Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Tangisan Siska


__ADS_3

Siska hendak membuka pintu kamar mama mertua nya namun mama nya memanggil nya


"Nak pakai toilet di kamar mama saja ,itu di sebelah sana "


Meski dengan selang yang masih sangat banyak bergelantungan di tubuhnya


"Iya Ma "


Padahal Siska ingin keluar dari kamar untuk mencari keberadaan Arjuna yang tak kunjung tiba


"Bisa-bisanya ia meninggalkan ku hanya berdua dengan mama nya saja , sungguh aku tak menyangka jika ia sama sekali tak memiliki rasa yang tulus padaku "


duduk termenung di atas tempat itu membuat nya semakin ingin berteriak sekencang -kencangnya saja


"Mana Siska Ma?"


melihat kesegala penjuru kamar nya tapi tak menemukan keberadaan Siska ia mulai cemas


Belum sempat mamanya menjawab Siska langsung membuka pintu Toilet


"Nah itu istri mu "


Siska melihat Arjuna dengan tampang nya yang jutek sekali


"Nak lihatlah suami mu ini benar-benar mengkhawatirkan mu , baru saja kau menghilang sebentar ia sudah mulai menanyakan kabar mu "


Preetttttttttttt ,mama mertua kau sebaiknya tak usah terlalu mempercayai anak mu ini , sebaiknya mama mertua mencari tau kemana anak laki-laki mama mertua ini ,bisa -bisanya ia meninggalkan aku makan hanya berdua dengan mu saja , apa menurutmu itu adalah sesuatu yang benar? aku tidak menyukai nya !


Membayangkan Arjuna dan Silvi saluang bermesraan membuat Siska mendadak mual apa lagi pemandangan di belakang rumah Arjuna langsung nampak pantai , sungguh pemandangan yang sangat indah sekali


"Aku tadi..."


Siska menjauh dan langsung duduk di samping mama mertua nya , mereka berbincang seakan Arjuna tak ada , Siska sengaja membalas Arjuna karena secara tidak langsung Arjuna tadi sengaja meninggalkan nya seorang diri


karena asik mengobrol mereka berdua tak sadar jika jam sudah menunjukkan pukul sebelas malam ,


"Maaf Nyonya anda harus beristirahat ,ini sudah sangat malam sekali "


Awalnya ibunya Arjuna menolak dan memarahi suster yang menjaganya tersebut , karena ia masih ingin berduaan dengan menantunya itu


apa lagi mamanya ini sama seperti Siska keras kepala dan tak bisa di nasehati


Satu-satunya cara Arjuna harus melakukan sesuatu ia pun langsung berbisik pada mamanya


"Ma ,Arjuna akan segera memberikan mama Cucu jadi malam ini Arjuna dan Siska mau istirahat dulu ya "


Mendengar ucapan Arjuna mama nya pun langsung tersenyum bahagia ia langsung mencium dahi Arjuna


"Bekerja keras lah ,jangan sampai saat Tuhan memisahkan ruh dari ragaku kau tak bisa memberikan aku cuci"


Mama nya dan Arjuna tertawa cekikikan


membuat Siska penasaran apa yang sedang mereka bicarakan


"Dagh Ma, beristirahat lah ya !"


Arjuna langsung merangkul Siska


"Ayo kita istirahat "


Sesampainya di luar kamar ,Siska langsung melepaskan tangan Arjuna dari pinggang nya


"Lepaskan tanganmu itu !"

__ADS_1


Siska berjalan mendahului Arjuna


"Siska ada apa "


Membuka pintu kamar ,lalu membanting nya dengan sangat keras sekali


"Astaga"


untunglah Arjuna sempat menghindar jika tidak bisa rata wajahnya terkena pintu kamar tersebut


"Siska "


Arjuna membuka pintu kamar ,nampak Siska langsung berbaring di atas tempat tidur dengan menyelimuti seluruh tubuhnya


"Dia kenapa tiba-tiba marah begini "


Mendekati Siska dan menggoyangkan bahunya


"Siska kau kenapa ?"


"Pikir sendiri di otakmu aku kenapa !"


Jawabannya sungguh tajam sekali


Arjuna pun semakin bingung


"Ya sudahlah kalau begitu selamat beristirahat "


Arjuna langsung menutup matanya ,


Tak terasa sudah tiga hari berlalu ,


Siska masih juga tak menyapa Arjuna ,


"Sekarang cepat katakan apa salah ku !"


