Analysis Eye

Analysis Eye
Menguji Tubuh dan Kekuatan Isolda yang Baru


__ADS_3

Keesokan harinya saat pagi menjelang siang, sekitar pukul 10 pagi. Lein sudah berada di Lembah Hillside.


Lembah Hillside sedikit jauh dari Ibukota, lokasinya ada di Utara sekitar 50 kilometer dari ibukota.


Di sebelah Lein saat ini juga ada Isolda yang sudah menjadi naga. Ukuran Isolda saat ini juga setara dengan naga dewasa.


Lein bahkan seperti semut jika dilihat dari sudut pandang Isolda saat ini.


"Isolda, ini waktunya untuk menguji tubuh dan kekuatan mu yang baru. Apakah kamu siap?" Tanya Lein.


"Bukan hanya siap, aku juga sangat bersemangat, Lein." Teriak Isolda dengan semangat.


Isolda sudah berpikir bahwa ia tidak terlalu membantu Lein dalam pertarungan. Ia ingin bertambah kuat agar bisa membantu Lein.


Sekarang, keinginan itu sudah tercapai dan Isolda menjadi sangat bersemangat karena akhirnya ia akan bisa membantu Lein bertarung.


Oleh karena itu saat ini Isolda sangat bersemangat dan ia juga penasaran dengan efek tubuh dan kekuatan nya yang baru.


"Aku tidak akan ikut bertarung, aku hanya akan mengarahkan mu saja." Ucap Lein.


"Aku tahu Lein. Aku juga akan menolak jika kamu akan ikut bertarung." Isolda mengangguk.


"Bagus. Aku akan memanggil satu kelompok Drake yang terdekat." Lein menarik napas dalam-dalam dan berteriak menggunakan mana nya memanggil Drake.


"..." Isolda hanya mengedipkan matanya.


Karena cara Lein memanggil Drake adalah cara yang paling sederhana hanya dengan berteriak menggunakan mana agar suaranya tersampaikan.


Lein tidak menyebarkan suaranya ke sekitar, melainkan menggunakan mana untuk memfokuskan suara nya ke arah kelompok Drake terdekat.


Kemudian ada suara bergemuruh dari langit di depan mereka berdua, kemudian terlihat banyak sekali bayangan monster terbang di sana.


"Mereka datang." Lein naik ke atas kepala Isolda.


Karena saat ini tubuh Isolda sudah besar, Lein naik ke atas kepala nya bukan punggung nya.


"Ayo mulai. Bergeraklah sesuai insting mu, aku akan membantu jika ada kesalahan.' Ucap Lein.


"Baik!" Isolda kemudian terbang ke atas.


Isolda terbang ke arah kelompok Drake dan mengaum dengan keras mencoba mengintimidasi para Drake di depan.

__ADS_1


Drake sempat gentar saat melihat lawan mereka adalah seekor naga, namun mereka kembali berani saat ada manusia diatas kepala naga.


Drake adalah monster yang pintar atau lebih tepatnya licik. Drake tahu manusia di depan nya adalah orang yang mengendalikan naga.


Yang berarti naga di depan mereka bukan naga asli yang menyeramkan melainkan hanya naga 'peliharaan' manusia rendahan.


Para Drake juga mengaum dengan keras tanda bahwa mereka tidak akan mundur dari pertarungan hanya karena kawan mereka adalah naga.


"Mereka tidak takut, kamu juga harus seperti mereka yang tidak takut. Tetapi, bukan berarti kamu harus maju entah apa itu lawan mu." Ucap Lein memberi saran seperti seorang mentor.


Isolda mengingat ucapan Lein dan menyimpan nya di dalam hatinya agar selalu ingat saat kapanpun.


Isolda terbang lebih cepat, Isolda membuka mulutnya lebar-lebar dan mencoba menggigit Drake yang ada didepan.


Drake yang paling depan terkena gigitan Isolda karena ia terlalu meremehkan Isolda, seekor naga yang bersama oleh manusia.


Isolda menggigit Drake itu dan mengoyak nya sampai sayap Drake terputus. Saat Drake terjatuh, Isolda menggigit nya lagi di bagian kepala.


Kepala Drake itu dengan mudah nya hancur karena gigitan Isolda. Drake itu mati dan terjatuh ke bawah dalam sekejap.


"Wargh!" Drake yang lain marah karena yang dibunuh adalah ayah mereka.


