Analysis Eye

Analysis Eye
Jonas Melawan Orang yang Gila Bertarung


__ADS_3

Lein dan Jonas berangkat saat sore hari dan sekarang mereka sudah sampai di Desa Mudbell pada saat malam hari sekitar pukul 8 malam.


"Ngomong-ngomong, aku sudah lama tidak melihat level Jonas. Analisa." Lein menganalisa Jonas.


[ analisa berlangsung ]


[ Jonas Virion


level : 83


kemampuan : Kebal rasa sakit fisik (B), Diamond Rhino (S)


Seorang pria yang setia penuh kepada Lein Sanzio dan seorang yang gila berlatih ]


"Oh~ Level 83. Bagus, bagus." Batin Lein.


"Lalu, levelku sekarang..." Lein memeriksa level nya.



Nama : Lein Sanzio


Usia : 18 tahun


Level : 76


STR : 60


AGL : 60


VIT : 60


INT : 68


poin kosong: -



Kemampuan : Analysis Eye


Deskripsi kemampuan :



Analysis Eye, sebuah mata yang bisa menganalisa segala sesuatu yang ada



skill : ...



"Bagus. Dengan level ku dan jonas, kami bisa mengalahkan tiga kriminal itu." Batin Lein.


"Bos, haruskah kita berpencar atau bersama?" Tanya Jonas.


"Tunggu sebentar. Analisa ada dimana ketiga kriminal itu berada sekarang." Lein menganalisa lokasi mereka.


[ analisa berlangsung ]


[ analisa gagal dikarenakan ada barrier yang menyelimuti bukit itu ]

__ADS_1


"Hm, ini pasti ulah si penyihir itu ya.." Pikir Lein.


"Aku tidak bisa menemukan lokasi mereka. Mari kita berpencar, kamu ke kanan dan aku ke kiri." Ucap Lein.


"Baik bos." Jonas mengangguk.


"Berhati-hatilah." Mereka berdua kemudian pergi ke arah hah berlawanan.


...----------------...


"Sebelumnya bos sudah bilang kalau aku bisa melakukan apapun kepada kriminal yang aku temui asalkan jangan sampai dibunuh."


"Ini lebih baik daripada mereka langsung dibunuh. Seorang kriminal yang telah membunuh puluhan orang tidak bersalah harus mendapatkan hukuman yang berat."


"Tunggu saja, aku akan membuat kalian menyiksa kalian bahkan sampai kalian memohon untuk dibunuh." Batin Jonas.


Jonas pergi ke kanan yang merupakan daerah padang rumput yang memiliki rumput setinggi perut manusia.


Jonas tidak menyembunyikan diri nya dan berlari di tengah-tengah padang rumput agar ia bisa menarik perhatian musuh.


Dan benar saja, tidak lama setelah Jonas berlari, ada satu pria yang berlari dari arah depan nya.


Pria tersebut memiliki tubuh seperti manusia normal lainnya. Dia memiliki rambut pendek seperti seorang tentara.


"Tidak ada pedang atau staff sihir. Berarti dia adalah Pavlos, si orang yang gila bertarung yang dikatakan oleh bos." Batin Jonas saat mengamati pria di depan nya.


"Pavlos memiliki kemampuan yang membuatnya melipatgandakan kekuatan nya menjadi dua sampai empat kali lipat."


"Aku percaya diri jika sampai tiga kali lipat, namun jika empat kali lipat, aku mungkin harus berhati-hati." Pikir Jonas.


Pavlos datang sambil menyeringai dan menatap Jonas dengan tatapan mengejek.


Pavlos tidak tahu siapa Jonas yang datang ke bukit ini, namun ia juga tidak memperdulikan nya selama dia bisa membunuh nya.


Mereka berdua sudah berhadapan dan saling memukul satu sama lain. Pavlos memukul perut Jonas sedangkan Jonas memukul wajah Pavlos.


Pavlos mundur beberapa langkah namun Jonas tetap bergeming dan tidak bergerak satu milimeter pun.


"!! - Kamu orang yang kuat!" Pavlos tambah bersemangat karena menemukan orang yang kuat untuk dilawan.


Pavlos menendang tanah dan berlari ke arah Jonas dengan sangat cepat. Pavlos melompat dan menggerakkan kaki kanan nya untuk menyerang Jonas.


Jonas mengangkat kedua tangan nya ke arah kiri tubuh nya untuk menangkis serangan kaki Pavlos.


*Crack


"!!" Jonas sedikit terkejut.


Karena Diamond Rhino di kedua tangan Jonas retak dan hampir pecah saat terkena tendangan Pavlos yang kesannya biasa saja namun mengandung kekuatan besar.


"Barusan... Tiga kali lipat..." Batin Jonas.


Pavlos tidak berhenti di satu tendangan, ia memutar tubuh nya dan menggunakan kaki kiri nya untuk menendang kepala Jonas.


