Antara Cinta Dan Takdir

Antara Cinta Dan Takdir
Part 251


__ADS_3

Alea yang kaget tak bisa berkata apapun lagi karena ia benar-benar terlalu bahagia sekali


"A-aku tak menyangka jika hari ini akan segera tiba, aku akan segera mengakhiri masa mudaku dengan menikah saat ini juga dengan laki-laki impianku, dan aku mencintainya, sungguh benar-benar ya jodoh itu sangat unik sekali, aku menemukannya dengan cara yang indah, mulus seperti jalan tol"


Alea tersenyum-senyum sendiri


"Astaga, aku lupa. aku harus segera menelpon Arika, ia harus tau jika ia akan segera menikah.karena Papa dan mama akan segera membicarakan pernikahan Arika dan kak Bian"


Buru-buru Alea menciumi handponenya yang terjatuh itu


"Aduh sayang, maafkan aku ya, baru tadi kamu keluar kotak, langsung mencium tanah,aku harus buru-buru menelpon Arika"


Arika yang baru saja bangun tidur, langsung kaget karena pagi-pagi ada yang menelponnya biasanya Siska hanya menelpon malam dan siang hari untuk memastikan ia sudah makan apa belum


"Siapa lagi yang menelpon,ini"


Arika yang malam tadi begadang langsung mengangkat telponnya


"Iya, halo .."


"Arika aku ingin menceritakan sesuatu hal yang penting padamu,kau harus segera pulang karena kau akan segera menikah dengan Bian"


"Apa?!"


Arika langsung terbangun dari tidurnya seperti robot yang langsung berdiri


"Alea, kau jangan bercanda"


mendadak semua rasa kantuknya menjadi hilang seketika

__ADS_1


"Ya Ela,aku ini serius Arika.tak mungkin aku menelponmu pagi-pagi begini, mama dan papa nanti siang akan bertemu dengan Tante Ana dan om Aditya, untuk membahas masalah ini padamu langsung, jadi kau tinggal memilih mau percaya atau tidak , aku hanya ingin mengatakan hal ini, nanti aku juga akan menikah dengan Raja,.kau lihat saja nanti"


"Tidak, ini tidak mungkin Alea, aku akan pulang pagi ini juga, kau tunggu saja disana"suara Arika terdengar begitu cemas sekali


"Baiklah aku akan menunggumu disini saudariku"


Alea yang sedang bahagia pun langsung mematikan teleponnya dan berlari masuk kedalam kampus, dengan perasaan yang berbunga-bunga sekali


"Hari ini akan menjadi hari paling indah didalam hidupku"


Raja yang bergegas pulang langsung menemui Dimas dan Rima yang sedang berdansa ditengah ruangan rumah mereka, dengan diiringi musik klasik yang sangat romantis sekali, namanya juga bos, orang yang bekerja dan kita yang menikmati hasilnya


"Sungguh Bagus sekali gerakan mu sayang"


ucap Dimas.


"Mama,papa!"


"Astaga Raja, kau mengagetkan mama dan papa saja, hadeh..."


"Iya kebiasaan buruk Raja ini, masuk nggak ngucapin salam, coba berubah dulu hadeh.."


"Kenapa pulang jam segini,kamu nggak kuliah Nak?"


Masih berpelukan dengan Dimas


"Sayang lepaskan pelukan kita dulu"


"Oh ya, astaga.hampir saja lupa"

__ADS_1


Dimas pun langsung mematikan musiknya


"Mama, Papa. Raja ingin berbicara penting sekali"


Sambil menundukkan wajahnya, dengan posisi masih berdiri


Rima dan Dimas langsung heran


"Berbicara penting? apa itu Nak?"


"Begini Papa,mama. Raja ingin segera menikah"


Dimas dan Arya langsung terperanjat


"Apa? menikah?"


saling berpandangan


"Dengan siapa?"


"Apa kau telah menghamili seorang gadis Nak?"


Rima tampak kecewa


"Tidak Ma, gadis ini istimewa dan mama papa mengenalnya"


"Benarkah, siapa dia Nak?"


"Alea anaknya Om Arya teman Mama dan papa, Raja sangat mencintainya, tolong lamar Alea untuk menjadi istri Raja saat ini juga!"

__ADS_1


__ADS_2