Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 250


__ADS_3

Alea langsung bersiap-siap,dengan Arya dan Siska yang sudah siap untuk mengantarkannya pergi kekampus


"Kita akan mampir dulu, Ketoko ponsel sebentar"


"Baiklah istriku"


ucap Arya


"Ehem... tau deh yang punya istri"


"Lah bidadari Papa, jangan begitu lah, sekarang Papa sudah dikelilingi lima bidadari, Nenek, nenek mami, mama Siska, Alea dan Arika"


"Iya, tau Papa, ayo cepat lihat kedepan itu toko handponenya didepan"


Setelah selesai membeli handphone, Siska dan Arya langsung mengantarkan Alea kekampus


"Dagh Papa,mama"


Dengan handponenya yang baru ia langsung menghubungi Arika yang berada di Jogja


"Aku harus segera menghubungi Arika saat ini juga, bisa bahaya nanti jika sampai ia pulang dan semua persiapan pernikahan sudah siap, kacau ini"


Alea memencet nomor telepon Arika, tau-tau dari belakang Raja memanggilnya dengan keras sekali


"Alea!"


"Awwwww"

__ADS_1


Handphone Alea terlempar ketanah, untung saja jatuh diatas plastik jika tidak maka nasibnya sama dengan handphonenya yang sudah berserakan malam tadi


"Astaga Raja! kenapa kau selalu mengagetkan aku, lihatlah itu handphone baruku yang baru saja dibelikan oleh Mama Siska"


"Maafkan aku Alea, aku akan membelikan sepuluh atau seratus kalau perlu aku akan memberikan satu toko handphone untuk mu"


Alea langsung diam, ia benar-benar tak menyangka jika Raja sekaya itu


"Raja, apa kau sangat kaya, makanya kau bisa membelikan apapun yang aku mau?"


Raja diam saja tak bergeming, hingga akhirnya ia memutuskan untuk menyatakan cintanya saat itu juga "Alea, aku menyukaimu"


Hah apa yang sedang dikatakan oleh Raja, apa aku tidak salah dengar ya? ia mengatakan ia menyukaiku?"


Alea yang kaget dan langsung bertanya dengan terbata-bata


"Raja a-apa yang kau katakan barusan, apa yang kau katakan?"


Sambil menundukkan kepalanya Raja langsung mengatakan


"A-aku menyukaimu Alea,sejak saat pertama kali bertemu dengan mu,aku ingin kau menjadi cinta terakhir dalam hidupku, aku ingin sekali menikah denganmu,apa kau juga memiliki perasaan yang sama denganku?"


Mata Alea langsung berbinar-binar tak menyangka akan mendengar semuanya dari mulut Raja secara langsung


"Raja, a-aku sungguh tak menyangka jika akan secepat ini kau mengatakan perasanmu padaku,aku sangat terharu sekali"


Raja langsung dengan malu-malu mengangkat kepalanya"Tapi aku tak ingin memintamu jadi pacarku, aku akan mengatakan pada Mama dan papa ku untuk segera melamarmu, aku ingin rasa cinta yang aku rasakan ini menjadi rasa cinta yang halal, aku tak ingin membayangi wajahmu setiap malam tanpa status yang jelas,yang aku ingin tau jika nanti aku membawa kedua orang tuaku untuk memintamu menjadi istriku, apa kau akan menolakku?"

__ADS_1


Alea seperti mimpi saja, seketika Semua keinginannya dikabulkan oleh sang pencinta dalam waktu yang tidak lama,


ya Tuhan apakah ini mimpi


Puk...


Alea menampar wajahnya


"Awwww, sakit. ternyata aku sadar, jika ini bukanlah mimpi."


"Aku serius Alea, aku sedang menunggu bagaimana jawabanmu"


Tanpa ragu Alea langsung menjawab


"Jangan khawatir aku tidak akan menolakmu karena aku juga memiliki perasaan yang sama denganmu, cepatlah temui papaku jangan lupa ajak kedua orang tuamu"


"Serius Alea? kau tidak bohong kan?"


"iya aku serius, masa iya soal perasaan main-main"


Raja langsung berteriak dengan keras


"Yes aku diterima"


hingga para mahasiswa di kampus tersebut melihat kearah mereka berdua


"Ya ampun Raja, suaramu besar sekali, pelan-pelan saja,malu dilihat mereka semua"

__ADS_1


"Tak masalah semua orang tau, karena sebentar lagi kita akan menikah juga, Alea aku akan pulang dan mengatakan hal ini pada mama papaku, kau tunggu saja nanti "


Raja langsung menghilang dari hadapannya


__ADS_2