
Menyadari ucapan Alea yang mengejeknya itu langsung mengambil suasana sedih tersebut menjadi hilang
Benar juga yang dikatakan Alea aku terlalu berlebih-lebihan sekali ,anak itu , memang keterlaluan sekali , tapi wajar saja ia mengatakan hal seperti itu , karena ia memang tak pernah tau dan tak pernah merasakan bagaimana rasanya memiliki ibu ia menganggap aku terlalu berlebih-lebihan padahal sejatinya seorang anak akan melakukan hal yang terlihat kanak-kanak saat bersama ibunya , Alena maafkan aku tak bisa memberikan ia kasih sayang seorang ibu saat ia lahir kedunia ini
Arya langsung memeluk Alea "Sini peluk papa dulu , ingat jangan nakal dan jangan kemana-mana , papa tidak mau tau ya "
"Arika mana ?" tanya Siska
"Arika didalam rumah tadi biar Alea panggilkan Ma "
Alea langsung berlari masuk kedalam rumah dan memanggil Arika tapi kamarnya terkunci
"Arika...Arika...mama papa memanggilmu "
Arika yang sedang berada didalam kamarnya padahal sedang menangis sejadi-jadinya karena melihat isi yang ada didalam video tersebut
Ketukan pintu oleh Alea tak membuat Arika membukanya ia hanya berteriak saja dari dalam
"Alea aku sedang tidak memakai pakaian apapun karena gerah , katakan saja pada mama dan papa selamat bersenang-senang "
"Baiklah aku sampaikan dengan mama dan papa"
Alea langsung berlari menemui Arya dan Siska
"Sayang mana Arika?"tanya Siska dengan lembut
__ADS_1
"Arika sedang gerah Ma ia membuka seluruh pakaiannya ia hanya mengatakan selamat bersenang-senang untuk mama,dan papa"
"Hmm baiklah kalau begitu mama dan papa langsung berangkat saja ya "
"Hati-hati ya Mama jangan lupa berikan kam ia adik baru ya "
Alea keceplosan karena ia lupa soal itu
wajah Siska pun langsung terdiam
Buru-buru Alea meralat ucapannya "Mama maafkan Alea tak bermaksud .."
"Sudah tak apa-apa , mama. pergi dulu ya "
Mereka pun langsung masuk kedalam mobil
"Lain kali hati-hati kalau berbicara jangan sampai menyinggung mamamu itu sangat sensitif baginya "
"Iya Nek maafkan Alea "
Alea menundukkan kepalanya
Mami Siska langsung mengelus pundak Alea
"Jangan khawatir mamamu itu sudah sangat kebal dengan segala cobaan didunia ini ia tau kau tadi tak bermaksud untuk melukainya"
__ADS_1
"Iya Nek,Alea salah "
"Ya sudah lah ayo kita istirahat didalam saja biarkan mereka yang membereskan ini semuanya"
.....
Didalam mobil
Arya tau Siska pasti sedang terluka karena ucapannya Alea tadi ia langsung memegang tangan Siska ( Sudah halal kan ya hehe)
"Sayang jangan terlalu dipikirkan apa yang dikatakan Alea tadi , bukankah sudah saatnya kita untuk bersenang-senang dalam hidup ini menikmati masa pacaran setelah menikah , dan menikmati sisa-sisa kehidupan kita , ini jauh lebih enak dari pada kita harus memikirkan anak kecil lagi lebih baik kita memikirkan calon cucu kita nanti ya kan sayang apa kau setuju?"
Siska tanpa canggung langsung memeluk Arya
"Terimakasih kak terimakasih untuk segalanya terimakasih masih mencintaiku dengan segala kekurangan yang ada "
Deg .
deg...
tegangan kembali tinggi ,mata Arya terbelalak ia bahagia dan juga cemas
bahagia karena Siska memeluknya secepat ini
tapi juga cemas jika rudal ini tak sabar harus segera ditembakkan
__ADS_1
Siska semakin erat saja memeluk Arya
Kacau ini bagaimana caranya aku menyuruhnya untuk berhenti memelukku kacau, kacau kalau begini hadeh....