"!!" Jonas terlambat untuk menghindari nya.


Jonas terhempas dan terguling-guling di tanah. Namun, Jonas merasakan ada sesuatu yang berbeda dari tendangan Pavlos.


"Jadi begitu. Tendangan pertama kamu memusatkan kekuatan mu di satu titik namun tendangan kedua kamu menyebarkan kekuatan mu ya..." Jonas berdiri dan menepuk-nepuk debu di pakaian nya.


"Kamu langsung tahu?" Pavlos menyipitkan matanya.

__ADS_1


Pavlos berjalan beberapa langkah kemudian ia tiba-tiba sudah berada di depan Jonas dan memukul perut Jonas dengan keras.


Jonas terhempas lebih jauh dan Diamond Rhino di perut nya juga pecah, bukan retak.


"Dia langsung serius ya..." Jonas tahu kalau Pavlos menggunakan empat kali lipat kekuatan nya.


Saat Jonas berdiri, Pavlos juga sudah berada di sebelah nya dan memukul kepala Jonas. Lalu Pavlos memukul lengan Jonas, menendang kaki Jonas, dan menendang perut Jonas.


"Hahaha.!! Ada apa!? Apakah kamu tidak bisa berbuat apa-apa?!!." Pavlos tertawa keras seolah-olah ia menikmati memukul Jonas.


"Hahaha!!... Hm?" Pavlos menghentikan tawa nya dan melihat ke arah kedua tangan nya.


Tangan Pavlos ternyata berubah bentuk dan mengeluarkan darah yang sangat banyak.


"Apa ini!?" Teriak Pavlos.


"Terimakasih bos." Batin Jonas.


"Itu racun. Kekuatan mu memang sangat hebat, tetapi... sepertinya ketahanan tubuh mu akan racun sangat lemah ya..." Ucap Jonas kepada Pavlos.


Jonas memegang memukul perut Pavlos dengan keras sampai terhempas jauh. Meskipun terhempas, Pavlos tetap jatuh dengan stabil.


Namun Jonas sudah berada di depan nya. Jonas memegangi kepala Pavlos dan kemudian mengangkat nya.


"Mari kita lihat, apakah kamu bisa menahan racun nya..." Ucap Jonas.


Tangan kanan Jonas saat ini berwarna hijau dikarenakan ia menyelimuti tangan kanan nya dengan racun yang diberikan oleh Lein.


Jonas memukul siku kiri Pavlos dengan keras sampai tangan kiri nya berubah bentuk menjadi terbalik.


Kemudian Jonas memukul perut Pavlos sampai menembus kulit nya dan terlihatlah daging di perut Pavlos


"Arghh!!!" Pavlos berteriak sangat keras karena ia merasakan rasa sakit yang sangat parah.


Jonas memukul secara bertubi-tubi di bagian bahu kiri Pavlos, dada kanan di yang merupakan lokasi jantung, kaki Pavlos, dan yang lain nya.


Sekarang, Pavlos sudah tidak terlihat seperti manusia lagi melainkan sudah selesai zombie dimana tubuh nya terluka sangat parah.


"He..hentikan.. To..tolong maafkan aku..." Ucap Pavlos dengan terbata-bata.


"Benar juga. Aku terlalu bersemangat." Jonas menghentikan pukulan nya dan menjatuhkan Pavlos.


Jonas mengeluarkan sebuah cincin dari inventory nya dan memakai nya di jari tangan kiri nya kemudian ia menggunakan efek dari cincin tersebut.


Cincin itu adalah Miasma ring milik Lein yang bisa mendetoksifikasi segala racun di tubuh pengguna nya dan dapat digunakan sekali setiap 3 hari.


Tangan kanan Jonas yang hampir meleleh karena racun menjadi lebih baik dan perlahan-lahan semua racun di tangan kanan nya sudah hilang.


Jonas kemudian menggunakan beberapa potion penghilang racun dan menuangkan nya ke tubuh Pavlos yang sudah seperti zombie.


Racun di tubuh berkurang namun tidak menghilang sepenuhnya. Dan tubuh Pavlos tetap sama yang dipenuhi oleh darah.


Jonas kemudian mengirim pesan ke Lein untuk melaporkan bahwa ia telah menyelesaikan Pavlos.


Jonas : Bos, aku sudah menyelesaikan Pavlos, orang yang gila bertarung.


Lein : Bagus, aku juga sudah menyelesaikan Zinon, si pendekar pedang.


Jonas : Berarti sekarang hanya Lason si penyihir yang tersisa?


Lein : Benar, mari bertemu di tempat kita berpisah untuk mengamankan Pavlos dan Zinon.

__ADS_1


Jonas : Baik, bos!


Jonas memegangi kepala Pavlos, kemudian ia kembali ke tempat awal sambil menyeret Pavlos yang sudah tidak sadarkan diri.


__ADS_2