"Mereka mulai marah, manfaatkan situasi ini. Karena jika makhluk hidup marah, mereka akan kesulitan mengendalikan tubuh mereka." Ucap Lein.


Isolda terbang mundur sedikit untuk melihat situasi sekitar, di sekitar nya tidak ada hambatan apapun dan dibawah nya hanya ada tanah.


"Bagus, dia langsung paham." Batin Lein memuji Isolda.


Setelah memeriksa sekitar, Isolda terbang ke bawah dengan cepat dan para Drake mengejar Isolda ke bawah juga.


"Hm, ke bawah ya. Mari lihat rencana dia dulu." Batin Lein.


Isolda terbang sampai mendekati tanah kemudian ia berbelok ke depan dengan tiba-tiba sampai pada Drake terkejut.


Para Drake hanya fokus untuk mengejar Isolda dan tidak memperhatikan lingkungan sekitar, mereka menabrak tanah dengan keras dan beruntun.


wa//


Isolda terbang memutar dan menuju para Drake yang masih kesakitan karena menabrak tanah dengan keras.


Isolda membuka mulutnya dan menggigit satu Drake, kemudian ia membawa dua Drake dengan dua kaki depan nya.

__ADS_1


Isolda membawa mereka ke atas langit dan melepaskan dua Drake yang berada di dua kaki depan nya.


Drake yang berada di mulutnya Isolda gigit sama seperti sebelumnya. Isolda menggigit dengan keras sampai Drake itu terpisah menjadi dua.


Isolda membuang Drake itu dan mengejar dua Drake yang jatuh. Isolda mencakar Drake di kanan dengan cakar kakinya sampai terkoyak.


Kemudian Isolda mengambil Drake yang terkoyak dan melemparkannya ke arah Drake di sebelah kiri yang sudah stabil dan akan terbang.


Drake di sebelah kiri terkena Drake yang terkoyak dan ia kembali jatuh ke bawah.


Isolda mengumpulkan mana di cakar kanan nya kemudian ia mencakar udara. Gelombang mana berbentuk cakar muncul dan mengarah ke dua Drake di bawah.


Dua Drake itu tidak bisa menghindari gelombang mana Isolda dan mereka mati terbelah saat terkena gelombang mana berbentuk cakar itu.


Para Drake tersisa sudah terbang ke atas menuju Isolda. Mereka menjadi lebih marah karena keluarga mereka terbunuh.


Isolda sudah menunggu momen ini. Ia mengumpulkan mana di lehernya kemudian ia membuka mulutnya lebar-lebar.


Setelah dirasa cukup, Isolda menembakan mana dari mulutnya ke arah para Drake di bawah nya.


Meriam mana dari mulut Isolda sangat besar dan juga cepat. Para Drake di bawah yang dikendalikan oleh amarah langsung tersadar.


Saat mereka sadar dan ingin menghindari meriam mana Isolda, mereka terlambat karena meriam mana nya sudah berada di depan mata.


"Wargh..!!" Mereka semua berteriak kesakitan saat terkena meriam mana.


Mereka hancur sampai tidak tersisa saat terkena meriam mana Isolda karena mana milik Isolda sudah meningkat drastis saat ia merendamkan diri di kolam milik Abelia.


"Bagus, kamu melakukan nya dengan sangat hebat!" lein memuji Isolda yang menyerang para Drake tanpa bantuan Lein.


"Ini karena mereka terlalu meremehkan ku, Lein!" Meskipun senang dengan pujian Lein, Isolda tidak puas dengan para Drake.


"Oh, kamu menyadari nya ya, bagus, bagus. Sekarang, haruskah aku memanggil kelompok Drake lagi?" Ucap Lein.


"Tentu saja! Aku masih bersemangat!" Teriak Isolda dengan semangat.


"Aku suka semangat mu! Ayo panggil mereka dengan cara yang berbeda. Aku merasakan ada kelompok Drake yang lebih kuat." Lein melihat ke arah kanan nya.


Lein mengeluarkan niat membunuh nya dan mengarahkan nya ke arah kelompok Drake yang berada di arah kanan Lein.


"Respon mereka sangat cepat. Isolda, bersiaplah, aku merasakan mereka sedang bergerak ke sini dengan kecepatan tinggi."

__ADS_1


"Kelompok Drake kali ini hanya ada 5 Drake, namun, kekuatan nya berkali-kali lipat lebih kuat dibandingkan Drake sebelumnya." Ucap Lein.


__ADS_2