Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Malu sekali


__ADS_3

Arika langsung panik,tapi ia tak tahu juga harus berbuat apa, karena memang Bukan ia yang menyuruh Bian seperti itu


"Tapi itu lebih baik, biar dia tau jika ia benar-benar sangat memalukan sekali"


"Arika tunggu aku ya,aku sudah tak sabar lagi ingin memelukmu malam ini, agar kita bisa berdua-duaan, yeee"


Arika menutup mulutnya menahan tawa karena sudah tak tahan lagi melihat wajahnya Bian yang memerah karena malu


"Sungguh aku sangat senang sekali melihat ini, karena ia akan masuk dengan membawa es krim tapi tidak menyadari jika ia tak menggunakan celana"


Arika tertawa geli sendiri melihatnya


sementara itu Bian langsung mencari penjaga karena istrinya Arika sedang menginginkan es krim


"Bisa kau berikan aku es krim paling enak?" ia meletakkan kedua tangannya di atas meja, pelayan tersebut tak melihat Bian


seluruh nya, karena ia hanya melihat kepala Bian saja


"Oh ya sebentar Tuan" ucap pelayan tersebut, sementara itu Bian berdiri dengan sangat percaya diri sekali


"Mantap aku sangat yakin setelah ini ia akan semakin tergila-gila padaku"


sambil tersenyum-senyum sendiri,Bian tak menyadari jika ada seorang anak kecil yang dari tadi berdiri dihadapannya sambil melihat kearah yang sangat menegangkan itu

__ADS_1


"Sungguh aku baru pertama kalinya melihat ukuran yang besar,dan tak sama dengan yang aku miliki" ucapnya sambil melihat kearah Bian, tapi Bian masih tak sadar juga


"Anak lucu,apa yang sedang kau lakukan disini,apa kau tak pernah melihat laki-laki tampan seperti aku ini nak"


ia langsung menunjuk kearah celana nya


"Bukan itu Om, aku heran saja kenapa itu kita berbeda,punya ku dan punya oom tak sama"Bian langsung tertawa


"Kau ini ada-ada saja"


masih tak menyadarinya tapi kemudian ia menunjukkan celananya


"Aku pakai ini juga sama seperti oom" menunjukkan celananya,dan Alvin langsung berhenti tertawa saat melihat tangannya


"Kau ini ada-ada saja" melihat kebawah dan terdiam


"Iya Oom sama seperti aku "anak itu langsung tertawa,


"Astaga apa yang terjadi,aku lupa memakai celana, sialan Arika malah membiarkan aku keluar,tanpa celana" ia langsung buru-buru kabur dengan berlari terbirit-birit


Pelayan langsung kaget saat melihat anak kecil tersebut tertawa


"Hei apa yang kau lakukan pada Tuan itu ha?"

__ADS_1


"Aku tidak melakukan apapun,aku hanya mengatakan ia menggunakan celana yang sama denganku,apa aku salah?" ucapan yang keluar dari mulutnya langsung membuat pelayan melihat kearah Bian yang sedang berlari, lalu ia langsung tertawa


"Astaga, aku rasa ia adalah pasangan muda yang benar-benar sedang menikmati harinya"


ucap nya sambil tertawa


"Es krimnya untuk mu saja, nanti aku akan mengantarkan es krim untuk tuan itu kekamar nya"


"Terimakasih karena telah menghiburku" ucapnya


Cekrek ...


Arika langsung kaget saat sedang berbaring


"Ada apa?"


"Keterlaluan kau sengaja ya membuat aku malu?"Bian langsung menatap Arika dengan berkacak pinggang


"Membuat mu malu?, hah, tentu saja tidak, kenapa memang nya?" pura-pura tidak tahu


"Coba kau lihat apa ada yang salah dengan ku, ha?"Bian melotot.


Arika sudah tak tahan ingin tertawa, karena melihat Bian yang sangat lucu itu

__ADS_1


"Bahahaahahah"


"Sudah kuduga dia sengaja "


__ADS_2