Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 252


__ADS_3

"Astaga Raja?"


Rima dan Dimas benar-benar syok sekali, bahkan mereka sampai lemas mendengarkannya


"Nak, kau ingin menikah dengan Alea anaknya Om Arya ya?"


"Iya, Ma. tak ada satu orangpun yang bisa menahan perasaan Raja ini, Raja sangat mencintainya, bahkan akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya, Raja juga merasakan jika petualangan cinta ini sudah cukup, Raja akan bertanggung jawab dengan Alea"


Rima langsung mendekati Raja sambil memegang tangannya


"Nak jawab dengan jujur, kenapa mendadak begini Nak?" sambil melirik kearah Dimas


"Katakan saja sayang, tapi pelan-pelan saja, jangan terlalu dipaksakan"


Rima mengangguk

__ADS_1


"Jawab dengan jujur sayang, apa Alea sedang hamil anakmu Nak?"


Raja langsung kaget ia langsung melompat dan melepaskan pegangan tangan Rima


"Astaga Mama, kenapa Mama berpikiran begitu buruk pada Raja, astaga Ma. Raja itu sangat mencintai Alea, jika kita menyukai sesuatu tentu saja kita akan menjaganya kan Ma, begitu juga Raja, karena rasa cinta Raja yang besar pada Alea hingga membuat Raja tak bisa melupakan ia Pa, Raja khawatir jika Raja tak bisa mengendalikan rasa cinta ini pada Alea, justru nanti akan membuat semuanya menjadi tidak baik, Karena raja merasa berdosa jika membayangkan Alea yang berada dalam pikiran Raja ini tanpa status yang sah"


Mendengar ucapan Raja yang bersungguh-sungguh itu,. Dimas langsung maju kedepan, dengan membusungkan dadanya


"Nak, Papa sangat bangga padamu Nak, sungguh Papa benar-benar bahagia sekali, karena ternyata anak Papa ini benar-benar telah menjelma menjadi sosok laki-laki yang sangat bertanggung jawab, lihatlah bagaimana anak papa dengan sangat lantang mengatakan hal ini, sungguh ini adalah contoh laki-laki sejati, Papa bangga padamu Nak..."


Raja semakin menjadi-jadi membusungkan dadanya


"Sungguh Mama sangat bangga sekali padamu Nak, mama tak menyangka jika Mama telah membesarkan seorang laki-laki sejadi yang membuat mama sangat yakin sekali, jika anak mama ini memang sangat pantas untuk Alea"


Dimas langsung merangkul Rima "cepatlah ganti pakaianmu Rima, karena kita akan segera menemui Arya dan Siska untuk segera melamar Alea untuk Raja putra kita, katakan pada Arya berapapun Mahar yang ia pinta untuk putrinya akan aku berikan"

__ADS_1


Raja langsung melompat-lompat bahagia


"Baiklah Ma, kalau begitu apa Raja perlu ikut juga?"


"Ya, tentu saja ini akan menjadi lebih baik sekali, kita akan menemui Arya dan Siska bersama-sama, apa lagi mereka juga akan membahas pernikahan Bian dan Arika, bisa saja kita akan melangsungkan pernikahan Alea dan Arika secara bersamaan"


"Baiklah aku setuju, aku akan bersiap-siap juga untuk ganti baju, walaupun mereka adalah adikku tapi status kita akan menjadi besan juga, harus berpenampilan yang rapi untuk melamar anak gadis orang"


"Baiklah aku juga akan segera bersiap-siap sekarang"


.


Raja langsung bergegas masuk kedalam kamarmya "Pa, Raja mandi dulu, tadi mandinya kurang bersih, sebaiknya Raja mandi lagi karena ini kan pertama bertemu dengan calon mertua Raja"


"Ya baiklah Nak, cepatlah mandi yang bersih dan pakailah pakaian kemeja batik yang rapi, mama dan papa juga akan segera bersiap-siap"

__ADS_1


"Baik Pa, mama sudah tidak sabar lagi untuk segera menimang cucu Pa"


"Iya Ma, papa juga. ayo cepat kita bersiap-siap dulu ".


__ADS_2