Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Arya..


__ADS_3

Siska berteriak -teriak dengan keras ,Dimas mendengar nya dari televisi ,


Ia lega karena Siska dan Arjuna selamat tapi kondisi Arya belum diketahui sampai sejauh ini dari bentuk kondisi gedung sudah dipastikan tak akan ada korban yang selamat namun tak tau jika Tuhan berkehendak


Rupanya saat Siska berteriak-teriak sambil menangis, terlihat salah satu tangan menggapai keluar meminta pertolongan


Siska langsung berlari mengejar tangan tersebut ia tak memperdulikan kondisi kehamilannya "Kak Arya! "


Siska hafal betul bentuk tangannya ia berlari sambil memegang tangan tersebut


"Cepat tolong... tolong "


"Tenang Kak Arya semuanya akan baik-baik saja , tolonggggggggg!"


Arjuna berdiri. menyaksikan Siska yang sedang memegang tangan Arya


dia marah ? tidak ,


Arjuna terdiam ia menyaksikan cinta sejati yang sesungguhnya ,Arya benar-benar lebih memilih mengorbankan nyawanya demi Siska yang ia cintai


Siska yang keceplosan menangis dan Berteriak memanggil nama Arya syok ia langsung sadar Jika ada Arjuna suaminya yang harus ia jaga perasaannya


"Aku hanya iba melihatnya"

__ADS_1


Siska langsung memeluk Arjuna "Maafkan aku aku tak bermaksud ..."


Arjuna menaruh jarinya dibibir Siska


"Tidak ada yang perlu di maafkan , sayang "


Para petugas penyelamat langsung bergerak memindahkan reruntuhan , beruntung Arya selamat tak kurang satu apapun juga hanya saja ia terlihat tak sadarkan diri , Siska menahan dirinya untuk berlari mengejar Arya ia lebih memilih untuk memeluk Arjuna sekuat mungkin sambil menangis di pelukan suaminya itu ,


pada saat Arya ingin di masukkan kedalam ambulance Terdengar suara seseorang berteriak sambil menangis memanggilnya


"Kak Aryaaaaaaaa?"


Suara tersebut sangatlah tak asing Siska menoleh kearah suara tersebut dan benar saja ,itu adalah teriakan Alena


Seorang petugas melarangnya untuk mendekati Arya ,namun Alena melawan dengan keras


"Saya Istrinya dan saya berhak atas apapun tentang nya ,paham ! biarkan saya masuk !"


Siska memandangnya dengan sangat sedih


Tentu saja ia berhak atas Arya ,Alena adalah istri sahnya ,tentu saja ia yang berhak atas semuanya tentang Arya


"Kak Arya kau harus bertahan, berjuanglah kak kau akan menjadi seorang ayah jika berhasil melewati ini semua, kak Arya.. aku mohon sadarlah".

__ADS_1


Aditya langsung menarik tangan Alena


"Tenangkan dirimu jangan gegabah ayo kita naik mobil tadi saja,kita akan kerumah sakit menjenguk Arya ,aku akan memberikan pengobatan dan Dokter terbaik untuk Arya "


Siska menangis histeris dipelukan Arjuna ia tak kuasa menahan kesedihannya ,tapi apa yang bisa ia lakukan ia bukanlah siapa-siapa Arya Hanya sekedar masa lalu yang tak bisa berbuat apa-apa ,namun Arjuna mengerti jika ia sudah terlalu jahat pada Arya dan Siska jika ia diposisi Arya ia mungkin tak akan mampu melakukan hal yang sama untuk Siska


"Apa kau mau kita kerumah sakit untuk melihat keadaan Arya "


Tanya Arjuna


"Tidak aku ingin pulang saja ,aku lelah bisakah kita segera kembali kekota "


Arjuna menggangguk "Baiklah apapun yang kau pinta akan aku lakukan , aku akan segera mengajakmu pulang, tapi apa kau yakin kau akan Langsung ..."


"Iya "


Siska masih memeluk Arjuna


"Baiklah ayo..."


Didalam mobil Alena dan ibu Arya saling berpelukan ia tak kalah sedih dengan Siska namun akhirnya tangis mereka berdua pun pecah termasuk Aditya yang tak sanggup lagi menahan rasa sedihnya


"Arya kau harus sembuh dan kembali Ceria seperti dulu kawan...."

__ADS_1


__ADS_2