Siska pertama tak mau berbicara namun Karena Arjuna terus mendesak nya ,Siska pun akhirnya mulai bercerita


"Malam itu saat kau mengajakku untuk tidur dan keluar dari kamar mama , aku kesal karena kau selalu saja menghilang saat jam makan pagi,siang dan malam hanya aku dan mama saja "


Siska langsung menangis terisak-isak


"Oh jadi hanya karena masalah itu saja , terus salah nya di mana ?"


"Tunggu bukan hanya itu saja"


Air mata perempuan itu semakin mengalir


Arjuna merasa aneh melihat Siska yang tiba-tiba begitu sensitif sekali seperti itu


"Apa lagi ayo coba ceritakan lagi !"


Arjuna langsung duduk , Melihat Siska mengeluarkan air mata justru membuat sisi kewanitaan nya muncul , pada dasarnya Siska yang tangguh juga seorang manusia yang juga punya sisi kesabaran


Dengan tangisan air mata Siska berbicara dengan terbata-bata


"Awalnya aku pikir kau menikahiku benar karena kau mencintaiku , namun malam itu semua nya akhir nya aku ketahui"


Deg.


deg..


Jantung Arjuna hampir saja berhenti berdetak ia cemas jika sampai Siska mengetahui rahasia antara ia dan Kirana ,bisa kacau jadi nya jika ia mengetahui nya

__ADS_1


Gawat apa yang akan terjadi selanjutnya ...


"Aku berjalan ke dapur tapi tak aku temukan satupun manusia di dalam rumah ini , hingga akhirnya aku melihat Poto kau dan Silvi sungguh mesra sekali berada di ruangan keluarga , dan aku juga melihat kau dan papa ,mama berpoto dalam bingkai ,kalian terlihat begitu bahagia sekali , hiks...hiks.."


Tangisan Siska kembali pecah


"Kenapa kau membohongi ku ,apa kalian berdua sudah menikah sejak lama ha ? jawab!


dengan bukti yang ada apa kau bisa mengelak nya lagi ! apa lagi yang mau kau jelaskan ha ?


kau mau mengatakan jika kau tak ada hubungan dengan nya , ingat lah Arjuna bukti sudah di depan mata , apa lagi kebohongan mu selanjutnya ha !"


Arjuna kaget ,ia bersyukur karena ia dan Kirana masih aman ternyata lalu yang menjadi masalahnya sekarang adalah , bagaimana caranya menjelaskan pada Siska jika Poto ia dan Kirana itu adalah poto Keluarga antara ayah ,ibu,kakak dan adik saja


"Kenapa kau terdiam ha ? kau sedang berpikir bagaimana caranya membuat kebohongan lagi kah , bukti nyata !"


Siska menangis sejadi-jadinya untunglah ruangan kamar Arjuna itu kedap suara


"Anu.. bukan begitu maksudnya,jadi begini aku dan Silvi itu adalah ..."


Tok..


tok..


"Mas..mas.."


"sebentar aku membuka pintu dulu ,kau diam saja dulu ya, tenang kan dirimu "


Arjuna menenangkan Siska


Dan ia pun langsung mengeluarkan kepala nya di pintu


"Kirana ada apa?"


Arjuna semakin panik , melihat Kirana yang berdiri di depan pintu kamar nya


apa lagi Siska sedang sensitif sekali dengan nya


"Aku hanya ingin mengajak mbak Siska jalan-jalan keliling kota Mas , itu saja ,boleh ya..."


Tersenyum sambil memohon


"Aduh waktunya tidak tepat, sebaiknya kamu cepat pergi dari sini dulu , ini kacau ,nanti Mas jelaskan !"


"Kau sedang berbicara dengan siapa ha !"


teriak Siska dari dalam kamarnya


Pluk...


Arjuna menempelkan tubuh Kirana di dinding


lalu ia melebarkan pintu kamar nya


"lihat lah tidak ada orang sama sekali !"


....


Hai.. hai.....


Mohon bersabar ya.. author akan menguraikan ceritanya satu persatu nanti akan menjadi satu


semuanya ada bagiannya masing-masing , terimakasih reader ku

__ADS_1


jangan lupa vote ya...


__ADS_2