yang penting kita memiliki buku ini." Meskipun kecewa, Octiorb tidak terlalu mempermasalahkan nya.
"Tapi, Keelfait Wood ini digunakan untuk apa?" Tanya Octiorb.
"Disini dijelaskan bahwa itu untuk tulang nya." Jawab Lein.
"Tulang ya... Baiklah lanjutkan." Ucap Octiorb.
"Tentu, kita lihat material apa lagi yang dibutuhkan selain Keelfait Wood..." Lein kembali membaca buku itu.
"Untuk membuat boneka ini kita hanya perlu membuat tulang, kulit, mata, dan jantung."
"Untuk matanya... Mata Cyclops? Itu mudah. Sepertinya Jonas mengambil mayat Cyclops saat pertempuran di kota Els."
"Untuk kulit juga mudah didapatkan, kita hanya memerlukan kulit monster Haunthag Crocodile."
"Dan untuk jantung bisa menggunakan apa saja asalkan itu bisa digunakan untuk menyimpan mana."
"Jadi kendala kita hanya ada di Keelfait Wood." Ucap Lein menutup buku.
"Tapi bukankah ini buku dari zaman kuno? Mengapa bahan-bahan untuk membuat boneka ini tergolong mudah didapatkan?" Lein bingung.
"Bukan seperti itu. Orang-orang di zaman kuno sangat pandai untuk menggunakan semua hal yang ada disekitar mereka."
"Jadi wajar saja jika kamu berpikir bahwa sangat mudah untuk mendapatkan bahan-bahan nya, kecuali Keelfait Wood tentunya." Octiorb menjelaskan.
"Jadi begitu...." Lein paham dengan ucapan Octiorb.
"Sekarang pikirkan apa yang akan kita gunakan untuk jantung nya." Ucap Octiorb.
Mereka berdua kemudian berpikir tentang benda atau item apa yang cocok untuk membuat jantung boneka yang akan mereka buat.
"Sebuah item yang bisa digunakan untuk menyimpan mana..."
"Jantung Golem?" Tanya Lein.
"Itu bisa, tapi kamu tahu kan kalau jantung golem sulit untuk didapatkan. Harganya juga mahal di pelelangan." Ucap Octiorb.
"Kalau begitu bagaimana jika kita memakai sebuah jantung Golem buatan?" Lein mengusulkan sebuah ide yang menarik.
"Jantung golem buatan? Ide bagus bocah." Octiorb setuju dengan ide Lein.
"Bagus! Kalau tidak salah di universitas ini juga ada jurusan yang meneliti dan membuat Golem buatan." Lein menelusuri forum universitas.
Golem adalah makhluk yang dapat dipanggil oleh seorang Summoner dan Golem juga bisa dibuat dengan material tertentu.
Perbedaan nya adalah jika Golem yang dipanggil oleh Summoner memilik kecerdasan meskipun rendah dan Golem yang dibuat tidak akan memiliki kecerdasan.
__ADS_1
"Hm... Ada!" Seru Lein.
Lein menemukan bahwa memang ada jurusan yang meneliti dan membuat Golem di universitas dragon heart.
"Karena ini masih sore, haruskah kita berkunjung?" Lein meminta pendapat kepada Octiorb.
"Kurasa jangan." Octiorb menggeleng-gelengkan kepalanya.
"Mengapa?" Tanya Lein.
"Karena kita membutuhkan jantung golem buatan yang harus mampu menampung ku yang setidaknya roh tingkat atas."
"Kita perlu mencari orang yang benar-benar mahir dan untuk mencari orang seperti itu pasti akan sulit. Jika memang ada pasti dia adalah seorang senior atau guru."
"Lalu kita juga perlu mendiskusikan tentang apa saja bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat jantung golem yang kita inginkan."
"Itu akan membutuhkan waktu yang lama..." Ucap Octiorb menjelaskan alasan nya.
"Ah... Ucapan mu ada benarnya Oct." Lein mengangguk.
Memang benar apa yang diucapkan oleh Octiorb. Karena yang mereka butuhkan bukan jantung golem buatan yang biasa.
Mereka memerlukan sebuah jantung golem yang bisa menampung Octiorb. Menurut Octiorb sendiri, ia setidaknya adalah roh tingkat atas.
Ia tidak bisa mengatakan pasti nya karena ia adalah roh buatan yang dibuat oleh Szem untuk bersama kemampuan Analysis Eye.
"Hah... Baiklah." Lein menghela napas.
Lein kemudian membaca buku itu dan mendiskusikan beberapa hal dengan Octiorb mengenai isi dari buku tersebut.
Karena buku ini berasal dari zaman kuno, yang mana pasti akan ada banyak informasi yang terkandung dalam isi buku tersebut.
Meskipun Analysis Eye tidak bisa menerjemahkan semua tulisan yang ada, tapi bagi Lein, ini sudah lebih dari cukup.
Lein juga sedikit demi sedikit memahami bagaimana proses pembuatan boneka yang menggunakan teknik zaman kuno.
Orang-orang di zaman kuno menggabungkan bahan-bahan menjadi sebuah barang atau item sama seperti yang Octiorb lakukan.
Dan seperti yang Octiorb katakan, orang-orang di zaman kuno bisa memanfaatkan semua hal yang ada di sekitar mereka.
Mereka bahkan menggunakan ranting pohon dan batu sebagai bahan untuk membuat boneka menurut apa yang tertulis dalam buku tersebut.
"Apa yang bisa dipelajari dari orang-orang zaman kuno adalah mereka bisa memanfaatkan semua hal yang ada di sekitar mereka."
"Aku harus jadi seperti mereka. Mungkin sifat mereka akan sangat berguna dalam pertarungan."
"Dalam pertarungan hidup dan mati, kita harus menggunakan semua hal yang kita punya agar bisa mengalahkan musuh kita."
__ADS_1
"Dan ketika kita sudah tidak mempunyai apa-apa, kita harus memanfaatkan hal yang ada di sekitar kita agar bisa menang." Ucap Lein.